Connect with us

NEWS

Koper Jamaah Haji Khusus PT Annur Maarif Mulai Dikumpulkan, 105 Jamaah Siap Diberangkatkan ke Tanah Suci

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP — Proses persiapan keberangkatan Jamaah Haji Khusus PT Annur Maarif terus dimatangkan. Rabu, 13 April 2026, koper milik jamaah mulai dikumpulkan di kantor pusat PT Annur Maarif yang berlokasi di Jalan Ganggawa, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).

Pengumpulan koper tersebut menjadi bagian dari tahapan administrasi dan pendataan barang bawaan jamaah sebelum selanjutnya diproses untuk pengangkutan menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar.

Sebanyak 105 jamaah haji khusus PT Annur Maarif dijadwalkan akan diberangkatkan menuju Makassar pada Kamis, 14 April 2026, pukul 06.00 WITA.

Sebelum keberangkatan, manajemen PT Annur Maarif akan menggelar prosesi pelepasan secara seremonial di Masjid Agung Sidrap. Agenda tersebut rencananya akan dihadiri oleh jajaran manajemen PT Annur Maarif, Pemerintah Daerah Kabupaten Sidrap, Kementerian Agama Sidrap, serta keluarga besar jamaah.

BACA JUGA  Wamenag: Dai Harus Profesional, Kuasi Disiplin Ilmu

Manajemen PT Annur Maarif mengaku telah mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan pelepasan dengan matang, mengingat tingginya antusiasme masyarakat dan keluarga jamaah yang diprediksi akan memadati kawasan Masjid Agung Sidrap.

“Kami sudah melakukan koordinasi dengan pihak Masjid Agung untuk agenda pelepasan ini. Alhamdulillah semua komunikasi berjalan dengan baik sesuai agenda yang telah kami susun sebelumnya,” ujar Komisaris Utama PT Annur Maarif, Hj Sitti Suade.

Setelah tiba di Makassar, jamaah dijadwalkan melanjutkan penerbangan menuju Jakarta pada Kamis, 14 April 2026, pukul 13.00 WIB.

Selama berada di Jakarta, para jamaah akan mengikuti program manasik pemantapan yang dilaksanakan di Hotel Ibis Jakarta sebelum melanjutkan perjalanan menuju Tanah Suci.

BACA JUGA  Dua Rumah di Desa Tamalanrea Ludes Dilalap Api

Manajemen PT Annur Maarif menegaskan bahwa seluruh program perjalanan telah disusun secara matang dengan mempertimbangkan aspek keamanan, keselamatan, dan kenyamanan jamaah, terutama di tengah situasi kawasan Timur Tengah yang masih menjadi perhatian dunia internasional.

“Program perjalanan tetap mengedepankan keamanan, keselamatan, dan kenyamanan jamaah. Setelah tiba di Tanah Suci, semua kami tingkatkan ke pelayanan jamaah. Insyaallah semua berjalan dengan baik atas izin Allah,” tambah Hj Sitti Suade.

Selama menjalankan ibadah di Tanah Suci, jamaah haji khusus PT Annur Maarif juga akan mendapatkan berbagai fasilitas premium yang telah dipersiapkan manajemen. Fasilitas tersebut meliputi hotel transit berbintang, maktab VIP, hingga hotel VVIP yang berada di sekitar Masjidil Haram usai rangkaian puncak ibadah haji selesai dilaksanakan.

BACA JUGA  Pemprov Sulsel Apresiasi Peran Pers pada Konferensi PWI Sulsel 2026, Suwardi Thahir Terpilih Aklamasi

Dengan berbagai persiapan yang terus dimatangkan, PT Annur Maarif berharap seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah haji dengan aman, nyaman, dan khusyuk hingga kembali ke tanah air.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Nikah Fest 2026 Fasilitasi 50 Pasangan Menikah Gratis, Wamenag: Rumah Tangga Baik Fondasi Bangsa

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA – Sebanyak 50 pasangan calon pengantin (catin) mengikuti Nikah Fest 2026: One Stop Nikah Solution yang digelar di Jakarta, Sabtu (27/6/2026). Dari jumlah tersebut, 31 pasangan melangsungkan akad nikah di lokasi acara, sementara 19 pasangan lainnya menikah di Kantor Urusan Agama (KUA) sesuai domisili masing-masing.

Kegiatan yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama ini menjadi bagian dari rangkaian Peaceful Muharam 1448 Hijriah dan berlangsung bersamaan dengan Islamic Wedding Expo 2026 pada 27–28 Juni 2026.

Suasana akad nikah semakin istimewa dengan kehadiran Wakil Menteri Agama (Wamenag), Romo H.R. Muhammad Syafi’i, yang memberikan nasihat perkawinan kepada para pasangan yang baru saja mengikat janji suci.

BACA JUGA  Kemensos Salurkan Bantuan Atensi untuk 22 Anak di Maros

Dalam sambutannya, Wamenag mengapresiasi penyelenggaraan Nikah Fest 2026 yang dinilai menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat, khususnya pasangan yang selama ini menunda pernikahan karena keterbatasan biaya maupun proses administrasi.

“Kegiatan ini merupakan salah satu bukti kehadiran negara dalam memberikan pelayanan keagamaan kepada masyarakat, terutama bagi mereka yang selama ini sudah sampai pada keputusan menikah tapi membayangkan proses dan pembiayaan, sehingga menunda niat sucinya,” ujar Wamenag.

Ia juga mengingatkan bahwa perjalanan rumah tangga tidak berhenti pada prosesi akad nikah. Menurutnya, setiap pasangan telah dianugerahi bekal utama untuk membangun keluarga yang harmonis, yakni cinta (mawaddah) dan kasih sayang (rahmah).

“Bagaimana kita merawat rumah tangga? Kita sudah dibekali Allah dua hal yaitu waja’ala bainakum mawaddah wa rahmah, cinta dan kasih sayang. Rasa ini tidak dipelajari, tidak dibeli, dan bukan hadiah dari siapa pun,” tuturnya.

BACA JUGA  Pemkot Makassar Pastikan tak Ada Kenaikan PBB Tahun ini

Lebih lanjut, Wamenag menegaskan bahwa keluarga yang harmonis menjadi fondasi lahirnya masyarakat yang damai dan bangsa yang kuat.

“Bangsa yang baik dimulai dari masyarakat kecil yang baik, dan masyarakat kecil yang baik ditentukan oleh rumah tangga-rumah tangga yang baik. Karena itulah, perintah menikah adalah perintah untuk mewujudkan kebaikan bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, menjelaskan bahwa seluruh peserta memperoleh layanan pernikahan secara gratis. Fasilitas yang diberikan meliputi pengurusan administrasi dan pendaftaran nikah, layanan tata rias atau make up artist (MUA), hingga bantuan uang transportasi bagi setiap pasangan.

Menurutnya, konsep One Stop Nikah Solution dirancang untuk mempermudah masyarakat mengakses layanan pernikahan yang mudah, cepat, dan tanpa biaya, sehingga semakin banyak pasangan dapat melangsungkan pernikahan secara resmi dan tercatat oleh negara.

BACA JUGA  Pemprov Sulsel Apresiasi Peran Pers pada Konferensi PWI Sulsel 2026, Suwardi Thahir Terpilih Aklamasi

Melalui Nikah Fest 2026, Kementerian Agama berharap semakin banyak masyarakat yang terdorong untuk menikah secara sah, membangun keluarga yang berkualitas, serta memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi pembangunan bangsa.

Continue Reading

Trending