Connect with us

Kabupaten Sidrap

Pemkot Makassar Fokus Bangun Infrastruktur Pulau, Appi-Aliyah Siapkan Kapal Penyeberangan dan Asrama Siswa

Published

on

KITASULSEL.COM, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham terus menunjukkan komitmennya dalam membangun konektivitas antar-pulau, khususnya di wilayah Kecamatan Kepulauan Sangkarang.

Pasangan yang dikenal dengan akronim MULIA (Munafri-Aliyah) ini telah memasukkan pengembangan infrastruktur kepulauan sebagai bagian dari janji politik mereka saat Pilkada 2024 lalu. Salah satu program utama yang akan direalisasikan dalam waktu dekat adalah pembangunan dermaga permanen dan pengadaan dua unit kapal penyeberangan antar-pulau.

“Kami akan bangun dermaga permanen dan menghadirkan dua kapal khusus yang akan melayani rute antar-pulau setiap hari,” ujar Munafri Arifuddin yang akrab disapa Appi, saat bertemu warga di Pulau Barang Caddi, Rabu (30/4/2025).

BACA JUGA  Munafri-Aliyah Kompak Jamu Kementerian Hukum RI dan Ikatan Notaris Indonesia Sulsel di Atas Kapal Pinisi

Pulau Barang Caddi menjadi pulau kedua yang dikunjungi Appi-Aliyah setelah sebelumnya menyambangi Pulau Kodingareng. Dalam kunjungan tersebut, Appi juga menegaskan pentingnya membangun pusat logistik di wilayah kepulauan sebagai langkah antisipatif terhadap cuaca ekstrem dan untuk menjamin pasokan kebutuhan masyarakat.

Selain konektivitas, Pemkot Makassar juga memprioritaskan pembangunan asrama dan penyediaan beasiswa bagi siswa-siswi asal pulau yang melanjutkan pendidikan di Kota Makassar. Di sektor lain, pemerintah juga menyiapkan program layanan air bersih, listrik, kesehatan, dan sanitasi.

“Anak-anak dari pulau yang sekolah di Makassar akan kami bantu dengan asrama dan beasiswa. Kami juga akan bangun fasilitas kesehatan, air bersih, dan listrik, termasuk dari energi alternatif seperti solar panel dan pembangkit gelombang laut,” jelas Appi.

BACA JUGA  Pemkab Sidrap Audiensi dengan Balai Bahasa Sulsel, Perkuat Penggunaan Bahasa Indonesia di Ruang Publik

Ia menegaskan, warga kepulauan adalah bagian penting dari Kota Makassar dan layak mendapatkan perhatian yang sama. Pembangunan pemecah ombak, dermaga, dan fasilitas sanitasi juga akan menjadi fokus utama.

Di kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham menyampaikan harapan agar program-program yang dijalankan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kepulauan.

“Harapan kami, seluruh masyarakat pulau termasuk di Pulau Barang Caddi bisa menikmati hasil pembangunan ini,” kata Aliyah.

Pemkot juga mengimbau warga untuk menjaga kebersihan dan sanitasi lingkungan sebagai bagian dari gaya hidup sehat. “Kalau setiap rumah punya jamban sendiri dan dijaga kebersihannya, maka kita hidup sehat,” tutup Appi.

Kabupaten Sidrap

JMSI Sidrap Gandeng KP2KP Gelar Pelatihan Aplikasi Coretax bagi Pelaku UMKM dan Perusahaan Media

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP — Jaringan Media Serikat Indonesia (JMSI) Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) bekerja sama dengan Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Sidrap menggelar kegiatan pembelajaran penggunaan aplikasi Coretax bagi pelaku UMKM sektor perdagangan, industri, jasa, serta badan usaha lainnya.

Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Telkom, Kelurahan Majjelling, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidrap, Senin (2/3/2026), dan diikuti sejumlah pengusaha media serta pelaku usaha lokal.

Ketua JMSI Sidrap, Syafruddin Wela, mengatakan kegiatan ini merupakan inisiatif organisasi untuk membantu para pemilik perusahaan media dan pelaku usaha memahami sistem administrasi perpajakan terbaru berbasis digital.

Menurutnya, berdasarkan data JMSI Sidrap, terdapat sekitar 35 perusahaan media yang telah berbadan hukum Perseroan Terbatas (PT) dan memiliki kewajiban pelaporan pajak secara mandiri.

BACA JUGA  Bupati Syaharuddin di Konfercab NU: Tegaskan Komitmen Pemerintah Berpihak pada Umat

“Kami berinisiatif menghadirkan kegiatan ini agar teman-teman media dan pelaku usaha dapat memahami sistem Coretax. Selama ini banyak yang harus datang langsung ke kantor pajak untuk konsultasi, sehingga melalui kegiatan ini kami berharap prosesnya menjadi lebih mudah,” ujar Syafruddin.

Ia menegaskan, sebagai organisasi yang menghimpun pemilik perusahaan media, JMSI mendorong anggotanya memiliki tata kelola administrasi perusahaan yang tertib dan profesional, termasuk dalam hal kepatuhan pelaporan perpajakan.

Sementara itu, Kepala KP2KP Sidrap, Khairul, menjelaskan bahwa aplikasi Coretax mulai diterapkan sejak tahun 2025 dan digunakan untuk pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan pajak tahun 2025 yang mulai dilaporkan pada Januari 2026.

Dalam kegiatan tersebut, pihak KP2KP memberikan pengenalan dasar penggunaan Coretax, mulai dari proses aktivasi akun hingga persyaratan administrasi yang harus dipenuhi wajib pajak.

BACA JUGA  Pemkot Makassar dan BBPJN Sulsel Sepakati Percepatan Akses Air Bersih di Wilayah Timur dan Utara Kota

“Untuk dapat menggunakan Coretax, wajib pajak harus melakukan aktivasi akun terlebih dahulu. Selain itu, pemadanan data seperti NIK dengan NPWP juga perlu dilakukan sebelum pelaporan SPT,” jelas Khairul.

Ia menambahkan, wajib pajak yang belum melakukan pemadanan data maupun aktivasi akun dapat langsung mendatangi kantor KP2KP Sidrap dengan membawa Kartu Keluarga untuk mendapatkan pendampingan proses aktivasi.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan pelaku usaha, khususnya perusahaan media dan UMKM di Kabupaten Sidrap, semakin memahami sistem perpajakan terbaru serta meningkatkan kepatuhan dalam melaporkan kewajiban pajak secara mandiri.

Selain sebagai sarana edukasi, kegiatan tersebut juga menjadi ajang silaturahmi antara pelaku usaha dan petugas pajak, sekaligus memperkuat kesiapan menghadapi transformasi administrasi perpajakan digital yang terus berkembang.

BACA JUGA  Pemkot Makassar dan PLN Bahas Percepatan Listrik di Wilayah Kepulauan
Continue Reading

Trending