NEWS
Menag Nasaruddin Umar: Moderasi Nahdlatul Ulama Jadi Kunci Diterimanya Islam Indonesia di Dunia
KITASULSEL—JAKARTA– Menteri Agama RI Nasaruddin Umar menegaskan bahwa kekuatan utama Nahdlatul Ulama (NU) terletak pada karakter moderatnya yang mampu menjembatani peradaban Timur dan Barat. Hal ini disampaikan dalam momentum Halal Bihalal PB IKA PMII yang menjadi ajang konsolidasi strategis alumni dalam membaca arah kepemimpinan NU ke depan.
Menurut Menag, hubungan historis antara Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan NU menjadi landasan kuat bagi alumni untuk turut berkontribusi dalam mempersiapkan regenerasi kepemimpinan organisasi keagamaan terbesar di Indonesia tersebut.
“Wajar jika Alumni PMII membahas dan mempersiapkan kepemimpinan NU ke depan, karena keduanya memiliki hubungan historis yang sangat dekat. NU dikenal sebagai paham yang tidak kekiri atau kekanan, tapi di tengah-tengah. Pemahaman wasathiyah inilah yang membuat NU diterima di Timur dan di Barat,” ujar Nasaruddin Umar.
Pernyataan tersebut menegaskan posisi PMII sebagai salah satu rahim kaderisasi strategis NU. Secara historis dan ideologis, PMII tidak hanya menjadi basis reproduksi kepemimpinan, tetapi juga ruang dialektika intelektual yang menjaga kesinambungan nilai-nilai keislaman moderat ala Ahlussunnah wal Jamaah.
Dalam perspektif yang lebih luas, kepemimpinan Nasaruddin Umar dinilai mencerminkan model kepemimpinan intelektual yang mengakar sekaligus progresif. NU di era kontemporer dituntut untuk mengintegrasikan kapasitas keilmuan, pengalaman birokrasi, dan kedalaman spiritual dalam satu kesatuan kepemimpinan yang adaptif terhadap perubahan zaman.
Salah satu capaian konkret yang menegaskan orientasi global tersebut adalah pengembangan program Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal (PKUMI). Program ini tidak hanya mencetak ulama dengan basis keilmuan yang kuat, tetapi juga berwawasan internasional melalui kemitraan strategis dengan berbagai institusi global seperti Universitas Al-Azhar, University of California Riverside (UCR), dan Hartford International University (HIU).
Langkah tersebut menjadi bukti bahwa narasi Islam moderat Indonesia tidak hanya relevan dalam konteks domestik, tetapi juga memiliki daya tawar di panggung global. NU, melalui kepemimpinan yang inklusif dan progresif, dinilai mampu tampil sebagai representasi Islam rahmatan lil ‘alamin yang diterima lintas peradaban.
Sementara itu, kegiatan Halal Bihalal PB IKA PMII yang dihadiri sejumlah tokoh nasional dan menteri kabinet menjadi ruang konsolidasi penting dalam memperkuat sinergi alumni. Forum ini tidak sekadar seremonial, tetapi menjadi momentum strategis untuk membaca arah kepemimpinan NU ke depan di tengah dinamika global yang semakin kompleks.
Dengan fondasi wasathiyah yang kokoh, jejaring kader yang luas, serta kepemimpinan intelektual yang progresif, NU dinilai memiliki modal sosial dan kultural yang besar untuk terus memainkan peran strategis, baik di tingkat nasional maupun global.
NEWS
Gema Audisi DA8 di Sidrap Kian Terasa, Jalan Protokol Dipenuhi Spanduk dan Umbul-Umbul
KITASULSEL-SIDRAP — Atmosfer menjelang audisi Dangdut Academy 8 atau DA8 semakin terasa di Kabupaten Sidenreng Rappang. Sejumlah ruas jalan protokol di ibu kota kabupaten kini mulai dihiasi umbul-umbul dan spanduk kegiatan, menandai kesiapan daerah menyambut ajang bergengsi tersebut.
Pemerintah Kabupaten Sidrap terus mematangkan persiapan jelang audisi yang akan digelar pada 25 April 2026. Melalui Bagian Umum Setda, koordinasi intensif dilakukan bersama pihak Indosiar guna memastikan seluruh kebutuhan teknis pelaksanaan berjalan lancar.
Hasil dari koordinasi tersebut menunjukkan seluruh persiapan telah rampung hingga hari ini. Mulai dari kesiapan lokasi hingga akomodasi hotel untuk rombongan kru dan artis pendukung telah dipastikan tersedia.
Pantauan di lapangan memperlihatkan semarak penyambutan yang begitu terasa. Umbul-umbul dan banner telah terpasang di sejumlah titik strategis, mulai dari jalan poros utama hingga akses menuju kantor SKPD yang menjadi lokasi audisi. Kehadiran atribut tersebut tidak hanya menjadi simbol penyambutan peserta, tetapi juga wujud komitmen Pemkab Sidrap dalam mendukung suksesnya pelaksanaan audisi DA8.
Kepala Bagian Umum Setda Sidrap mengungkapkan pihaknya telah berkoordinasi langsung dengan Ilham Junaedi yang ditunjuk sebagai liaison officer (LO) dari Indosiar. “Alhamdulillah semua sudah rampung hari ini, termasuk hotel untuk kru dan artis,” ujarnya.
Rombongan kru Indosiar dijadwalkan tiba di Makassar pada Jumat pagi sebelum melanjutkan perjalanan menuju Sidrap. Selama berada di daerah tersebut, mereka akan didampingi oleh Ilham Junaedi guna memastikan kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.
Audisi DA8 Indosiar di Sidrap diprediksi akan menyedot perhatian besar dari masyarakat, khususnya para pecinta musik dangdut di Sulawesi Selatan. Kehadiran ajang ini juga diharapkan menjadi momentum promosi daerah sekaligus membuka peluang bagi talenta lokal untuk bersinar di panggung nasional.
-
Nasional10 bulan agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur










You must be logged in to post a comment Login