Connect with us

/www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 153
">
Warning: Undefined array key 0 in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 153

Warning: Attempt to read property "cat_name" on null in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 153

Kadisdik dan Bunda PAUD Kota Makassar Gelar Sosialisasi Transisi PAUD-SD

Published

on

KItasulsel–MAKASSAR,- Pokja PAUD Kota Makassar menggelar sosialisasi transisi PAUD ke SD dengan konsep yang menyenangkan kepada pengurus Pokja PAUD dan  Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Kota Makassar.

Sosialisasi ini dipimpin langsung oleh Bunda PAUD Kota Makassar Indira Yusuf Ismail didampingi oleh Kepala Disdik dan Ketua Pokja PAUD di Baruga Anging Mamiri, Senin (5/06/2023).

Sebanyak 50 Pengurus IGTKI Perempuan Kota Makassar yang merupakan kepala sekolah hadir dalam sosialisasi tersebut.

Kepala Disdik Kota Makassar Muhyiddin menjelaskan sosialisasi ini dalam rangka pemberian arahan terkait regulasi baru yang tertuang dalam surat Edaran No. 0759/C/HK.04.01/2023. Kebijakan itu mengatur tentang penguatan transisi dari jenjang TK ke SD yang menyenangkan.

Kepala Disdik pun menuturkan khusus di Kota Makassar, regulasi baru transisi PAUD ke SD akan dijalankan melalui program sekolah terintegrasi Disdik Makassar dengan persiapan bersekolah satu tahun pra SD.

“Kegiatan kita hari ini, kita sudah ada program sekolah 10 tahun, jadi dalam transisi itu ada wajib satu tahun pra SD, sudah ada Perwali dari Wali Kota Makassar,” urai dia.

Sementara itu, Indira mendukung penuh program transisi  PAUD ke SD tersebut. Melalui sosialisasi ini, dirinya ingin menyatukan persepsi pengurus IGTKI terkait program yang akan dijalankan terhadap regulasi baru tersebut.

“Transisi PAUD ke SD itu kita sama-sama menyusun konsep pendidikan yang menyenangkan sehingga anak-anak mau belajar,” jelasnya.

Lanjut, Indira menganggap transisi PAUD ke SD adalah proses penting yang dapat mempengaruhi keberhasilan anak dalam melakukan penyesuaian di jenjang pendidikan dasar.

Sehingga, Indira ingin agar para guru memberikan pembelajaran bukan hanya sekedar formalitas harian. Guru perlu memikirkan bagaimana membangun kemampuan pada anak secara bertahap dari PAUD Hingga SD.

“Kita harus pikirkan apa yang kita mau lakukan dengan anak-anak kita ini, bukan sekedar masuk pagi pulang sore, tapi bagaimana kita menciptakan suasana agar kita bahagia mengajar sehingga anak-anak senang belajar,” kata Indira.

Indira berharap  semua pihak terkait dan secara khusus hari ini, para Kepala Sekolah dan Penyelenggara PAUD berperan aktif dalam menyukseskan Gerakan Transisi PAUD menuju Sekolah Dasar.

Continue Reading
Click to comment

Warning: Undefined variable $user_ID in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/comments.php on line 49

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply


Warning: Undefined array key 0 in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 493

Warning: Attempt to read property "cat_ID" on null in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 493

NEWS

Menteri Agama Bersama Sivitas UIN Raden Fatah Palembang Gelar Aksi Ekoteologi Lewat Eco Enzyme dan Tebar Bibit Ikan

Published

on

Kitasulsel–PALEMBANG Nasaruddin Umar bersama sivitas akademika UIN Raden Fatah Palembang melakukan aksi pelestarian lingkungan dengan menuang Eco Enzyme dan menebar bibit ikan di kawasan Jembatan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Raden Fatah Palembang, Rabu (13/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program Ekoteologi yang bertujuan memperkuat kesadaran pelestarian lingkungan hidup sekaligus membangun budaya kampus yang berorientasi pada keberlanjutan ekologi.

Dalam sambutannya, Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa konsep ekoteologi menegaskan hubungan harmonis antara manusia dan alam sebagai bagian dari ciptaan Allah.

Ia menekankan bahwa pemanfaatan Eco Enzyme merupakan salah satu langkah konkret dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian alam.

“Kesadaran ekoteologi mengajarkan kita untuk menyayangi seluruh makhluk dan tidak merusak alam. Melalui Eco Enzyme, kita berupaya menghadirkan langkah nyata dalam menjaga lingkungan agar tetap lestari dan memberi manfaat bagi kehidupan,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Muhammad Adil beserta jajaran pimpinan universitas, para dekan fakultas, ketua lembaga, kepala biro, dan pimpinan unit kerja di lingkungan kampus.

Muhammad Adil menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen kampus dalam mendukung program ekoteologi serta memperkuat budaya peduli lingkungan di kalangan sivitas akademika.

Menurutnya, program Eco Enzyme dan penebaran bibit ikan menjadi bentuk nyata dukungan UIN Raden Fatah Palembang terhadap konsep kampus hijau dan pembangunan berkelanjutan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kesadaran kepada seluruh civitas akademika bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Program Eco Enzyme dan penebaran bibit ikan ini menjadi wujud nyata komitmen UIN Raden Fatah dalam mendukung kampus hijau dan keberlanjutan lingkungan,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat dan dunia pendidikan untuk terus memperkuat gerakan pelestarian lingkungan melalui aksi nyata yang berkelanjutan.

Continue Reading

Trending