Connect with us

Persiapan Sambut APEKSI XVI, Wakil Wali Kota Makassar Pimpin Giat Bersih

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi pimpin giat bersih, persiapan sambut APEKSI XVI yang akan segera digelar di Kota Makassar.

Titik kumpul di depan monumen Mandala, Fatmawati pimpin apel gabungan tim giat bersih yang terdiri dari pasukan orange satgas kebersihan, tim dari Dinas Lingkungan Hidup Daerah, Tim Satpol PP, tim Dishub, BPBD, dan Damkar.

“Apeksi semakin dekat, pembenahan jalan-jalan utama masih perlu dilakukan, penataan dan juga pembersihan rumput di beberapa zona,” ujar Fatmawati Rusdi mengawali apel tim Giat Bersih, Kamis (6/07/2023).

Giat bersih ini akan digelar hingga beberapa hari ke depan, yang diawali sejak pukul 05.30 pagi.

“Seluruh tim dibagi kedalam 4 zona, zona pertama sepanjang jalan Sudirman, zona kedua sepanjang ruas jalan Haji Bau, zona ketiga jalan Lamadukelleng, dan zona terakhir di sepanjang Losari yang akan dibantu pula oleh UPTD Losari,” jelas Fatmawati mengarahkan masing-masing tim untuk segera ke lokasi penugasan.

Selepas membagi tim, Fatmawati Rusdi juga melakuan rolling ke masing-masing zona, untuk meninjau secara langsung, serta mengingatkan tim dari Dishub agar memperhatikan arus lalu lintas, agar selama giat bersih tidak mengakibatkan kemacetan jalan.

Sesekali Wakil Wali Kota berhenti di beberapa titik lokasi, untuk memastikan pembenahan, pemotongan rumput dan penebangan beberapa ranting dilakukan secara maksimal, cepat, dan tuntas.

“Pembentukan tim terpadu dalam setiap zona, agar pembenahan dapat dilakukan secara cepat, setelah dilakukan pemotongan segera diangkut dan dibersihkan, sehingga tidak mengganggu pengguna jalan,” lanjutnya.

Seperti giat bersih sebelumnya, dalam melakukan rolling ke masing-masing zona, Fatmawati menggunakan kendaraan patroli jaga kota.

Seluruh tim terlihat bersemangat melakukan kerja-kerja giat bersih menyambut APEKSI XVI, setelah melaksanakan tugas Wakil Wali Kota Makassar juga menyiapkan konsumsi untuk seluruh tim.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Sahroni Minta Polri Kejar Seluruh Pelaku Penyerangan yang Tewaskan Tiga Polisi di Katingan

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menyampaikan duka cita atas gugurnya tiga anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan, Kalimantan Tengah, saat melakukan penggerebekan terhadap bandar narkoba di Desa Tumbang Kelemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kamis (2/7/2026).

Sahroni menyebut pengorbanan ketiga personel tersebut merupakan bentuk dedikasi luar biasa dalam menjalankan tugas memberantas peredaran narkotika.

“Turut berduka bagi tiga anggota yang telah gugur. Semoga keluarga yang ditinggalkan tetap istikamah,” ujar Sahroni kepada wartawan, Minggu (5/7/2026).

Ia juga berharap pimpinan Kepolisian Republik Indonesia memberikan penghargaan yang layak atas pengabdian para anggota yang gugur dalam menjalankan tugas negara.

“Gugur dalam perjuangan itu suatu perjuangan besar yang patut diapresiasi oleh pimpinan Polri,” katanya.

Selain menyampaikan belasungkawa, Sahroni meminta Polri bergerak cepat memburu seluruh pelaku yang terlibat dalam penyerangan tersebut. Menurutnya, aparat tidak boleh lengah karena tindakan terhadap petugas penegak hukum merupakan ancaman serius.

“Kejar semua pelaku dan tindak tegas semua yang terlibat, jangan lemah, ini berbahaya,” tegasnya.

Ia juga meminta aparat tidak berhenti pada pelaku lapangan, tetapi mengusut hingga ke jaringan dan bandar narkoba yang menjadi target operasi.

“Kejar juga bandar besarnya dan jangan lengah,” tambahnya.

Dalam insiden tersebut, tiga personel Satresnarkoba Polres Katingan gugur, yakni Aipda Yudhie Perdana Putra, Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana, dan Aiptu Sumaryanto.

Aipda Yudhie Perdana Putra meninggal dunia akibat luka bacok saat penggerebekan berlangsung. Sementara jasad Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana ditemukan di Sungai Katingan pada Sabtu (4/7/2026). Adapun jasad Aiptu Sumaryanto ditemukan mengapung di tepi Sungai Katingan, wilayah Desa Tumbang Kelemei, pada Minggu (5/7/2026).

Hingga saat ini, kepolisian telah mengamankan dua terduga pelaku berinisial S dan R. Aparat masih melakukan pengejaran terhadap sejumlah pelaku lain yang diduga terlibat dalam penyerangan terhadap anggota kepolisian tersebut.

Continue Reading

Trending