Connect with us

Kabupaten Sidrap

Bupati Sidrap Serahkan Remisi untuk Ratusan Warga Binaan Rutan

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menyerahkan remisi dan pengurangan masa pidana bagi ratusan warga binaan Rutan Kelas IIB Sidrap, Ahad (17/8/2025).

Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Bupati secara simbolik menyerahkan Surat Keputusan (SK) remisi kepada perwakilan warga binaan.

Dalam sambutannya yang mengacu pada pesan Menteri Hukum dan HAM RI, Syaharuddin memberikan apresiasi atas dedikasi jajaran pemasyarakatan.

“Bagi warga binaan, saya mengajak saudara untuk aktif mengikuti program pembinaan, mengembangkan potensi diri, dan mematuhi tata tertib di mana pun berada,” ujarnya.

Bupati berharap warga binaan yang menerima remisi dapat kembali ke keluarga, berbaur dengan masyarakat, serta menjadi teladan bagi lingkungan sekitar.

BACA JUGA  Dukungan Penuh Bupati Sidrap Iringi Tim SDN 4 Arawa di Ajang Cerdas Cermat Guru Nasional

Kepala Rutan Kelas IIB Sidrap, Muhammad Syahrir Azis melaporkan, untuk remisi umum, 1 orang langsung bebas dan 206 orang mendapat pengurangan 1–6 bulan.

Sementara remisi dasawarsa, 4 orang langsung bebas dan 254 orang mendapat pengurangan 5–90 hari.

Syahrir juga mengutarakan, jumlah warga binaan saat ini sebanyak 397 orang, terdiri dari 112 tahanan dan 285 narapidana.

“Warga binaan aktif mengikuti berbagai program pembinaan, termasuk kerohanian, pendidikan penyetaraan paket A, B, dan C, rehabilitasi, ketahanan pangan, dan kemandirian,” terang Syahrir.

Syahrir menyampaikan apresiasi atas bantuan Pemda, antara lain BPJS Kesehatan untuk narapidana, motor pengangkut sampah, mobil perpustakaan keliling, dan bantuan lainnya.

Turut hadir dalam acara ini Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah, Ketua DPRD H. Takyuddin Masse, Kapolres AKBP Dr. Fantry Taherong, Dandim 1420 Sidrap Letkol Inf. Awaloeddin, Kajari Sutikno, dan Ketua Pengadilan Negeri Fitriah Ade Maya.

BACA JUGA  Ketua TP PKK Sidrap Hadiri Rakerda PKK Sulsel 2025, Bahas Penyelarasan Program 2025–2029

Hadir pula Sekda Sidrap Andi Rahmat Saleh, serta sejumlah pejabat daerah, pimpinan organisasi, dan undangan lainnya.

Acara juga diisi dengan penyerahan 100 judul buku oleh Bupati Sidrap kepada Kepala Rutan Kelas IIB Sidrap. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Kabupaten Sidrap

Belum Lama Dikerja, Duiker Dekat Monumen Ganggawa Sudah Rusak

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP — Bangunan duiker yang berada di dekat Monumen Ganggawa atau yang lebih dikenal masyarakat dengan sebutan Pantai Kering (Pangker), Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritenggae, Kabupaten Sidrap, mulai menunjukkan tanda-tanda kerusakan.

Padahal, duiker tersebut diketahui baru saja selesai dikerjakan. Kondisi plat duiker terlihat mengalami keretakan serta pengelupasan di beberapa bagian.

Hal ini dikeluhkan oleh sejumlah pengendara roda dua maupun roda empat yang setiap hari melintas di lokasi tersebut.

Selain mengganggu kenyamanan, kerusakan tersebut juga dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan jika tidak segera mendapat penanganan.

“Kami mempertanyakan kualitas proyek itu. Masak baru selesai dikerja sudah rusak. Ini proyek yang diduga dikerjakan oleh rekanan menggunakan anggaran Dinas PU Sidrap tahun 2025,” ujar salah seorang warga, Rabu, 4 Februari 2026.

BACA JUGA  Pesan Syaharuddin di Pembekalan KKN UMS Rappang: Mahasiswa Harus Jadi Solusi dan Penggerak Perubahan

Menurutnya, proyek infrastruktur seharusnya memiliki kualitas yang baik dan dapat bertahan lama, mengingat anggaran yang digunakan berasal dari uang rakyat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sidrap, Abdul Rasyid, belum memberikan tanggapan terkait kondisi duiker tersebut. Saat dikonfirmasi, ia hanya memberikan jawaban singkat.

“Ya, lagi rapat dulu, nanti saya suruh pak kabid bina marga kesana liatki untuk diperbaiki karena masih adaji pemeliharaannya,” katanya.

Warga berharap pihak terkait segera turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan serta memperbaiki kerusakan yang ada.

Mereka juga meminta agar kualitas pekerjaan proyek infrastruktur ke depan lebih diawasi secara ketat agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (*)

BACA JUGA  Bupati Sidrap Buka Muscab IDI 2025, Harap Dokter Layani Masyarakat dengan Penuh Cinta
Continue Reading

Trending