Connect with us

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Pemkab Luwu Timur Gelar Musrenbang 2026, Fokus Akselerasi Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kabupaten dengan mengusung tema “Akselerasi Pembangunan Ekonomi dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat”, Jumat (13/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Sasana Praja Kantor Bupati ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Luwu Timur, Ramadhan Pirade, yang hadir mewakili Bupati Irwan Bachri Syam.

Turut hadir perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yakni Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi, Andi Ihsan, mewakili Gubernur, unsur Forkopimda Luwu Timur, staf ahli, para asisten, kepala OPD, pimpinan instansi vertikal, BUMN, BUMD, camat, lurah, kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan organisasi pemuda dan wanita, serta insan pers.

BACA JUGA  Fraksi DPRD Apresiasi Kinerja Pemkab Luwu Timur 2025, Beri Catatan Strategis dalam Rapat Paripurna

Dalam sambutannya, Andi Ihsan menekankan pentingnya penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Luwu Timur Tahun 2027 yang terukur, tepat sasaran, dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Penyusunan RKPD Luwu Timur harus dilakukan secara terukur, tepat sasaran, dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Perencanaan pembangunan harus benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat serta selaras dengan visi pembangunan provinsi,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Irwan Bachri Syam yang menyempatkan hadir di tengah kegiatan memberikan arahan bahwa percepatan pembangunan ekonomi daerah harus dilakukan secara terarah dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

Dalam forum tersebut, Ketua DPRD Luwu Timur, Ober Datte, juga menyampaikan pokok-pokok pikiran DPRD yang menjadi bagian penting dalam penyusunan rencana pembangunan daerah Tahun 2027.

BACA JUGA  Bupati Luwu Timur Apresiasi Kemajuan Parepare di HUT ke-66, Soroti Pentingnya Sinergi “Sehati”

Pokok pikiran tersebut mencakup sejumlah sektor strategis, di antaranya peningkatan sarana dan prasarana infrastruktur, pengembangan sektor pariwisata daerah, peningkatan penerima program Luwu Timur Terang, penguatan ekonomi masyarakat dan UMKM, peningkatan kualitas pelayanan publik, peningkatan mutu pendidikan dan kesehatan, penguatan program serta sarana dan prasarana keagamaan, hingga pentingnya monitoring dan evaluasi secara berkala terhadap program pembangunan yang berjalan.

Berbagai masukan tersebut diharapkan menjadi bahan pertimbangan dalam merumuskan kebijakan pembangunan daerah yang lebih komprehensif, terarah, dan tepat sasaran.

Sebagai rangkaian akhir kegiatan, dilakukan penandatanganan berita acara hasil Musrenbang sebagai bentuk kesepakatan bersama terhadap prioritas pembangunan daerah yang akan menjadi dasar penyusunan RKPD Kabupaten Luwu Timur Tahun 2027

BACA JUGA  Bupati Luwu Timur Lepas 200 Perawat PPNI Ikuti International Nurses Day 2026 di Tana Toraja
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Luwu Timur Beri Penghargaan Petugas Sensus Terbaik, Bupati: Data Akurat Jadi Kompas Pembangunan Daerah

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menunjukkan komitmen kuat dalam menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan menyiapkan penghargaan bagi Petugas Pendataan Lapangan (PPL) dan Petugas Pemeriksa Lapangan (PML) terbaik di setiap kecamatan. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi sekaligus dorongan untuk menghasilkan data yang akurat, berkualitas, dan dapat menjadi dasar pembangunan daerah di masa mendatang.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, saat memimpin Apel Siaga sekaligus Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Halaman Kantor Bupati Luwu Timur, Malili, Jumat (12/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Timur, para staf ahli dan asisten Setdakab, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat se-Kabupaten Luwu Timur, serta para kepala desa dan lurah dari berbagai wilayah.

Dalam arahannya, Bupati Irwan menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 memiliki peran strategis sebagai dasar perencanaan pembangunan daerah. Ia menyebut data yang dikumpulkan oleh para petugas sensus akan menjadi rujukan utama dalam penyusunan kebijakan dan program pembangunan Kabupaten Luwu Timur pada berbagai sektor.

BACA JUGA  Bupati Luwu Timur Salurkan Seragam Gratis untuk 16.253 Siswa, Sasar PAUD hingga SMP

“Sensus Ekonomi 2026 ini adalah kompas pembangunan daerah. Data yang bapak dan ibu kumpulkan akan menjadi patron dalam pengambilan kebijakan ke depan. Oleh karena itu, akurasi dan kejujuran sangatlah penting,” tegas Irwan.

Menurutnya, hasil sensus akan memberikan gambaran nyata mengenai kondisi perekonomian Kabupaten Luwu Timur, mulai dari sektor pertambangan, perkebunan, perdagangan, hingga perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang tersebar di desa dan kelurahan.

Karena itu, ia mengingatkan seluruh petugas agar menjalankan tugas secara profesional, teliti, dan penuh tanggung jawab. Kesalahan dalam pengumpulan data, kata Irwan, dapat berdampak langsung terhadap arah kebijakan pembangunan yang akan diambil pemerintah daerah.

“Jangan main-main dalam mengambil data. Laksanakan tugas dengan baik, benar, dan jujur. Jangan pernah berpikir ini sekadar menggugurkan kewajiban, tetapi akan sangat berpengaruh terhadap arah pembangunan daerah kita,” pesannya.

Selain kepada petugas sensus, Bupati juga mengimbau masyarakat dan pelaku usaha untuk memberikan informasi yang benar, terbuka, dan sesuai kondisi sebenarnya saat didatangi petugas sensus. Partisipasi aktif masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam menghasilkan data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.

BACA JUGA  Tim Fahmil Qur’an Putra Luwu Timur Raih Emas Pertama di MTQ XXXIV Sulsel

Sebagai bentuk dukungan konkret terhadap pelaksanaan sensus, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur akan memberikan penghargaan kepada PPL dan PML terbaik di setiap kecamatan. Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan motivasi petugas dalam menjalankan tugasnya di lapangan.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Luwu Timur, Abdullah Pannu, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh yang diberikan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

Menurut Abdullah, kebijakan pemberian penghargaan kepada petugas sensus merupakan langkah inovatif yang belum pernah ditemuinya di daerah lain.

“Ini merupakan langkah yang sangat luar biasa dan menjadi yang pertama yang kami ketahui di Indonesia yang memberikan reward kepada petugas sensus. Hal ini menunjukkan bahwa Pemerintah Kabupaten Luwu Timur benar-benar peduli terhadap kualitas data dan memahami bahwa data yang berkualitas akan menghasilkan kebijakan yang berkualitas pula,” ungkap Abdullah.

Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah merekrut sebanyak 268 petugas sensus yang terdiri atas 234 petugas pendataan dan 34 petugas pengawas. Seluruh petugas tersebut akan diterjunkan ke wilayah-wilayah yang telah ditetapkan untuk melakukan pendataan berbagai aktivitas ekonomi masyarakat di Kabupaten Luwu Timur.

BACA JUGA  Wabup Luwu Timur Hadiri Musrenbang Tematik Penanggulangan Kemiskinan Sulsel 2027

“Dengan dukungan semua pihak, kami optimistis pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Luwu Timur dapat berjalan sukses dan menghasilkan data yang berkualitas,” ujarnya.

Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Luwu Timur, penandatanganan kontrak kerja petugas sensus, serta penyematan rompi kepada perwakilan petugas yang akan bertugas di lapangan.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi simbol dimulainya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Luwu Timur sekaligus menandai kesiapan para petugas dalam menjalankan amanah besar untuk menghadirkan data yang akurat demi mendukung pembangunan daerah yang lebih terarah, efektif, dan berkelanjutan.

Dengan dukungan pemerintah daerah, BPS, serta partisipasi masyarakat, Kabupaten Luwu Timur optimistis mampu menghasilkan data ekonomi yang berkualitas sebagai fondasi dalam merancang kebijakan pembangunan yang tepat sasaran dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Bumi Batara Guru.

Continue Reading

Trending