Connect with us

Kabupaten Sidrap

Staff Khusus Menteri Agama RI H.Bunyamin M Yapid LC MH Hadiri Musda MUI Sidrap

Published

on

Kitasulsel—SIDRAP – Setelah 100 hari menjabat, Staff Khusus Menteri Agama Republik Indonesia sekaligus Tenaga Ahli Kementerian Agama RI Bidang Umrah dan Haji serta Hubungan Internasional, H. Bunyamin Yafid, akhirnya kembali ke tanah kelahiran di kabupaten Sidrap.

Kehadiran beliau di hari libur ini menjadi momen istimewa setelah mendampingi Menag RI Prof Nasaruddin Umar di berbagai kegiatan,Hal ini mencerminkan dedikasi santri kepada kiyai serta bentuk nyata pengabdian kepada ulama.

Dalam kunjungan tersebut, H. Bunyamin Yafid juga menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sidrap. Acara ini bertujuan untuk menyinergikan visi dan misi keagamaan di daerah tersebut.

Kehadiran beliau mendapat sambutan hangat dari para tokoh agama dan masyarakat setempat, yang menilai langkah ini sebagai wujud nyata komitmen dalam mempererat hubungan antara pemerintah dan ulama.

BACA JUGA  HUT ke-26 DWP Sidrap Jadi Momentum Penguatan Peran Perempuan di Bidang Pendidikan dan Penurunan Stunting

“Pengabdian seorang santri kepada kiyai adalah salah satu pilar penting dalam menjaga nilai-nilai keislaman. Kehadiran saya di sini bukan hanya sebagai pejabat, tetapi juga sebagai santri yang menghormati peran besar para ulama,” ungkap H. Bunyamin Yafid

H Bunyamin juga berharap agar Musda MUI Sidrap diharapkan menjadi wadah kolaborasi yang produktif antara pemerintah, ulama, dan masyarakat dalam mewujudkan harmoni keagamaan yang kokoh di tengah dinamika zaman. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Kabupaten Sidrap

Belum Lama Dikerja, Duiker Dekat Monumen Ganggawa Sudah Rusak

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP — Bangunan duiker yang berada di dekat Monumen Ganggawa atau yang lebih dikenal masyarakat dengan sebutan Pantai Kering (Pangker), Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritenggae, Kabupaten Sidrap, mulai menunjukkan tanda-tanda kerusakan.

Padahal, duiker tersebut diketahui baru saja selesai dikerjakan. Kondisi plat duiker terlihat mengalami keretakan serta pengelupasan di beberapa bagian.

Hal ini dikeluhkan oleh sejumlah pengendara roda dua maupun roda empat yang setiap hari melintas di lokasi tersebut.

Selain mengganggu kenyamanan, kerusakan tersebut juga dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan jika tidak segera mendapat penanganan.

“Kami mempertanyakan kualitas proyek itu. Masak baru selesai dikerja sudah rusak. Ini proyek yang diduga dikerjakan oleh rekanan menggunakan anggaran Dinas PU Sidrap tahun 2025,” ujar salah seorang warga, Rabu, 4 Februari 2026.

BACA JUGA  Ular “Terbang Firdaus” Bikin Heboh Kompleks SKPD Sidrap, Damkar Turun Tangan Bongkar Kap Motor

Menurutnya, proyek infrastruktur seharusnya memiliki kualitas yang baik dan dapat bertahan lama, mengingat anggaran yang digunakan berasal dari uang rakyat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sidrap, Abdul Rasyid, belum memberikan tanggapan terkait kondisi duiker tersebut. Saat dikonfirmasi, ia hanya memberikan jawaban singkat.

“Ya, lagi rapat dulu, nanti saya suruh pak kabid bina marga kesana liatki untuk diperbaiki karena masih adaji pemeliharaannya,” katanya.

Warga berharap pihak terkait segera turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan serta memperbaiki kerusakan yang ada.

Mereka juga meminta agar kualitas pekerjaan proyek infrastruktur ke depan lebih diawasi secara ketat agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (*)

BACA JUGA  Bupati Syaharuddin Alrif Duduk Bersama Gapoktan Talumae Bahas Musim Tanam Okmar
Continue Reading

Trending