Connect with us

Kabupaten Sidrap

Jelang Pelantikan, Syaharuddin Alrif dan Nur Kanaah Ikuti Gladi Kotor di Monas

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA Pelantikan serentak Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota seluruh Indonesia pada Pilkada 2024 dijadwalkan berlangsung pada 20 Februari 2025.

Sejumlah persiapan telah dilakukan oleh para Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah sebelum hari pelantikan, termasuk pemeriksaan kesehatan serta gladi kotor yang digelar di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Selasa, 18 Februari 2025.

Dalam gladi tersebut, tampak Bupati terpilih Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, dan Wakil Bupati terpilih, Nur Kanaah, mengenakan pakaian putih hitam. Kehadiran mereka menjadi perhatian di tengah prosesi persiapan yang berjalan dengan tertib dan penuh khidmat.

Syaharuddin Alrif menyampaikan bahwa gladi ini merupakan bagian dari kesiapan dirinya dan seluruh kepala daerah lainnya untuk menghadapi prosesi pelantikan yang akan datang.

BACA JUGA  Bupati Sidrap Lanjutkan Program “Bermalam di Desa” di Pitu Riase, Salurkan BLT dan Bibit Tanaman Unggulan

Menurutnya, pelaksanaan gladi kotor ini penting untuk memastikan bahwa seluruh rangkaian acara dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan.

“Ini adalah momen penting bagi kami yang akan mengemban amanah rakyat,” ujar Syaharuddin.

Dikatakannya, pihaknya telah mempersiapkan berbagai agenda awal setelah dilantik, termasuk program kerja 100 hari pertama.

Fokus utama kepemimpinannya bersama Nur Kanaah adalah mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sidrap.

“Kami telah menyusun program prioritas yang akan segera kami jalankan setelah dilantik. Tentu kami berharap dukungan penuh dari seluruh masyarakat agar Sidrap semakin maju dan berkembang,” tambahnya.

Sementara itu, Nur Kanaah juga menyampaikan harapannya agar pelantikan berjalan lancar dan dirinya bersama Syaharuddin dapat segera bekerja untuk mewujudkan visi dan misi yang telah mereka canangkan selama masa kampanye.

BACA JUGA  Bupati Syaharuddin Ajak Wisudawan STKIP Veteran Amalkan Ilmu dengan Ikhlas

“Kami berkomitmen untuk menjalankan tugas ini dengan penuh tanggung jawab dan amanah. Kami ingin membawa perubahan positif bagi masyarakat Sidrap,” ujar Nur Kanaah.

Pelaksanaan gladi kotor ini menjadi bagian krusial dalam persiapan pelantikan yang tinggal menghitung hari. Dengan kesiapan yang matang, diharapkan prosesi pelantikan berjalan lancar dan para kepala daerah yang baru dapat segera menjalankan tugas mereka dalam membangun daerah masing-masing. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Kabupaten Sidrap

Belum Lama Dikerja, Duiker Dekat Monumen Ganggawa Sudah Rusak

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP — Bangunan duiker yang berada di dekat Monumen Ganggawa atau yang lebih dikenal masyarakat dengan sebutan Pantai Kering (Pangker), Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritenggae, Kabupaten Sidrap, mulai menunjukkan tanda-tanda kerusakan.

Padahal, duiker tersebut diketahui baru saja selesai dikerjakan. Kondisi plat duiker terlihat mengalami keretakan serta pengelupasan di beberapa bagian.

Hal ini dikeluhkan oleh sejumlah pengendara roda dua maupun roda empat yang setiap hari melintas di lokasi tersebut.

Selain mengganggu kenyamanan, kerusakan tersebut juga dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan jika tidak segera mendapat penanganan.

“Kami mempertanyakan kualitas proyek itu. Masak baru selesai dikerja sudah rusak. Ini proyek yang diduga dikerjakan oleh rekanan menggunakan anggaran Dinas PU Sidrap tahun 2025,” ujar salah seorang warga, Rabu, 4 Februari 2026.

BACA JUGA  Pemkab Sidrap Serahkan Alsintan ke Brigade Pangan, Target Produksi Gabah 1 Juta Ton per Tahun

Menurutnya, proyek infrastruktur seharusnya memiliki kualitas yang baik dan dapat bertahan lama, mengingat anggaran yang digunakan berasal dari uang rakyat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sidrap, Abdul Rasyid, belum memberikan tanggapan terkait kondisi duiker tersebut. Saat dikonfirmasi, ia hanya memberikan jawaban singkat.

“Ya, lagi rapat dulu, nanti saya suruh pak kabid bina marga kesana liatki untuk diperbaiki karena masih adaji pemeliharaannya,” katanya.

Warga berharap pihak terkait segera turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan serta memperbaiki kerusakan yang ada.

Mereka juga meminta agar kualitas pekerjaan proyek infrastruktur ke depan lebih diawasi secara ketat agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (*)

BACA JUGA  Bupati Sidrap Ikuti Rakor Pemberantasan Korupsi di Sulsel
Continue Reading

Trending