Panitia Hari Jadi ke 354 Sulsel Terbentuk, Ragam Kegiatan Sedang Dirancang

Kitasulsel—Makassar—Panitia hari jadi ke 354 Provinsi Sulsel yang jika tak ada aral melintang puncaknya akan dilaksanakan pada Agustus mendatang telah terbentuk.
Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulsel terlibat dalam kepanitiaan tersebut.

Dalam SK kepanitiaan, ditunjuk sebagai Ketua Panitia adalah Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulsel Ahmadi Akil.
Dalam rapat kepanitiaan pertama, Jumat (26/5/2023) di ruang pola Kantor Gubernur, Ahmadi Akil mengatakan bahwa untuk sementara masih digodok mengenai tema dan logo hari jadi Sulsel.

“Untuk logo ada dua sistem yang bisa kita pakai. Saya berharap Dinas Kominfo-SP Sulsel yang membuat logo dan sistem kedua ada yang mengusulkan tadi di rapat untuk logo agar disayembarakan,” jelas Ahmadi Akil.
Kendati belum ada keputusan agenda kegiatan, namun dalam proses rapat kepanitiaan pertama tersebut muncul sejumlah wacana untuk kegiatan seperti Katinting Race, gerak anti mager, perlombaan yang merakyat dan lain sebagainya.
“Pekan depan kita akan tabulasi semua usulan oleh Bidang-bidang untuk kita rapatkan lagi,” ujar Ahmadi.(*)

Pemkot Makassar
Munafri Jenguk Korban Pembakaran Gedung DPRD di RS

Kitasulsel–MAKASSAR Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin bergerak cepat mengunjungi korban pegawai Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar yang tengah dirawat di Rumah Sakit Grestelina, Jl. Letjend Hertasning, Makassar, Sabtu (30/8/2025) dini hari sekitar pukul 05.30 WITA.
Wali Kota Munafri, didampingi Sekda Makassar, Andi Zulkifly Nanda, Kepala Dinas Komunikasi dan Infromatika (Diskominfo) Kota Makassar Muhammad Roem.

Mereka, sejak Jumat malam, tetap bermalam dan memantau kondisi di Kantor Balai Kota, menjelang subuh dini hari, setelah sholat langsung bergegas menuju RS.
Kunjungan ini dilakukan menyusul insiden brutal aksi demonstrasi mahasiswa yang berujung pembakaran Gedung DPRD Makassar pada Jumat (29/8/2025) malam.

Akibat peristiwa tersebut, sejumlah pegawai Pemkot yang bertugas di kantor DPRD menjadi korban. Bahkan ada meninggal dunia.
Tercatat empat pegawai menjadi korban sehingga dirawat. Tiga orang saat ini masih menjalani perawatan intensif di IGD RS Grestelina.
Mereka adalah Saba alias Sahabuddin (staf), Arief (cleaning service), dan Heriyanto (staf) yang bahkan harus dipasang selang untuk penanganan medis lebih lanjut.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyampaikan rasa prihatin atas kejadian ini. Ia memastikan seluruh biaya perawatan para korban akan mendapatkan perhatian penuh dari pemerintah kota.
“Semoga cepat pulih, ada upaya penanganan medis berjalan maksimal,” ujar Munafri saat menjenguk korban di RS Grestelina.
Kunjungan langsung Wali Kota ini menjadi wujud kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, sekaligus bentuk kepedulian terhadap aparatur yang menjadi korban dalam insiden tersebut.(*)
-
2 tahun ago
Informasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics11 bulan ago
Indo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
1 tahun ago
Tangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun ago
Pj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
2 tahun ago
Video Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
1 tahun ago
IBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur
-
3 tahun ago
Dari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
1 tahun ago
Duet Birokrat dan Legislatif, NasDem Usung Syahar-Kanaah di Pilkada Sidrap
You must be logged in to post a comment Login