Connect with us

Pimpin Apel Pagi, Fatmawati Rusdi Tekankan OPD Tingkatkan Komunikasi Internal

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR,— Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi memimpin apel pagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Halaman Kantor Wali Kota Makassar, Senin (19/06/2023).

Ada beberapa poin penting yang disampaikan dalam arahannya dihadapan para ASN. Salah satunya, meningkatkan komunikasi internal di setiap OPD.

Komunikasi internal yang dimaksud bagaimana pimpinan OPD bisa satu visi dan misi serta sejalan dengan para stafnya.

“Saya masih melihat banyaknya miss komunikasi antara kepala OPD dengan bawahannya. Kepala OPD menyampaikan A, staf menginterpretasikan B. Jadi tidak nyambung. Nah, komunikasi ini lah yang harus diperbaiki dan diperjelas,” ujarnya.

Komunikasi tidak boleh dianggap sepele,  dalam sebuah pemerintahan. Karena, kata Fatmawati, komunikasi inilah faktor penting penunjang untuk mencapai tujuan bersama.

Selain itu, keberhasilan berbagai program dari Pemerintah Kota Makassar tak lepas dari komunikasi yang baik.

“Saya harap setiap OPD harus selalu mengecek  bagaimana perkembangan komunikasinya baik dengan staf kita, atasan kita, bahkan ke masyarakat. Dengan begitu semua bisa tersosialisasi dengan baik,” ungkapnya.

Diakhir sambutan, Fatmawati menyiapkan tiga hadiah spesial bagi peserta upacara yang masih mengingat arahannya pada apel Senin pekan lalu.

“Ini biar tambah semangat ikuti apel. Saya mau lihat adakah yang masih ingat arahan saya pada apel Senin pekan lalu? Tiga orang yang ingat saya sudah siapkan hadiah,” tukasnya.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Sahroni Minta Polri Kejar Seluruh Pelaku Penyerangan yang Tewaskan Tiga Polisi di Katingan

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menyampaikan duka cita atas gugurnya tiga anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan, Kalimantan Tengah, saat melakukan penggerebekan terhadap bandar narkoba di Desa Tumbang Kelemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kamis (2/7/2026).

Sahroni menyebut pengorbanan ketiga personel tersebut merupakan bentuk dedikasi luar biasa dalam menjalankan tugas memberantas peredaran narkotika.

“Turut berduka bagi tiga anggota yang telah gugur. Semoga keluarga yang ditinggalkan tetap istikamah,” ujar Sahroni kepada wartawan, Minggu (5/7/2026).

Ia juga berharap pimpinan Kepolisian Republik Indonesia memberikan penghargaan yang layak atas pengabdian para anggota yang gugur dalam menjalankan tugas negara.

“Gugur dalam perjuangan itu suatu perjuangan besar yang patut diapresiasi oleh pimpinan Polri,” katanya.

Selain menyampaikan belasungkawa, Sahroni meminta Polri bergerak cepat memburu seluruh pelaku yang terlibat dalam penyerangan tersebut. Menurutnya, aparat tidak boleh lengah karena tindakan terhadap petugas penegak hukum merupakan ancaman serius.

“Kejar semua pelaku dan tindak tegas semua yang terlibat, jangan lemah, ini berbahaya,” tegasnya.

Ia juga meminta aparat tidak berhenti pada pelaku lapangan, tetapi mengusut hingga ke jaringan dan bandar narkoba yang menjadi target operasi.

“Kejar juga bandar besarnya dan jangan lengah,” tambahnya.

Dalam insiden tersebut, tiga personel Satresnarkoba Polres Katingan gugur, yakni Aipda Yudhie Perdana Putra, Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana, dan Aiptu Sumaryanto.

Aipda Yudhie Perdana Putra meninggal dunia akibat luka bacok saat penggerebekan berlangsung. Sementara jasad Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana ditemukan di Sungai Katingan pada Sabtu (4/7/2026). Adapun jasad Aiptu Sumaryanto ditemukan mengapung di tepi Sungai Katingan, wilayah Desa Tumbang Kelemei, pada Minggu (5/7/2026).

Hingga saat ini, kepolisian telah mengamankan dua terduga pelaku berinisial S dan R. Aparat masih melakukan pengejaran terhadap sejumlah pelaku lain yang diduga terlibat dalam penyerangan terhadap anggota kepolisian tersebut.

Continue Reading

Trending