Connect with us

Safari Ramadhan di Masjid Nurul Haq, Sekcam Rappocini Ajak Jamaah Dukung Program Pemkot Makassar

Published

on

Kitasulsel-Makassar—Sekretaris Camat Rappocini Rendra S.E gelar Safari Ramadhan di Masjid Nurul Haq Jl. Mon. Emmy Saelan Kelurahan Tidung, Selasa (28/3/2023).

Turut Hadir Danramil Rappocini Rappocini Kapten Inf. Nisan, Para Lurah se-Kecamatan Rappocini, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kelurahan Tidung serta para PJ Ketua RT dan RW Kelurahan Tidung.

Dalam Sambutannya, Renda mengajak seluruh jamaah Masjid Nurul Haq untuk mendukung Program Pemerintah Kota Makassar Sabtu Bersih dan Jagai Anakta’.

“Kami harapkan kepada seluruh lapisan masyarakat Kelurahan Tidung, mari kita saling menginformasikan terkait adanya tumpukan sampah untuk dilaporkan ketingkat RT, RW maupun kelurahan untuk dilakukan pembersihan di lokasi tersebut. Kami ada program Sabtu Bersih, dimana program ini menfokuskan wilayah-wilayah yang adanya tumpukan sampah,” ujar Rendra.

“Pemerintah Kota Makassar juga memiliki program Jagai Anakta’, kami harapkan kita bisa sama-sama menjaga anak kita mulai dari bayi hingga remaja agar terhindar dari hal-hal negatif,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut Rendra menyerahkan secara langsung Bantuan Hibah Pemerintah Kota Makassar sebesar 50 Juta Rupiah kepada Masjid Nurul Haq Kelurahan Tidung.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Implementasi Program Nyata, Sidrap Era Syaharuddin Alrif Tunjukkan Penurunan Kemiskinan Signifikan

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP – Implementasi program pro rakyat yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) di bawah kepemimpinan Bupati H. Syaharuddin Alrif menunjukkan hasil nyata. Kabupaten penghasil beras terbesar di Sulawesi Selatan itu berhasil mencatatkan diri sebagai salah satu daerah dengan tingkat kemiskinan terendah di Sulsel.

Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan pada September 2025, Kabupaten Sidrap menempati posisi ketiga terendah tingkat kemiskinan dari 23 kabupaten/kota se-Sulsel. Persentase penduduk miskin di Sidrap tercatat sebesar 4,91 persen, hanya berada di bawah Kota Makassar (4,43 persen) dan Kota Parepare (4,44 persen).

Capaian ini diraih pada masa kepemimpinan pasangan Syaharuddin Alrif–Nurkanaah yang resmi memimpin Kabupaten Sidrap sejak 20 Februari 2025 lalu.

Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut dan menegaskan bahwa hasil ini merupakan buah dari kerja kolektif seluruh elemen daerah.

“Alhamdulillah, ini kabar gembira bagi Kabupaten Sidrap. Capaian ini tidak lepas dari kerja sama seluruh pihak, mulai dari jajaran pemerintah, stakeholder, hingga partisipasi aktif masyarakat,” ujar Syaharuddin Alrif.

Ia menambahkan, sejak awal pemerintahannya berkomitmen menghadirkan kebijakan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, terutama kelompok rentan, petani, dan pelaku usaha kecil.

Pengamat pemerintahan, Dr. Andi Fadli, menilai keberhasilan Sidrap menekan angka kemiskinan tidak terlepas dari kemampuan kepala daerah dalam mengimplementasikan program secara konsisten dan terukur.

“Capaian yang diraih Sidrap saat ini di bawah nahkoda H. Syaharuddin Alrif tidak datang secara instan. Program-program yang dijanjikan kepada masyarakat mampu dijabarkan dengan baik dalam kebijakan nyata. Hasilnya terlihat jelas, kemiskinan menurun dan Sidrap tumbuh menjadi kabupaten dengan pencapaian yang signifikan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dr. Andi Fadli menyoroti kemajuan Sidrap di berbagai sektor pembangunan, dengan sektor pertanian sebagai penopang utama. Sebagai lumbung pangan Sulawesi Selatan, Sidrap dinilai berhasil menjaga produktivitas pertanian melalui penguatan irigasi, bantuan sarana produksi, pendampingan petani, serta kepastian distribusi hasil panen.

Selain pertanian, pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, dan kesehatan juga menunjukkan perbaikan yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dengan capaian ini, Kabupaten Sidrap kian mengukuhkan diri sebagai salah satu daerah dengan tata kelola pembangunan yang efektif di Sulawesi Selatan, sekaligus menjadi contoh bahwa program pro rakyat yang terimplementasi dengan baik mampu menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat.

Continue Reading

Trending