Connect with us

Respon Cepat BPBD-Damkar-Dinas Kesehatan Tangani Kebakaran TSM Makassar

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Respon cepat Pemerintah Kota Makassar ditunjukkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar dan Pemadaman Kebakaran (Damkar), dan Dinas Kesehatan (Dinkes) dalam menangani kebakaran di Trans Studio Mall Makassar, Senin malam (24/04/2023).

Kepala BPBD Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin yang juga turun langsung di lokasi Tempat Kejadian Kebakaran (TKK) mengatakan ambulance yang pertama kali tiba mengevakuasi warga yang terjebak di TSM Makassar itu dari BPBD.

Ia mengerahkan seluruh personilnya sebanyak 40 orang dengan berbagai skill rescue yang dimiliki. Tak hanya itu, ia juga menurunkan empat unit mobil diantaranya 2 unit ambulance, 1 unit ranger dan 1 unit  mobil urbansar.

“Ambulance pertama mengevakuasi itu dari BPBD yang turunkan kita melihat sudah banyak yang terkapar di jalur masuk dekat SPBU TSM. Itu karena dua sebab yakni sesak nafas dan pingsan karena panik. Jadi kita evakuasi cepat ke RS Siloam,” ucapnya.

Proses evakuasi, kata Hendra, mulai dari pemadaman api, dan penyelamatan warga yang terjebak di dalam lokasi TKK tersebut tak lepas dari koordinasi dan kerjasama antara BPBD, Damkar dan Dinas Kesehatan Kota Makassar.

Dimana personel Damkar sendiri sangat cepat. Ia tiba 5 menit setelah menerima laporan kejadian kebakaran tersebut dengan menurunkan 30 unit armada dan 125 personil dari berbagai posko terdekat untuk segera memadamkan kobaran api. Alhasil api mampu dipadamkan total kurang lebih satu jam.

“Saya akui respon Damkar sangat cepat. Jadi kita punya grup yang isinya itu personel Damkar dan BPBD. Setiap ada kejadian kita sama-sama tahu dan sepaket turun langsung. Apalagi di TSM, pasti banyak anak-anak yang berada di sana sehingga kami mengerahkan semua personil kita,” ungkapnya.

Hendra juga mengungkapkan pihaknya telah mendirikan posko pengaduan hingga kondisi kembali kondusif. Pendirian posko tersebut guna menjadi tempat pelayanan pengaduan dan koordinasi dengan pihak berwajib seperti kepolisian.

Dari posko tersebut Hendra berhasil mengumpulkan data korban akibat kebakaran di TSM sebanyak 37 orang yang didominasi oleh orang dewasa.

“Semalam telah dilarikan ke RS terdekat. Dan infonya pagi ini dari 37 orang yang dirawat tersisa hanya 4 orang saja yang masih dirawat di RS. Satu diantaranya ada anak-anak yang harus menjalani operasi pada dada dan lengannya mendapat jahitan luka,” pungkasnya.

Atas kejadian tersebut, BPBD akan mengumpulkan informasi lebih lanjut terkait pengamanan kebakaran pada tim Building TSM. Dan segera akan melakukan pertemuan untuk membicarakan hal tersebut.

“Ini menyangkut nyawa orang di tempat umum. Apalagi mall, kita harus duduk bersama dan mencari sebab dan solusi untuk kedepannya,” pungkas Hendra.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Azahra Asal Kolaka Utara Curi Perhatian di Audisi DA8 Sidrap, Disebut Mirip Mila DA7

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP – Ajang pencarian bakat dangdut terbesar di Tanah Air, D’Academy 8, kembali melahirkan sorotan baru dari panggung audisi daerah. Kali ini, perhatian publik tertuju pada Azahra, peserta asal Kolaka Utara, yang tampil memukau dalam audisi yang digelar di Sidenreng Rappang (Sidrap).

Sejak awal penampilan, Azahra berhasil mencuri perhatian dewan juri dan penonton. Tak hanya karena kualitas vokalnya yang khas dan berkarakter, tetapi juga karena kemiripan wajah serta gaya panggungnya dengan Mila, salah satu jebolan ajang D’Academy 7. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri yang membuatnya cepat dikenali dan diperbincangkan.

Dengan pembawaan yang percaya diri, Azahra mampu melewati tahapan awal audisi hingga mencapai level penjurian artis. Capaian ini menjadi langkah penting yang membuka peluang besar baginya untuk melangkah lebih jauh di kompetisi bergengsi yang disiarkan oleh Indosiar tersebut.

Meski demikian, perjalanan Azahra masih panjang. Ia harus menghadapi seleksi yang lebih ketat di tingkat nasional sebelum bisa memastikan tempat di babak final audisi. Tantangan ini menuntut konsistensi, peningkatan kualitas vokal, serta kemampuan panggung yang lebih matang.

Secara umum, peluang Azahra dinilai cukup terbuka. Industri dangdut televisi, khususnya melalui ajang seperti D’Academy, dikenal mampu melihat potensi komersial setiap peserta. Karakter unik, latar belakang cerita, hingga daya tarik personal menjadi bagian penting dalam menentukan langkah seorang kontestan.

Sebagai salah satu program dengan rating tertinggi di genre musik dangdut, D’Academy telah banyak melahirkan bintang-bintang baru yang sukses di kancah nasional. Dengan bekal talenta dan ciri khas yang dimiliki, Azahra berpeluang mengikuti jejak para pendahulunya untuk bersinar di panggung megah Indosiar.

Kini, publik menanti langkah berikutnya dari Azahra—apakah ia mampu menembus ketatnya persaingan dan menjadi salah satu bintang baru dangdut Indonesia.

Continue Reading

Trending