Connect with us

DPRD Kota Makassar

Pelantikan DPRD Makassar 2024, Sejarah Baru dengan Gaya Sederhana

Published

on

Kitasulsel–Makassar Sebanyak 50 anggota DPRD Kota Makassar periode 2024-2029 akan dilantik pada Senin (9/9/2024) di Gedung DPRD Kota Makassar, Jalan A.P. Pettarani, Makassar.

Beragam cara unik dilakukan para wakil rakyat terpilih dalam perjalanan mereka menuju gedung terhormat tersebut. Sebagian dari mereka memilih kendaraan sederhana untuk menunjukkan kedekatan dengan rakyat dalam momen pelantikan ini.

Beberapa anggota DPRD Makassar terpilih terlihat datang dengan angkutan umum, mengayuh becak, atau mengendarai sepeda motor.

Salah satunya adalah Udin Saputra Malik, menantu Wali Kota Makassar, yang juga merupakan politisi muda PDIP. Udin memilih menggunakan mobil angkot (petepete) bersama istrinya untuk menghadiri pelantikan di DPRD.

Sementara itu, legislator terpilih dari PKS, Adi Akbar, mengayuh becak sambil membawa ibu kandung dan ibu mertuanya hingga ke gedung DPRD Makassar untuk dilantik sebagai anggota DPRD periode 2024-2029.

Selain Adi Akbar dan Udin, caleg terpilih dari PKB, Basdir, juga memilih naik sepeda motor menuju pelantikan. Basdir mengungkapkan bahwa keputusan menggunakan motor adalah bentuk pelaksanaan nazar yang telah ia buat.

BACA JUGA  ARA: Pemerintahan Appi-Aliyah Harus Satu Komando untuk Makassar Maju

“Saya naik motor karena itu adalah nazar saya jika terpilih kembali untuk periode 2024-2029. Sekarang saya terpilih, maka saya wujudkan dengan naik motor,” ujar Basdir, caleg terpilih dari dapil II yang meliputi Kecamatan Bontoala, Tallo, Wajo, Ujung Tanah, dan Kepulauan Sangkarrang.

Adi Akbar juga menjelaskan alasannya mengayuh becak ke pelantikan, sambil membawa sang ibu dan ibu mertua. Ia mengatakan bahwa dirinya berasal dari keluarga sederhana dan tidak memiliki banyak harta.

“Alhamdulillah, berkat kepercayaan masyarakat, saya bisa hadir di Gedung DPRD Makassar untuk dilantik. Saya ini rakyat biasa, pekerjaan saya dulu adalah pengayuh becak,” jelas Adi, caleg terpilih dari dapil V, Kecamatan Mariso, Mamajang, dan Tamalate.

Rapat paripurna pelantikan anggota DPRD Makassar 2024-2029 dipimpin oleh Ketua DPRD Makassar, Rudianto Lallo. Ini menjadi rapat terakhir yang dipimpin oleh Rudianto, atau RL, sapaan akrabnya, di penghujung masa jabatannya sebagai Ketua DPRD periode 2019-2024.

BACA JUGA  Lagislator DPRD Makassar, Tri Sulkarnain Terima Aspirasi Mahasiswa Terkait Parkir Liar di Makassar

“Ini merupakan rapat terakhir bagi anggota DPRD Makassar periode 2019-2024. Terima kasih kepada Wali Kota dan jajaran Forkopimda atas kerja sama dalam menjalankan tugas pemerintahan,” ujarnya.

Ketua sementara DPRD Makassar, Supratman, juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya sebagai pimpinan sementara DPRD Kota Makassar periode 2024-2029.

“Dengan pengucapan sumpah janji ini, DPRD Kota Makassar periode 2024-2029 siap melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai wakil rakyat di Kota Makassar,” ujar Supratman.

Legislator NasDem ini dipilih menjadi ketua sementara karena memperoleh suara terbanyak di antara delapan anggota NasDem terpilih di DPRD Makassar pada Pemilu 2024, dengan perolehan 8.786 suara. Wakil Ketua DPRD sementara berasal dari Fraksi Golkar, Suharmika, yang dinilai memenuhi syarat.

BACA JUGA  Legislator Makassar Odhika Ikut Bimtek Fraksi NasDem Se-Sulsel, Sebut Sebagai Ajang Konsolidasi Kader

“Kami akan melanjutkan estafet kepemimpinan dari pimpinan DPRD sebelumnya dengan segala kreativitas dan inovasi-inovasi,” tambah Supratman.

Sementara itu, Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto, mengucapkan selamat atas pengambilan sumpah/jabatan anggota DPRD periode 2024-2029.

Danny Pomanto mengajak seluruh anggota DPRD yang baru dilantik untuk membangun kemitraan dan sinergi dengan Pemkot Makassar.

“Saya juga mengajak para legislator baru untuk menyukseskan Pilkada Serentak 2024. Yang harus digarisbawahi adalah kepentingan publik harus selalu diutamakan di atas kepentingan pribadi dan golongan,” tegas Danny.

Ia juga menekankan bahwa peran DPRD sebagai mitra kepala daerah sangat penting untuk menjaga kesinambungan serta fungsi check and balance dalam pemerintahan daerah.

“Kita patut berbangga bahwa demokrasi Indonesia berjalan tertib dan lancar dalam pemilu, dengan partisipasi masyarakat yang tinggi dalam menggunakan hak konstitusional mereka,” tutupnya. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DPRD Kota Makassar

Wakil Ketua II DPRD Makassar Anwar Faruq Hadiri Car Free Day “Polri untuk Masyarakat” di Hari Bhayangkara ke-80

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR – Wakil Ketua II DPRD Kota Makassar, Anwar Faruq, menghadiri kegiatan Car Free Day bertajuk “Polri untuk Masyarakat” dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan yang berlangsung di kawasan Sunset Quay, Center Point of Indonesia (CPI), Sabtu (27/6/2026), dipadati ribuan warga yang antusias mengikuti berbagai rangkaian acara.

Kehadiran Anwar Faruq menjadi wujud dukungan DPRD Kota Makassar terhadap upaya mempererat hubungan antara institusi kepolisian dan masyarakat.

Momentum tersebut juga mencerminkan sinergi antarlembaga dalam mendorong pelayanan publik yang semakin humanis, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Sejak pagi, kawasan Sunset Quay dipenuhi masyarakat yang mengikuti beragam aktivitas, mulai dari olahraga bersama, hiburan, hingga layanan publik yang disediakan secara langsung. Antusiasme warga menjadi bukti tingginya partisipasi masyarakat dalam memeriahkan peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

BACA JUGA  Komisi A DPRD Makassar Soal Pemilihan RT/RW: Harus Dilaksanakan Tahun Ini, Anggaran Sudah Siap

Mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”, kegiatan ini menghadirkan ruang interaksi antara kepolisian dan warga. Berbagai layanan dan program kepolisian diperkenalkan secara langsung sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang mudah diakses, terbuka, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Anwar Faruq menilai kegiatan seperti ini memiliki nilai strategis karena mampu memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat.

“Sinergi yang terjalin melalui kegiatan seperti ini menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas daerah sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap pelayanan pemerintah dan kepolisian,” ujarnya.

Menurutnya, kolaborasi yang harmonis antar seluruh elemen masyarakat menjadi fondasi utama dalam menciptakan Kota Makassar yang aman, nyaman, dan kondusif.

BACA JUGA  Hadiri Bukber di Nikmatul Khaer, Ketua DPRD Makassar Jalin Silaturahmi Bersama Warga Manggala

Selain menjadi ajang olahraga dan rekreasi, kegiatan Car Free Day juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi bagi masyarakat mengenai berbagai layanan kepolisian yang dapat diakses secara langsung. Hal ini sekaligus memperkuat semangat transformasi Polri menuju pelayanan yang semakin profesional dan dekat dengan masyarakat.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum refleksi atas dedikasi Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus meningkatkan kualitas perlindungan, pengayoman, dan pelayanan publik di tengah dinamika tantangan yang terus berkembang.

Suasana penuh keakraban tampak mewarnai jalannya kegiatan. Kehadiran unsur pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, hingga warga dari berbagai kalangan memperlihatkan semangat kebersamaan yang menjadi kekuatan dalam membangun Kota Makassar.

BACA JUGA  ARA: Pemerintahan Appi-Aliyah Harus Satu Komando untuk Makassar Maju

Melalui kegiatan Car Free Day “Polri untuk Masyarakat”, diharapkan sinergi antara Polri, Pemerintah Kota Makassar, DPRD, dan masyarakat semakin kokoh. Semangat kebersamaan yang terbangun dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80 diharapkan menjadi energi positif untuk mewujudkan pelayanan publik yang profesional, humanis, dan semakin dipercaya masyarakat.

Continue Reading

Trending