Connect with us

Jaminkan Kerja Bersih, Dinas PU Makassar Lakukan Pelayanan Sedot Tinja Murah ke Warga

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar terus memberikan layanan yang baik kepada masyarakat. Salah satu layanan yang diutamakan adalah penyediaan layanan sedot tinja dengan harga yang murah dan jaminan kebersihan yang terjamin.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pal Makassar, Hamka Darwis.SH.MH mengatakan bahwa layanan sedot tinja ini merupakan layanan rutin yang diberikan oleh dinas PU setiap bulannya. Tujuan dari layanan ini adalah untuk membantu warga yang membutuhkan dalam mengatasi permasalahan sanitasi dan lingkungan.

Kami memberikan layanan ini dengan harga yang sangat terjangkau dan kualitas yang terjamin bersih. Kami juga melakukan pelayanan secara rutin setiap bulannya untuk memberikan kepastian kepada masyarakat,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (28/04/2023).

Menurut Hamka, layanan sedot tinja ini sangat penting untuk menjaga kesehatan masyarakat dan lingkungan sekitarnya. Karena, jika tinja tidak dikelola dengan baik, maka dapat menimbulkan bau tidak sedap dan bahaya kesehatan bagi warga sekitar.

“Kami berharap dengan adanya layanan sedot tinja ini, masyarakat dapat lebih sadar akan pentingnya menjaga sanitasi dan lingkungan sekitar. Sehingga, kesehatan dan kebersihan lingkungan dapat terjaga dengan baik,” ujarnya.

Layanan sedot tinja ini dapat diakses oleh masyarakat dengan harga yang sangat terjangkau. Dinas PU Makassar memberikan harga yang murah untuk layanan ini, dengan harga hanya Rp. 250.000,- per tangki.

Selain itu, pelayanan ini juga dijamin kebersihan dan profesionalitasnya, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan kualitas pelayanan yang diberikan.

Pelayanan ini sudah dimulai sejak Januari 2023 lalu dan telah melakukan penyedotan tinja di 433 titik yang ada di Kota Makassar.

Dengan adanya layanan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih sadar akan pentingnya menjaga sanitasi dan lingkungan sekitar. Sehingga, kesehatan dan kebersihan lingkungan dapat terjaga dengan baik.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Implementasi Program Nyata, Sidrap Era Syaharuddin Alrif Tunjukkan Penurunan Kemiskinan Signifikan

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP – Implementasi program pro rakyat yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) di bawah kepemimpinan Bupati H. Syaharuddin Alrif menunjukkan hasil nyata. Kabupaten penghasil beras terbesar di Sulawesi Selatan itu berhasil mencatatkan diri sebagai salah satu daerah dengan tingkat kemiskinan terendah di Sulsel.

Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan pada September 2025, Kabupaten Sidrap menempati posisi ketiga terendah tingkat kemiskinan dari 23 kabupaten/kota se-Sulsel. Persentase penduduk miskin di Sidrap tercatat sebesar 4,91 persen, hanya berada di bawah Kota Makassar (4,43 persen) dan Kota Parepare (4,44 persen).

Capaian ini diraih pada masa kepemimpinan pasangan Syaharuddin Alrif–Nurkanaah yang resmi memimpin Kabupaten Sidrap sejak 20 Februari 2025 lalu.

Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut dan menegaskan bahwa hasil ini merupakan buah dari kerja kolektif seluruh elemen daerah.

“Alhamdulillah, ini kabar gembira bagi Kabupaten Sidrap. Capaian ini tidak lepas dari kerja sama seluruh pihak, mulai dari jajaran pemerintah, stakeholder, hingga partisipasi aktif masyarakat,” ujar Syaharuddin Alrif.

Ia menambahkan, sejak awal pemerintahannya berkomitmen menghadirkan kebijakan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, terutama kelompok rentan, petani, dan pelaku usaha kecil.

Pengamat pemerintahan, Dr. Andi Fadli, menilai keberhasilan Sidrap menekan angka kemiskinan tidak terlepas dari kemampuan kepala daerah dalam mengimplementasikan program secara konsisten dan terukur.

“Capaian yang diraih Sidrap saat ini di bawah nahkoda H. Syaharuddin Alrif tidak datang secara instan. Program-program yang dijanjikan kepada masyarakat mampu dijabarkan dengan baik dalam kebijakan nyata. Hasilnya terlihat jelas, kemiskinan menurun dan Sidrap tumbuh menjadi kabupaten dengan pencapaian yang signifikan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dr. Andi Fadli menyoroti kemajuan Sidrap di berbagai sektor pembangunan, dengan sektor pertanian sebagai penopang utama. Sebagai lumbung pangan Sulawesi Selatan, Sidrap dinilai berhasil menjaga produktivitas pertanian melalui penguatan irigasi, bantuan sarana produksi, pendampingan petani, serta kepastian distribusi hasil panen.

Selain pertanian, pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, dan kesehatan juga menunjukkan perbaikan yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dengan capaian ini, Kabupaten Sidrap kian mengukuhkan diri sebagai salah satu daerah dengan tata kelola pembangunan yang efektif di Sulawesi Selatan, sekaligus menjadi contoh bahwa program pro rakyat yang terimplementasi dengan baik mampu menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat.

Continue Reading

Trending