Danny Pomanto Semangati Pelajar Makassar Lolos Paskibraka Tingkat Nasional dan Sulsel
Kitasulsel—Makassar—Agusaryanto siswa SMA Negeri 21 Makassar terpilih menjadi anggota Paskibraka Tingkat Nasional mewakili Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menyambut hangat anggota Paskibraka yang lulus seleksi baik di tingkat nasional maupun provinsi.
Ia juga bangga karena ada perwakilan dari Makassar yang lolos dan mewakili provinsi ke tingkat nasional ikut mengibarkan bendera di Istana Negara 17 Agustus 2023, nanti.
“Paskibraka itu orang pilihan karena membawa nama baik daerah dan sekolah. Tapi saat lulus di tingkat provinsi atau nasional kita membawa nama baik daerah masing-masing,” kata Wali Kota Danny Pomanto saat menerima anggota Paskibraka delegasi Makassar, di Amirullah, Kamis (6/07/2023).
Membawa nama baik Kota Makassar, Danny Pomanto mengingatkan anggota Paskibraka agar menjaga mental dan kesehatan jelang pengibaran bendera HUT RI ke-78, Agustus 2023 mendatang.
“Mental itu yang paling menentukan, jangan minder. Kota Makassar sudah diakui di dunia. Jadikan ini sebagai motivasi,” tuturnya.
Danny Pomanto juga meminta seluruh anggota Paskibraka baik di tingkat nasional dan provinsi untuk tetap fokus agar bisa menjalankan tugas dengan baik.
Termasuk menitip pesan agar selalu bersikap tawaddu dan profesional dalam menjalankan tugas sehingga membawa nama harum Kota Makassar.
“Kita harus fokus. Paskibraka itu intinya adalah fokus sehingga membuat kita lebih konsentrasi. Kalau kita fokus semua indra kita bekerja,” ujar Danny Pomanto.
Sementara, Ketua Purna Paskibraka Indonesia Kota Makassar Annas Sudirman mengatakan ada dua pelajar asal Makassar yang dikirim ke tingkat nasional mewakili Sulsel.
“Jadi ada satu putra dan satu putri yang kita kirim ke tingkat nasional. Putri ini dia bersifat cadangan,” ucapnya.
Ia menyampaikan ada 461 orang peserta yang mendaftar melalui sistem online yang dinilai langsung Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP).
“15 Juli sudah diberangkatkan untuk prosesi karantina tingkat nasional. Sedangkan untuk provinsi di awal Agustus. Itu ada enam orang perwakilan Makassar yang lolos,” tutupnya.
NEWS
Sahroni Minta Polri Kejar Seluruh Pelaku Penyerangan yang Tewaskan Tiga Polisi di Katingan
Kitasulsel–JAKARTA Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menyampaikan duka cita atas gugurnya tiga anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan, Kalimantan Tengah, saat melakukan penggerebekan terhadap bandar narkoba di Desa Tumbang Kelemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kamis (2/7/2026).
Sahroni menyebut pengorbanan ketiga personel tersebut merupakan bentuk dedikasi luar biasa dalam menjalankan tugas memberantas peredaran narkotika.
“Turut berduka bagi tiga anggota yang telah gugur. Semoga keluarga yang ditinggalkan tetap istikamah,” ujar Sahroni kepada wartawan, Minggu (5/7/2026).
Ia juga berharap pimpinan Kepolisian Republik Indonesia memberikan penghargaan yang layak atas pengabdian para anggota yang gugur dalam menjalankan tugas negara.
“Gugur dalam perjuangan itu suatu perjuangan besar yang patut diapresiasi oleh pimpinan Polri,” katanya.
Selain menyampaikan belasungkawa, Sahroni meminta Polri bergerak cepat memburu seluruh pelaku yang terlibat dalam penyerangan tersebut. Menurutnya, aparat tidak boleh lengah karena tindakan terhadap petugas penegak hukum merupakan ancaman serius.
“Kejar semua pelaku dan tindak tegas semua yang terlibat, jangan lemah, ini berbahaya,” tegasnya.
Ia juga meminta aparat tidak berhenti pada pelaku lapangan, tetapi mengusut hingga ke jaringan dan bandar narkoba yang menjadi target operasi.
“Kejar juga bandar besarnya dan jangan lengah,” tambahnya.
Dalam insiden tersebut, tiga personel Satresnarkoba Polres Katingan gugur, yakni Aipda Yudhie Perdana Putra, Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana, dan Aiptu Sumaryanto.
Aipda Yudhie Perdana Putra meninggal dunia akibat luka bacok saat penggerebekan berlangsung. Sementara jasad Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana ditemukan di Sungai Katingan pada Sabtu (4/7/2026). Adapun jasad Aiptu Sumaryanto ditemukan mengapung di tepi Sungai Katingan, wilayah Desa Tumbang Kelemei, pada Minggu (5/7/2026).
Hingga saat ini, kepolisian telah mengamankan dua terduga pelaku berinisial S dan R. Aparat masih melakukan pengejaran terhadap sejumlah pelaku lain yang diduga terlibat dalam penyerangan terhadap anggota kepolisian tersebut.
-
Nasional1 tahun agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur









You must be logged in to post a comment Login