Connect with us

Wawali Makassar Bersama Ratusan Satgas Gelar Aksi Bersih-Bersih Pasar Pabaeng-Baeng

Published

on

Kitasulsel—MAKASSAR,— Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi  terlibat langsung dalam aksi kegiatan bersih-bersih di Pasar Pabaeng-baeng, Jumat (9/06/2023).

Ia turun bersama ratusan satgas yang tergabung dalam satgas kebersihan, Dinas PU, BPBD, Pemadam Kebakaran, Dinas Perhubungan, PD Pasar, Satpol PP serta Indofood.

Aksi bersih-bersih pasar ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2023 yang jatuh setiap tanggal 5 Juni.

Ia menyusuri pasar Pabaeng-baeng. Dimulai dari sisi pinggir kanal. Dengan memakai Toa, Fatmawati Rusdi membagi dan mengarahkan para petugas kebersihan agar lebih efisien dalam mengambil sampah yang berada di kanal.

Lalu ia masuk menyisir kompleks pasar sambil menghimbau agar para pedagang dan pembeli tidak membuang sampah langsung ke dalam kanal.

Sembari menghimbau, Fatmawati juga ikut mengambil sampah yang berserakan di dalam pasar.

“Hari ini kita punya banyak sekali PR apalagi soal persampahan. Tolong jangan buang sampah langsung ke kanal. Jagai Makassarta dari sampah berserakan. Karena ini jadi tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Kata Fatmawati, aksi bersih-bersih ini tidak sampai hari ini saja namun akan berlanjut terus menerus.

“Bukan seremoni biasa. Saya tidak suka kalau hanya datang foto-foto tapi tidak kerja. Ini aksi kita bersama menjaga lingkungan kita. Kanal kita dari sampah,” serunya.

Rencananya, besok Fatma akan turun kembali mengecek hasil kerja para satgas yang turun.

Ia berharap melalui aksi ini dapat menciptakan kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah di sembarang tempat.

“Semua masyarakat sudah harus menyadari dan mencintai lingkungan jika ingin hidup dengan sehat hingga lingkungan ini dinikmati anak cucunya kelak,” imbuhnya.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Sahroni Minta Polri Kejar Seluruh Pelaku Penyerangan yang Tewaskan Tiga Polisi di Katingan

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menyampaikan duka cita atas gugurnya tiga anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan, Kalimantan Tengah, saat melakukan penggerebekan terhadap bandar narkoba di Desa Tumbang Kelemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kamis (2/7/2026).

Sahroni menyebut pengorbanan ketiga personel tersebut merupakan bentuk dedikasi luar biasa dalam menjalankan tugas memberantas peredaran narkotika.

“Turut berduka bagi tiga anggota yang telah gugur. Semoga keluarga yang ditinggalkan tetap istikamah,” ujar Sahroni kepada wartawan, Minggu (5/7/2026).

Ia juga berharap pimpinan Kepolisian Republik Indonesia memberikan penghargaan yang layak atas pengabdian para anggota yang gugur dalam menjalankan tugas negara.

“Gugur dalam perjuangan itu suatu perjuangan besar yang patut diapresiasi oleh pimpinan Polri,” katanya.

Selain menyampaikan belasungkawa, Sahroni meminta Polri bergerak cepat memburu seluruh pelaku yang terlibat dalam penyerangan tersebut. Menurutnya, aparat tidak boleh lengah karena tindakan terhadap petugas penegak hukum merupakan ancaman serius.

“Kejar semua pelaku dan tindak tegas semua yang terlibat, jangan lemah, ini berbahaya,” tegasnya.

Ia juga meminta aparat tidak berhenti pada pelaku lapangan, tetapi mengusut hingga ke jaringan dan bandar narkoba yang menjadi target operasi.

“Kejar juga bandar besarnya dan jangan lengah,” tambahnya.

Dalam insiden tersebut, tiga personel Satresnarkoba Polres Katingan gugur, yakni Aipda Yudhie Perdana Putra, Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana, dan Aiptu Sumaryanto.

Aipda Yudhie Perdana Putra meninggal dunia akibat luka bacok saat penggerebekan berlangsung. Sementara jasad Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana ditemukan di Sungai Katingan pada Sabtu (4/7/2026). Adapun jasad Aiptu Sumaryanto ditemukan mengapung di tepi Sungai Katingan, wilayah Desa Tumbang Kelemei, pada Minggu (5/7/2026).

Hingga saat ini, kepolisian telah mengamankan dua terduga pelaku berinisial S dan R. Aparat masih melakukan pengejaran terhadap sejumlah pelaku lain yang diduga terlibat dalam penyerangan terhadap anggota kepolisian tersebut.

Continue Reading

Trending