DISKOMINFO LUWU TIMUR
Delapan ASN Luwu Timur Resmi Jadi Komcad Kodam Hasanuddin, Bupati Irwan: Kebanggaan Daerah
Kitasulsel–LuwuTimur — Semangat bela negara kini turut digaungkan para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Luwu Timur. Sebanyak delapan ASN yang resmi tergabung dalam Komponen Cadangan (Komcad) Kodam XIV Hasanuddin melakukan kunjungan silaturahmi dengan Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, di Lobby Kantor Bupati Luwu Timur, Kamis (21/05/2026).
Kunjungan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus bentuk penghormatan kepada para ASN asal Luwu Timur yang telah resmi ditetapkan sebagai bagian dari Komponen Cadangan Bela Negara di bawah Kodam XIV Hasanuddin.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Luwu Timur, Salam Latief, bersama delapan ASN yang telah mengikuti dan dinyatakan lulus program Komcad.
Adapun delapan ASN yang kini resmi menjadi bagian dari Komcad Kodam XIV Hasanuddin yakni:
1. Hilal Hamdi – Sersan Dua (Serda), Bintara Komcad dari Dinas Kominfo-SP Luwu Timur.
2. Aswar Anas Taroki, S.P. – Letnan Dua (Letda), Perwira Komcad dari Bapperida.
3. Syamsul – Sersan Dua (Serda), Bintara Komcad dari Bapenda.
4. Abdul Malik, A.Md. Far. – Letnan Dua (Letda), Perwira Komcad dari Dinas Kesehatan.
5. Hamdi, A.S.T. – Letnan Dua (Letda), Perwira Komcad dari Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan.
6. Iwa Kartiwa Sudirja, SH. – Letnan Dua (Letda), Perwira Komcad dari Satpol PP.
7. Mardawiyah – Sersan Dua (Serda), Bintara Komcad dari Dinas Damkar dan Penyelamatan.
8. Wiro Sigele – Sersan Dua (Serda), Bintara Komcad dari Satpol PP.
Dalam sambutannya, Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada para ASN yang telah bergabung dalam program Komponen Cadangan sebagai bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Ini merupakan kebanggaan bagi Kabupaten Luwu Timur karena ASN kita mampu menunjukkan dedikasi dan semangat bela negara. Semoga pengalaman ini dapat menjadi motivasi bagi ASN lainnya untuk terus meningkatkan kedisiplinan, loyalitas, dan semangat pengabdian,” ujar Irwan.
Ia juga berharap para anggota Komcad dapat menjadi teladan di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat dalam menjaga persatuan, kedisiplinan, serta semangat nasionalisme.
Menurut Irwan, keberadaan ASN dalam Komponen Cadangan menunjukkan bahwa semangat bela negara tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat militer, tetapi juga seluruh elemen masyarakat termasuk aparatur pemerintahan.
Sementara itu, Kepala Kesbangpol Luwu Timur, Salam Latief, mengatakan bahwa keterlibatan ASN dalam program Komponen Cadangan merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pertahanan negara yang dicanangkan pemerintah pusat.
“Kehadiran ASN sebagai bagian dari Komcad diharapkan mampu memperkuat semangat bela negara sekaligus membangun karakter disiplin dan tanggung jawab dalam pelaksanaan tugas pemerintahan,” jelas Salam.
Ia menambahkan, pengalaman yang diperoleh para ASN selama mengikuti pelatihan Komcad diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan etos kerja, kedisiplinan, serta jiwa kepemimpinan di lingkungan kerja masing-masing.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara Bupati Luwu Timur dan para anggota Komcad ASN Luwu Timur sebagai bentuk dukungan dan apresiasi atas dedikasi mereka terhadap bangsa dan negara.
DISKOMINFO LUWU TIMUR
Puteri Puteri Ekonomi Kreatif Sulselbar 2026 Berbagi Inspirasi di RRI Pro 1 Makassar, Aura Malaeka Siap Angkat UMKM Luwu Timur ke Pasar Global
KITASULSEL—MAKASSAR – Semangat membangun ekonomi kreatif berbasis potensi daerah kembali digaungkan melalui program “Obrolan Seru (OBSESI)” RRI Pro 1 Makassar. Dalam siaran yang berlangsung di Studio Pro 1 RRI Makassar, Minggu (5/7/2026), para pemenang Putera Puteri Ekonomi Kreatif Sulselbar 2026 hadir sebagai narasumber untuk berbagi pengalaman, inspirasi, serta gagasan dalam mengembangkan sektor ekonomi kreatif di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.
Acara yang dipandu oleh penyiar senior RRI, Syaiful Malik, berlangsung hangat dan interaktif. Bersama Winner Putera Ekraf Sulselbar 2026, Bilal Rahmat Idris, hadir pula Winner Puteri Ekonomi Kreatif Sulselbar 2026, Aura Malaeka Putri Rizaldi, yang menjadi sorotan karena usianya yang masih sangat muda.
Dalam kesempatan tersebut, Aura menceritakan perjalanan hingga berhasil meraih gelar Puteri Ekraf Sulselbar 2026. Meski masih duduk di bangku SMP kelas 1, siswi asal Kabupaten Luwu Timur itu menunjukkan visi yang matang untuk berkontribusi bagi kemajuan ekonomi kreatif di daerahnya.
Menurut Aura, gelar yang kini disandang bukan sekadar prestasi, tetapi juga amanah untuk memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
“Program kerja kami nantinya akan lebih banyak menyasar bagaimana mempromosikan hasil-hasil UMKM rumahan, khususnya yang ada di Kabupaten Luwu Timur. Potensi UMKM di daerah kami sangat besar dan memiliki peluang untuk menembus pasar domestik bahkan pasar global,” ujar Aura dalam dialog tersebut.
Ia menilai, pelaku UMKM membutuhkan ruang promosi yang lebih luas agar produk-produk lokal mampu bersaing dengan produk dari daerah lain maupun mancanegara.
Sebagai generasi muda, Aura berharap kehadirannya sebagai Puteri Ekraf Sulselbar mampu menjadi jembatan antara pelaku usaha lokal dengan berbagai peluang pengembangan usaha, termasuk melalui pemanfaatan teknologi digital dan media sosial.
“Semoga kehadiran kami bisa memberi dampak positif bagi pelaku UMKM di seluruh Sulselbar, dan secara khusus bagi masyarakat Luwu Timur. Kami ingin produk-produk lokal semakin dikenal dan memiliki daya saing yang kuat,” tambahnya.
Aura mengungkapkan, setelah dinobatkan sebagai Puteri Ekraf Sulselbar 2026, dirinya telah menyiapkan berbagai program bersama yayasan penyelenggara. Selain menjalankan agenda resmi organisasi, ia juga berkomitmen menghadiri berbagai kegiatan promosi, edukasi, hingga pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem ekonomi kreatif.
Menurutnya, pengembangan UMKM tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan generasi muda sebagai agen promosi dan inovasi.
Sementara itu, host Syaiful Malik mengapresiasi semangat para finalis Putera Puteri Ekraf Sulselbar yang tidak hanya berkompetisi untuk meraih gelar, tetapi juga membawa misi sosial dalam mengembangkan potensi ekonomi kreatif di daerah masing-masing.
Program OBSESI RRI Pro 1 Makassar pun menjadi ruang inspiratif bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat sosok-sosok muda yang siap berkontribusi bagi kemajuan daerah melalui kreativitas, inovasi, dan pemberdayaan UMKM.
Dengan semangat yang dimiliki para duta ekonomi kreatif ini, diharapkan produk-produk unggulan Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat semakin dikenal luas, mampu menembus pasar nasional hingga internasional, sekaligus memperkuat posisi UMKM sebagai salah satu pilar utama pertumbuhan ekonomi daerah.
-
Nasional1 tahun agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur










You must be logged in to post a comment Login