Connect with us

Camat Tallo Dampingi Walikota Makassar Kunjungi Kapal Perang Angkatan Laut Italia

Published

on

Kitasulsel—Makassar– Sebanyak 17 arrmada kapal perang asing (KPA) berlabuh di laut Makassar (pelabuhan Soekarno – Hatta) untuk memeriahkan kegiatan Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2023 yang diikuti 36 negara di Kota Makassar.

Salah satunya adalah milik Angkatan Laut Italia (Italian Navi Ship) Francesko Morosini. Pada Jumat, (09/06/2023) Walikota Makassar, Ir. Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto berkesempatan mengunjungi kapal perang tersebut.

Terpantau Camat Tallo, Alamsyah Sahabuddin, S.STP, M.Si ikut mendampingi Walikota Makassar dua periode ini. Selain itu hadir pula Camat Sangkarrang, H. Ramli Lallo, S.PD, M.Pd, Kepala Badan Kesbangpol Kota Makassar, Andi Cakra dari Dinas Pemadam Kebakaran dan beberapa orang perwakilan SKPD.

“Hari ini kami mendampingi bapak Walikota Makassar mengunjungi kapal perang Italia. Kunjungan ini bagian dari tindak lanjut dari pertemuan antara bapak Walikota Makassar dengan Duta Besar Italia beberapa hari lalu,” ucap Alamsyah.

Sekedar diketahui, Walikota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mendapat kehormatan bisa berdiskusi bersama dengan Duta Besar Italia, H.E Benedetto Latteri, di Executive Lounge Hotel Claro Makassar, pada Selasa, 6 Juni 2023.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Implementasi Program Nyata, Sidrap Era Syaharuddin Alrif Tunjukkan Penurunan Kemiskinan Signifikan

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP – Implementasi program pro rakyat yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) di bawah kepemimpinan Bupati H. Syaharuddin Alrif menunjukkan hasil nyata. Kabupaten penghasil beras terbesar di Sulawesi Selatan itu berhasil mencatatkan diri sebagai salah satu daerah dengan tingkat kemiskinan terendah di Sulsel.

Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan pada September 2025, Kabupaten Sidrap menempati posisi ketiga terendah tingkat kemiskinan dari 23 kabupaten/kota se-Sulsel. Persentase penduduk miskin di Sidrap tercatat sebesar 4,91 persen, hanya berada di bawah Kota Makassar (4,43 persen) dan Kota Parepare (4,44 persen).

Capaian ini diraih pada masa kepemimpinan pasangan Syaharuddin Alrif–Nurkanaah yang resmi memimpin Kabupaten Sidrap sejak 20 Februari 2025 lalu.

Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut dan menegaskan bahwa hasil ini merupakan buah dari kerja kolektif seluruh elemen daerah.

“Alhamdulillah, ini kabar gembira bagi Kabupaten Sidrap. Capaian ini tidak lepas dari kerja sama seluruh pihak, mulai dari jajaran pemerintah, stakeholder, hingga partisipasi aktif masyarakat,” ujar Syaharuddin Alrif.

Ia menambahkan, sejak awal pemerintahannya berkomitmen menghadirkan kebijakan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, terutama kelompok rentan, petani, dan pelaku usaha kecil.

Pengamat pemerintahan, Dr. Andi Fadli, menilai keberhasilan Sidrap menekan angka kemiskinan tidak terlepas dari kemampuan kepala daerah dalam mengimplementasikan program secara konsisten dan terukur.

“Capaian yang diraih Sidrap saat ini di bawah nahkoda H. Syaharuddin Alrif tidak datang secara instan. Program-program yang dijanjikan kepada masyarakat mampu dijabarkan dengan baik dalam kebijakan nyata. Hasilnya terlihat jelas, kemiskinan menurun dan Sidrap tumbuh menjadi kabupaten dengan pencapaian yang signifikan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dr. Andi Fadli menyoroti kemajuan Sidrap di berbagai sektor pembangunan, dengan sektor pertanian sebagai penopang utama. Sebagai lumbung pangan Sulawesi Selatan, Sidrap dinilai berhasil menjaga produktivitas pertanian melalui penguatan irigasi, bantuan sarana produksi, pendampingan petani, serta kepastian distribusi hasil panen.

Selain pertanian, pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, dan kesehatan juga menunjukkan perbaikan yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dengan capaian ini, Kabupaten Sidrap kian mengukuhkan diri sebagai salah satu daerah dengan tata kelola pembangunan yang efektif di Sulawesi Selatan, sekaligus menjadi contoh bahwa program pro rakyat yang terimplementasi dengan baik mampu menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat.

Continue Reading

Trending