Bupati Nganjuk Tertarik Belajar Pengembangan Pertanian Mandiri Benih yang Diinisiasi Gubernur Andi Sudirman
Kitasulsel—Makassar—Kabupaten Nganjuk dari Provinsi Jawa Timur melirik sejumlah inovasi Pemprov Sulsel dibawah kepemimpinan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman.
Hal itu diakui saat Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menerima kunjungan Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Kamis 6 Juli 2023.
“Kami menerima kunjungan Bapak Bupati Nganjuk, Provinsi Jawa Timur sekaligus bersilaturahmi. Kami menyampaikan Sulawesi Selatan memiliki beragam suku, budaya, pariwisata, pertanian dan kekayaan alam yang melimpah,” ujar Andi Sudirman.
“Bapak Bupati melirik dengan sejumlah prioritas kami, seperti pengembangan wisata yang diintervensi melalu bantuan keuangan Provinsi ke Kabupaten/Kota, maupun program Mandiri Benih,” tuturnya.
Mandiri Benih merupakan program prioritas Pemprov Sulsel yang diinisiasi oleh Gubernur Andi Sudirman Sulaiman untuk memberikan bantuan benih padi gratis yang unggul. Benih yang dibagikan ke masyarakat minim penggunaan bahan kimia dan penangkaran dilakukan di Sulsel oleh Instalasi kebun benih milik Pemprov Sulsel bekerja sama dengan para petani penangkar.
Selama tahun 2022 hingga tahun 2023 ini, Pemprov Sulsel membagikan benih padi gratis untuk 200 ribu hektar lahan pertanian masyarakat.
Sementara itu, Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, memuji program Mandiri Benih yang diinisiasi oleh Gubernur termuda di Indonesia itu. Bahkan dirinya berencana untuk mengarahkan OPD terkait didaerahnya untuk belajar mandiri benih.
“Ada beberapa poin yang kita ingin belajar (di Sulsel), termasuk pengembangan pertanian dan pengembangan wisata. Luar biasa. Kita lebih senior, tapi tidak salah kalau kita berguru pada yang muda-muda (Gubernur Andi Sudirman), untuk mengembangkan wilayah yang akan saya bawa ke Kabupaten Nganjuk,” bebernya.
Ia pun mengapresiasi sejumlah program Pemprov Sulsel yang lainnya. Termasuk kepemimpinan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman.
“Alhamdulillah saya mencoba untuk belajar Mas Gubernur (Andi Sudirman) karena masih muda, beliau orangnya energik, pintar, cerdas, ada beberapa point tadi kita pingin belajar. Keren pokoknya Sulsel,” pungkasnya. (*)
NEWS
Sahroni Minta Polri Kejar Seluruh Pelaku Penyerangan yang Tewaskan Tiga Polisi di Katingan
Kitasulsel–JAKARTA Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menyampaikan duka cita atas gugurnya tiga anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan, Kalimantan Tengah, saat melakukan penggerebekan terhadap bandar narkoba di Desa Tumbang Kelemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kamis (2/7/2026).
Sahroni menyebut pengorbanan ketiga personel tersebut merupakan bentuk dedikasi luar biasa dalam menjalankan tugas memberantas peredaran narkotika.
“Turut berduka bagi tiga anggota yang telah gugur. Semoga keluarga yang ditinggalkan tetap istikamah,” ujar Sahroni kepada wartawan, Minggu (5/7/2026).
Ia juga berharap pimpinan Kepolisian Republik Indonesia memberikan penghargaan yang layak atas pengabdian para anggota yang gugur dalam menjalankan tugas negara.
“Gugur dalam perjuangan itu suatu perjuangan besar yang patut diapresiasi oleh pimpinan Polri,” katanya.
Selain menyampaikan belasungkawa, Sahroni meminta Polri bergerak cepat memburu seluruh pelaku yang terlibat dalam penyerangan tersebut. Menurutnya, aparat tidak boleh lengah karena tindakan terhadap petugas penegak hukum merupakan ancaman serius.
“Kejar semua pelaku dan tindak tegas semua yang terlibat, jangan lemah, ini berbahaya,” tegasnya.
Ia juga meminta aparat tidak berhenti pada pelaku lapangan, tetapi mengusut hingga ke jaringan dan bandar narkoba yang menjadi target operasi.
“Kejar juga bandar besarnya dan jangan lengah,” tambahnya.
Dalam insiden tersebut, tiga personel Satresnarkoba Polres Katingan gugur, yakni Aipda Yudhie Perdana Putra, Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana, dan Aiptu Sumaryanto.
Aipda Yudhie Perdana Putra meninggal dunia akibat luka bacok saat penggerebekan berlangsung. Sementara jasad Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana ditemukan di Sungai Katingan pada Sabtu (4/7/2026). Adapun jasad Aiptu Sumaryanto ditemukan mengapung di tepi Sungai Katingan, wilayah Desa Tumbang Kelemei, pada Minggu (5/7/2026).
Hingga saat ini, kepolisian telah mengamankan dua terduga pelaku berinisial S dan R. Aparat masih melakukan pengejaran terhadap sejumlah pelaku lain yang diduga terlibat dalam penyerangan terhadap anggota kepolisian tersebut.
-
Nasional1 tahun agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur









You must be logged in to post a comment Login