Connect with us

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Kontingen Porsenijar Luwu Timur Puji Keramahan Warga Sidrap Saat Tiba di Bumi Nene Mallomo

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP – Kehangatan dan keramahan masyarakat Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) langsung dirasakan Kontingen Porsenijar PGRI Kabupaten Luwu Timur setibanya di Bumi Nene Mallomo, Selasa (30/6/2026).

Sejak memasuki wilayah Sidrap hingga tiba di lokasi penginapan, rombongan disambut dengan suasana yang ramah, tertib, dan penuh kekeluargaan. Sambutan tersebut meninggalkan kesan positif bagi seluruh peserta, ofisial, maupun pengurus PGRI Luwu Timur yang akan mengikuti Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (Porsenijar) PGRI Sulawesi Selatan Tahun 2026.

Ketua PGRI Kabupaten Luwu Timur, H. Sunarto, S.Pd., M.Si., mengapresiasi sambutan yang diberikan oleh masyarakat serta panitia pelaksana di Kabupaten Sidrap.

Menurutnya, keramahan warga menjadi modal penting dalam menciptakan suasana kompetisi yang nyaman, penuh persaudaraan, dan mencerminkan nilai-nilai kebersamaan yang dijunjung tinggi oleh keluarga besar PGRI.

BACA JUGA  Jumlah Hewan Qurban di Luwu Timur Meningkat, Jadi Indikator Membaiknya Ekonomi Masyarakat

“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan panitia di Kabupaten Sidrap atas sambutan yang begitu hangat. Sejak tiba, kami merasakan suasana kekeluargaan yang luar biasa. Semoga semangat persaudaraan ini terus terjaga hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai,” ujarnya.

Porsenijar PGRI Sulawesi Selatan 2026 akan mempertemukan ribuan peserta dari 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan dalam berbagai cabang olahraga dan seni. Pembukaan dijadwalkan berlangsung pada 2 Juli 2026 di Stadion Ganggawa, Kabupaten Sidrap.

Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini diharapkan semakin mempererat tali silaturahmi antarguru, memperkuat solidaritas, serta menjadi momentum bertukar pengalaman dalam memajukan dunia pendidikan di Sulawesi Selatan.

Kontingen PGRI Luwu Timur pun menyatakan siap mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, dan semangat kebersamaan, sembari membawa nama baik daerah di ajang Porsenijar 2026.

BACA JUGA  Tinjau Stadion dan Gedung Pemuda, Bupati Beri Solusi Perbaikan Infrastruktur

Jika diinginkan, saya juga dapat  membuat versi yang lebih human interest dengan menonjolkan pengalaman kontingen saat pertama kali tiba di Sidrap dan interaksi hangat dengan warga setempat.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Lepas Jenazah Kepala Desa Rinjani, Serahkan Santunan BPJS Ketenagakerjaan Rp135 Juta

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR – Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, melepas jenazah Kepala Desa Rinjani, Kecamatan Wotu, almarhum Kartosen Marthen, sekaligus menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) kepada ahli waris di halaman rumah duka, Desa Rinjani, Kecamatan Wotu, Selasa (14/7/2026).

Kehadiran Bupati Irwan di rumah duka menjadi bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum sekaligus wujud kepedulian Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terhadap keluarga yang ditinggalkan.

Pada kesempatan tersebut, Bupati menyerahkan santunan dari program BPJS Ketenagakerjaan dengan total nilai Rp135.046.707.

Santunan tersebut terdiri atas Jaminan Kematian (JKM) sebesar Rp42.000.000, Jaminan Hari Tua (JHT) sebesar Rp11.635.107, Jaminan Pensiun Berkala sebesar Rp411.600, serta beasiswa untuk dua orang anak senilai Rp81.000.000.

BACA JUGA  Wakil Bupati Luwu Timur Hadiri Peresmian Operasionalisasi 1.061 Koperasi Merah Putih

Dalam sambutannya, Bupati Irwan menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya Kepala Desa Rinjani yang telah mengabdikan diri untuk masyarakat.

“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, saya menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Bapak Kartosen Marthen,” ucap Irwan.

Ia berharap almarhum memperoleh tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan.

“Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, serta keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini,” tambahnya.

Bupati juga berharap santunan yang diberikan melalui BPJS Ketenagakerjaan dapat membantu meringankan beban keluarga, sekaligus menjamin keberlangsungan pendidikan anak-anak almarhum melalui program beasiswa.

BACA JUGA  Puncak Hari Jadi ke-23 Luwu Timur Berlangsung Meriah, Jadi Momentum Refleksi dan Akselerasi Pembangunan

Menurut Irwan, manfaat yang diterima ahli waris menjadi bukti nyata pentingnya kepesertaan dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja, termasuk perangkat desa.

“Perlindungan jaminan sosial seperti ini sangat penting karena memberikan kepastian bagi keluarga ketika terjadi risiko yang tidak diinginkan. Pemerintah daerah terus mendorong seluruh pekerja, termasuk aparatur desa, untuk mendapatkan perlindungan yang layak,” ujarnya.

Upacara penghormatan terakhir kepada almarhum berlangsung secara kedinasan dengan penuh khidmat. Prosesi tersebut dihadiri keluarga besar almarhum, jajaran Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, pemerintah kecamatan dan desa, serta masyarakat yang turut mengantarkan almarhum ke tempat peristirahatan terakhir.

Kepergian Kartosen Marthen meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Desa Rinjani. Dedikasi dan pengabdiannya selama memimpin desa diharapkan menjadi teladan bagi seluruh aparatur pemerintahan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

BACA JUGA  Inkado Luwu Timur Juara Umum Kejuaraan Karate Hari Bhayangkara ke-80, Bupati Siapkan Turnamen Nasional
Continue Reading

Trending