Connect with us

Kabupaten Sidrap

Kreativitas Warga Dua Pitue Meriahkan Pentas Seni HUT ke-80 RI

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP Malam pentas seni dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia berlangsung meriah di Lapangan Andi Tekko Tandutedung, Kecamatan Dua Pitue, Jumat (15/8/2025).

Beragam pertunjukan seni dan budaya dari masyarakat setempat memukau penonton dan menampilkan semangat kebersamaan yang tinggi.

Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, didampingi Sekretaris Daerah Andi Rahmat Saleh, hadir langsung menyaksikan acara tersebut.

Turut hadir Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Muhammad Iqbal, Camat Dua Pitue, Andi Sammang, para kepala OPD, tokoh masyarakat, serta kepala desa dan lurah se-Kecamatan Dua Pitue.

Bupati Syaharuddin Alrif menyampaikan apresiasi atas kekompakan dan kreativitas warga Dua Pitue.

“Malam pentas seni ini merupakan salah satu contoh nyata dari kekayaan budaya dan kreativitas masyarakat,” ujarnya.

BACA JUGA  21 Pejabat Sidrap Ikuti Jobfit dan Evaluasi Jabatan di STIA-LAN Makassar

Ia juga menyinggung program pemerintah yang telah berjalan, termasuk BPJS Kesehatan dan program makan gizi gratis untuk anak-anak.

“Ayo kita gotong royong agar program pemerintah dapat berjalan maksimal,” ajaknya.

Selain itu, Bupati menyampaikan rencana perbaikan pasar Tanrutedong, termasuk penurunan pajak bagi pedagang dengan syarat kebersihan pasar terjaga.

“Tahun ini, aspal keliling pasar Tanrutedong akan diperbaiki dan dibersihkan. Program makan gizi gratis juga segera dikirim ke sekolah-sekolah,” pungkasnya. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Kabupaten Sidrap

Belum Lama Dikerja, Duiker Dekat Monumen Ganggawa Sudah Rusak

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP — Bangunan duiker yang berada di dekat Monumen Ganggawa atau yang lebih dikenal masyarakat dengan sebutan Pantai Kering (Pangker), Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritenggae, Kabupaten Sidrap, mulai menunjukkan tanda-tanda kerusakan.

Padahal, duiker tersebut diketahui baru saja selesai dikerjakan. Kondisi plat duiker terlihat mengalami keretakan serta pengelupasan di beberapa bagian.

Hal ini dikeluhkan oleh sejumlah pengendara roda dua maupun roda empat yang setiap hari melintas di lokasi tersebut.

Selain mengganggu kenyamanan, kerusakan tersebut juga dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan jika tidak segera mendapat penanganan.

“Kami mempertanyakan kualitas proyek itu. Masak baru selesai dikerja sudah rusak. Ini proyek yang diduga dikerjakan oleh rekanan menggunakan anggaran Dinas PU Sidrap tahun 2025,” ujar salah seorang warga, Rabu, 4 Februari 2026.

BACA JUGA  Pemusnahan Barang Bukti di Sidrap, Bentuk Transparansi dan Akuntabilitas Penegakan Hukum

Menurutnya, proyek infrastruktur seharusnya memiliki kualitas yang baik dan dapat bertahan lama, mengingat anggaran yang digunakan berasal dari uang rakyat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sidrap, Abdul Rasyid, belum memberikan tanggapan terkait kondisi duiker tersebut. Saat dikonfirmasi, ia hanya memberikan jawaban singkat.

“Ya, lagi rapat dulu, nanti saya suruh pak kabid bina marga kesana liatki untuk diperbaiki karena masih adaji pemeliharaannya,” katanya.

Warga berharap pihak terkait segera turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan serta memperbaiki kerusakan yang ada.

Mereka juga meminta agar kualitas pekerjaan proyek infrastruktur ke depan lebih diawasi secara ketat agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (*)

BACA JUGA  Jadi Sarana Belajar, Warga Binaan Sidrap Terima Buku Bacaan
Continue Reading

Trending