Connect with us

DISKOMINFO KAB SIDRAP

BNNK dan Dinas Dalduk KB Sidrap Gandeng Penyuluh KB Perkuat Edukasi Pencegahan Narkoba

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP – Penyuluh Keluarga Berencana (KB) di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kini mengambil peran sebagai garda terdepan dalam mengedukasi masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba.

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sidrap dan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dalduk KB) Sidrap yang berlangsung di Kantor BNNK Sidrap, Selasa (14/7/2026).

Perjanjian kerja sama ditandatangani oleh Kepala BNNK Sidrap, Syahril Said, bersama Kepala Dinas Dalduk KB Sidrap, Syahrul Mubarak.

Kerja sama ini bertujuan memperkuat upaya sosialisasi, edukasi, penyampaian informasi, serta pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di tengah masyarakat melalui pendekatan berbasis keluarga.

Melalui kolaborasi tersebut, seluruh Penyuluh KB di Kabupaten Sidrap akan dilibatkan sebagai mitra strategis BNNK dalam menyampaikan pesan-pesan pencegahan narkoba hingga ke tingkat keluarga, desa, dan kelurahan.

BACA JUGA  Tekan Stunting, Pemkab Sidrap Gelar Seminar Kolaboratif Bersama Unhas

Keterlibatan para penyuluh dinilai sangat strategis karena selama ini mereka aktif melakukan pendampingan kepada keluarga serta rutin berinteraksi dengan masyarakat dalam berbagai kegiatan pelayanan dan pembinaan.

Dengan jaringan yang telah terbentuk hingga tingkat akar rumput, penyebarluasan informasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat secara berkesinambungan.

Sinergi antara BNNK Sidrap dan Dinas Dalduk KB Sidrap juga diharapkan mampu memperluas cakupan edukasi, memperkuat ketahanan keluarga sebagai benteng utama pencegahan, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan bebas dari narkoba.

Kolaborasi ini menegaskan bahwa upaya pemberantasan narkoba tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, terutama keluarga sebagai lingkungan pertama dalam membentuk karakter dan perilaku generasi muda.

BACA JUGA  Safari Ramadhan di Amparita, Toleransi dan Kebersamaan Terjalin Erat

Melalui kemitraan tersebut, BNNK Sidrap dan Dinas Dalduk KB Sidrap berkomitmen membangun gerakan pencegahan penyalahgunaan narkoba yang lebih masif, terstruktur, dan berkelanjutan. Dengan melibatkan Penyuluh KB sebagai agen edukasi di tengah masyarakat, diharapkan terwujud generasi Sidrap yang sehat, produktif, tangguh, serta terbebas dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

BRIN Jajaki Pengembangan Pusat Riset Pengelolaan Rawa di Sidrap

Published

on

Kitasulsel–Sidrap – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menjajaki peluang pengembangan pusat riset pengelolaan rawa di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Langkah awal tersebut ditandai dengan audiensi tim Pusat Kolaborasi Riset Rawa di Kawasan Wallacea BRIN bersama Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Halu Oleo Kendari dengan Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, Selasa (14/7/2026).

Audiensi berlangsung di ruang kerja Wakil Bupati Sidrap dan dihadiri jajaran Dinas Peternakan dan Perikanan serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Rombongan dipimpin Dr. Triyono, yang menjelaskan bahwa kunjungan tersebut bertujuan memperkuat kolaborasi riset antara BRIN, perguruan tinggi, dan pemerintah daerah dalam mengembangkan kajian ilmiah berbasis potensi wilayah.

BACA JUGA  Komisi C DPRD Sulsel Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Pengelolaan Aset Pemprov Bersama Pemkab Sidrap

Menurutnya, Kabupaten Sidrap memiliki kawasan rawa yang strategis, khususnya di sekitar Danau Sidenreng, sehingga dinilai layak menjadi salah satu lokasi pengembangan pusat studi dan riset pengelolaan rawa di kawasan Wallacea.

“Melalui kolaborasi ini kami ingin membantu pemerintah daerah menyiapkan pusat studi yang berfokus pada potensi wilayah. Selain itu, kerja sama ini bertujuan menyelaraskan program kerja sekaligus membangun sinergi riset di wilayah Sulawesi Selatan, khususnya terkait pengelolaan ekosistem rawa,” ujar Dr. Triyono.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, menyampaikan apresiasi atas inisiatif BRIN bersama LPPM Universitas Halu Oleo yang memilih Kabupaten Sidrap sebagai salah satu daerah pengembangan kolaborasi riset.

Ia menilai kerja sama tersebut akan memberikan manfaat besar dalam mendukung pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan sekaligus menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang berbasis data ilmiah dan hasil penelitian.

BACA JUGA  Bupati Sidrap Buka Turnamen Bulo Cup XIV, Dorong Lahirnya Atlet Sepak Bola Berprestasi

“Kami menyambut baik rencana kolaborasi ini. Pemerintah Kabupaten Sidrap siap mendukung pelaksanaan riset dan bersinergi dengan BRIN maupun perguruan tinggi. Kami juga berharap mendapat petunjuk dan arahan mengenai berbagai hal yang perlu dipersiapkan agar program ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Nurkanaah.

Usai audiensi, rombongan melanjutkan kunjungan lapangan ke Kecamatan Wattang Sidenreng untuk meninjau kawasan rawa di sekitar Danau Sidenreng. Peninjauan tersebut menjadi bagian dari proses identifikasi awal potensi wilayah yang akan dijadikan objek kajian dalam pengembangan pusat riset pengelolaan rawa di kawasan Wallacea.

Melalui kolaborasi ini, Pemerintah Kabupaten Sidrap berharap pengembangan pusat riset pengelolaan rawa tidak hanya menghasilkan inovasi dan rekomendasi ilmiah bagi pelestarian ekosistem, tetapi juga mampu mendukung sektor pertanian, perikanan, serta pembangunan berkelanjutan yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

BACA JUGA  Syaharuddin Alrif Menyatu dengan Warga Buka Puasa di Kediaman Kades Sipodeceng
Continue Reading

Trending