Connect with us

Kabupaten Sidrap

20 Ribu Benih Ikan Dilepas Saat Festival Danau Sidenreng 2025

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), H. Syaharuddin Alrif, memimpin penaburan benih ikan nila dan mas di Danau Sidenreng, Desa Mojong, Kecamatan Watang Sidenreng, Ahad (21/9/2025).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Festival Danau Sidenreng 2025 yang disaksikan ribuan pengunjung.

Syaharuddin didampingi Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan, Suharya Angriani, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Patriadi, Camat Watang Sidenreng, Arnol Baramuli, serta para kepala desa dan lurah se-Kecamatan Watang Sidenreng.

Bupati mengungkapkan, benih ikan yang dilepas mencapai 20 ribu ekor, terdiri dari 10 ribu ikan nila dan 10 ribu ikan mas.

“Tujuan utamanya adalah menjaga dan meningkatkan populasi ikan, serta memperkuat ketahanan pangan lokal,” jelasnya.

BACA JUGA  Wabup Sidrap dan TPID Rapat Virtual dengan Mendagri Jelang Idulfitri

Ia berharap masyarakat nantinya bisa merasakan manfaat dari penaburan benih ikan tersebut. “Insya Allah masyarakat kita bisa menikmati hasilnya pada waktu mendatang,” tambahnya.

Usai menebar benih ikan, bupati bersama rombongan turut menyaksikan lomba balap perahu yang juga menjadi agenda festival. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Kabupaten Sidrap

Belum Lama Dikerja, Duiker Dekat Monumen Ganggawa Sudah Rusak

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP — Bangunan duiker yang berada di dekat Monumen Ganggawa atau yang lebih dikenal masyarakat dengan sebutan Pantai Kering (Pangker), Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritenggae, Kabupaten Sidrap, mulai menunjukkan tanda-tanda kerusakan.

Padahal, duiker tersebut diketahui baru saja selesai dikerjakan. Kondisi plat duiker terlihat mengalami keretakan serta pengelupasan di beberapa bagian.

Hal ini dikeluhkan oleh sejumlah pengendara roda dua maupun roda empat yang setiap hari melintas di lokasi tersebut.

Selain mengganggu kenyamanan, kerusakan tersebut juga dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan jika tidak segera mendapat penanganan.

“Kami mempertanyakan kualitas proyek itu. Masak baru selesai dikerja sudah rusak. Ini proyek yang diduga dikerjakan oleh rekanan menggunakan anggaran Dinas PU Sidrap tahun 2025,” ujar salah seorang warga, Rabu, 4 Februari 2026.

BACA JUGA  Wabup Sidrap Nurkanaah Beri Semangat kepada Paskibraka: “Tugas Kalian Mulia, Jaga Semangat dan Disiplin”

Menurutnya, proyek infrastruktur seharusnya memiliki kualitas yang baik dan dapat bertahan lama, mengingat anggaran yang digunakan berasal dari uang rakyat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sidrap, Abdul Rasyid, belum memberikan tanggapan terkait kondisi duiker tersebut. Saat dikonfirmasi, ia hanya memberikan jawaban singkat.

“Ya, lagi rapat dulu, nanti saya suruh pak kabid bina marga kesana liatki untuk diperbaiki karena masih adaji pemeliharaannya,” katanya.

Warga berharap pihak terkait segera turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan serta memperbaiki kerusakan yang ada.

Mereka juga meminta agar kualitas pekerjaan proyek infrastruktur ke depan lebih diawasi secara ketat agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (*)

BACA JUGA  Pemkab Sidrap Apresiasi Dua Ranperda Inisiatif DPRD
Continue Reading

Trending