Connect with us

Diikuti 57 Tenant, Gubernur Sulsel Buka Bazar Gempita Ramadhan

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman membuka secara resmi Bazar Gempita Ramadhan yang dilaksanakan di Pelataran Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Jalan Urip Sumoharjo, Senin 3 Maret 2023.

Kegiatan ini mengusung tema “Gerakan Perempuan Indonesia Tangguh”. Diharapkan lewat bazar ini bisa mewujudkan perempuan Sulsel yang maju dan mandiri, khususnya di bidang ekonomi melalui pengembangan kegiatan-kegiatan kewirausahaan ekonomi produktif.

“Kita berharap, Gempita Ramadhan ini dapat mengakomodir dan memberdayakan perempuan khususnya kepada para ibu rumah tangga, dengan diberikan ruang untuk memasarkan produk UMKM-nya,” kata Andi Sudirman.

Kepala DP3A-Dalduk KB Prov Sulsel selaku Ketua Panitia, Andi Mirna mengatakan Bazar Gempita Ramadhan diikuti sebanyak 57 tenant dari perempuan-perempuan tangguh binaan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan KB Pemprov Sulsel.

“Khususnya Perempuan Kepala Keluarga (PEKA), perempuan penyintas kekerasan, dan Kelompok UKM UMKM Perempuan,” sebutnya.

Dari 57 tenant tersebut, lanjut Andi Mirna, yang menjadi peserta terdiri dari tenant usaha makanan rumahan, frozen food, kerajinan, sembako, dan beberapa menjual pakaian jadi. Ada pula tenant PUSPAGA untuk konseling keluarga maupun pengasuhan anak bagi ASN dan keluarga.

“Pada kegiatan ini juga kami hadirkan tenant booth PUSPAGA untuk konseling keluarga maupun pengasuhan anak bagi ASN dan keluarga ASN sebagai bentuk pencegahan kekerasan perempuan/anak dan berbagai permasalahan perempuan/anak,” jelasnya.

Kemudian ada juga tenant booth UPT PPA Provinsi Sulawesi Selatan sebagai bentuk sosialisasi kepada keberadaan UPT PPA, dalam memberikan layanan bagi perempuan dan korban kekerasan. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Nasional

Prabowo Sambut PM Singapura Lawrence Wong di Istana Merdeka, Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia-Singapura

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (6/7/2026). Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda tahunan Leaders’ Retreat yang menjadi forum strategis untuk memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Singapura.

Lawrence Wong tiba di kompleks Istana Merdeka sekitar pukul 11.00 WIB dan disambut langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Setelah penyambutan, kedua pemimpin negara mengikuti upacara kenegaraan yang diawali dengan pengumandangan lagu kebangsaan Indonesia dan Singapura.

Prosesi dilanjutkan dengan perkenalan delegasi dari masing-masing negara sebelum Presiden Prabowo dan Perdana Menteri Wong menuju Ruang Kredensial untuk menggelar pertemuan bilateral secara tertutup.

Pertemuan tersebut menjadi Leaders’ Retreat kedua yang mempertemukan Prabowo Subianto dan Lawrence Wong sejak Wong menjabat sebagai Perdana Menteri Singapura.

Dalam pernyataan resminya, Kantor Perdana Menteri Singapura menegaskan bahwa forum tahunan tersebut mencerminkan eratnya hubungan kedua negara sekaligus komitmen bersama untuk terus memperdalam kerja sama di berbagai sektor.

“Leaders’ Retreat menegaskan hubungan bilateral yang erat dan telah terjalin lama antara Singapura dan Indonesia, serta komitmen kedua pemerintah untuk terus memperdalam kerja sama bilateral,” demikian pernyataan Kantor PM Singapura.

Selain memperkuat hubungan diplomatik, kedua pemimpin dijadwalkan mengevaluasi implementasi berbagai kesepakatan yang telah dicapai dalam Leaders’ Retreat sebelumnya di Singapura pada Juni 2025.

Berbagai proyek kerja sama strategis yang tengah berjalan akan menjadi salah satu fokus pembahasan, termasuk peluang memperluas kolaborasi di bidang ekonomi, investasi, transformasi digital, energi, pertahanan, serta pengembangan sumber daya manusia.

Tak hanya membahas agenda bilateral, Presiden Prabowo dan Perdana Menteri Lawrence Wong juga akan bertukar pandangan mengenai perkembangan situasi kawasan Asia Tenggara serta berbagai isu global yang menjadi kepentingan bersama.

Pertemuan tahunan ini dinilai memiliki arti penting dalam menjaga momentum hubungan Indonesia dan Singapura yang selama ini menjadi salah satu kemitraan paling erat di kawasan. Melalui Leaders’ Retreat, kedua negara diharapkan mampu memperkuat kerja sama yang saling menguntungkan sekaligus berkontribusi terhadap stabilitas, pertumbuhan ekonomi, dan perdamaian di kawasan Asia Tenggara.

Continue Reading

Trending