Connect with us

Kolaborasi Diskop-PKK Makassar Sukses Gelar SMES Expo 2023

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR,- Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar berkolaborasi dengan TP PKK Kota Makassar sukses menggelar SMES Expo 2023. Acara yang berlangsung di Trans Studio Mall Makassar ini berlangsung selama tiga hari, 11-13 Agustus 2023.

SMES Expo 2023 merupakan media untuk mempromosikan produk-produk unggulan beserta peluang bisnis dan investasi yang dimiliki oleh UMKM binaan Dinas Koperasi. Di samping itu, kegiatan ini juga dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-78.

Kepala Dinas Koperasi Kota Makassar, Muhammad Rheza mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan langkah penting dalam memajukan UMKM di Kota Makassar.

“Kolaborasi yang baik antara Dinas Koperasi dan PKK Kota Makassar telah menghasilkan platform yang memungkinkan para pelaku UMKM untuk berbagi pengetahuan, memamerkan produk-produk berkualitas, dan mengembangkan jejaring bisnis yang kuat,” ujarnya.

Ada berbagai bentuk kegiatan yang digelar pada acara ini. Di antaranya Business Matching, Penampilan Tari Tradisional, Penampilan Band, Talkshow Literasi Keuangan, Talkshow Strategi Marketing, Talkshow Kredit Usaha Rakyat, dan Lomba Inovasi Produk UMKM.

Pihak PKK Kota Makassar, yang juga berperan penting dalam kesuksesan acara ini, turut mengorganisir berbagai kegiatan menarik seperti Lomba Inovasi Produk PKK, PKK’s Got Talent, PKK Tiktok Challenge, dan Lomba Kreasi Payung PKK.

“Kami bangga dapat berkolaborasi dengan Dinas Koperasi untuk memajukan UMKM di kota kita. Expo ini adalah langkah awal yang solid menuju pemberdayaan ekonomi lokal,” tutur Sekretaris TP PKK Kota Makassar, Iin Yusuf Madjid.

SMES Expo 2023 juga menarik perhatian para pengusaha muda, pelaku industri kreatif, dan investor. Berbagai produk unik dan kreatif dari UMKM Makassar berhasil mencuri perhatian, membuktikan bahwa potensi ekonomi lokal mampu bersaing di pasar nasional dan bahkan internasional.

Keberhasilan SMES Expo 2023 menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mengembangkan ekonomi lokal. Acara ini telah memberikan peluang dan wadah bagi UMKM untuk bersaing secara sehat, berinovasi, dan tumbuh bersama.

“Diharapkan, acara ini akan menjadi tradisi tahunan yang dapat terus menginspirasi dan menghasilkan dampak positif bagi Kota Makassar,” pungkas Iin.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Pemkot Makassar

LONTARA+ Antar Wali Kota Munafri Raih Golden Leader JMSI Award 2026

Published

on

KITASULSEL—SERANG — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali mengukir prestasi nasional. Kali ini, ia berhasil meraih Golden Leader Jaringan Media Siber (JMSI) Award 2026.

Munafri Arifuddin, S.H., yang akrab disapa Appi, merupakan Wali Kota Makassar periode 2025–2030 dan resmi dilantik pada 20 Februari 2025. Sebagai politikus sekaligus pengusaha, ia dikenal memiliki komitmen kuat dalam mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik serta penguatan tata kelola pemerintahan yang modern dan responsif.

Bersama Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, Munafri meluncurkan program unggulan Layanan Online Terintegrasi Warga Makassar (LONTARA+), sebuah super apps yang dirancang untuk mengintegrasikan seluruh layanan publik Kota Makassar dalam satu platform digital.

Melalui Blueprint LONTARA+, masyarakat kini dapat mengakses berbagai layanan pemerintahan secara lebih mudah, cepat, transparan, dan efisien.

Inovasi digital inilah yang mengantarkan Appi meraih penghargaan dari JMSI. Penganugerahan tersebut diterima oleh Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, yang mewakili Appi pada malam puncak HUT ke-6 JMSI di Hotel Horison Ultima Ratu, Serang, Banten, Minggu (8/2/2026).

Aliyah mengaku bangga dan bersyukur atas penghargaan yang diberikan JMSI Pusat. Menurutnya, anugerah ini menjadi pelecut semangat untuk terus memaksimalkan layanan digital Kota Makassar melalui LONTARA+.

“Terima kasih kepada teman-teman JMSI. Apresiasi kepada Bapak Wali Kota ini tentu menjadi motivasi untuk terus memberikan pelayanan maksimal bagi warga Kota Makassar,” ujar Aliyah usai menerima penghargaan.

Selain Wali Kota Makassar, sejumlah daerah lain di Indonesia juga menerima penghargaan atas inovasi dan kinerja masing-masing, termasuk Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman serta sejumlah kementerian.

Integrasi 358 Layanan Publik

LONTARA+ terus dikembangkan oleh Pemerintah Kota Makassar untuk menjawab berbagai kebutuhan layanan masyarakat. Selain layanan aduan, administrasi kependudukan, dan perizinan, LONTARA+ juga menyiapkan layanan untuk sektor pariwisata.

Aplikasi ini diposisikan sebagai program prioritas (flagship) Pemkot Makassar untuk periode 2025–2030 dan akan menjadi tulang punggung bagi berbagai program strategis lainnya. Saat ini, aplikasi LONTARA+ sudah dapat diunduh melalui Play Store.

Kepala Dinas Kominfo Kota Makassar, Muhammad Roem, yang hadir mendampingi Aliyah, menjelaskan bahwa saat ini terdapat sedikitnya 358 aplikasi milik berbagai SKPD yang berjalan secara terpisah. Seluruh layanan tersebut kini diintegrasikan ke dalam satu aplikasi LONTARA+.

“LONTARA+ hadir untuk mengintegrasikan seluruh fungsi tersebut ke dalam satu aplikasi yang ringan, sehingga tidak membebani memori ponsel masyarakat, namun tetap mampu memberikan akses ke seluruh layanan kota,” jelas Roem.

LONTARA+ dirancang dengan tiga nilai utama. Pertama, keterjangkauan dan inklusivitas, di mana aplikasi ini dibuat agar dapat digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang belum terbiasa dengan teknologi digital.

Kedua, kecepatan, yakni memangkas rantai antrean layanan publik yang selama ini menjadi keluhan warga. Ketiga, penyederhanaan prosedur yang biasanya panjang, seperti pengurusan KTP, KK, atau akta kelahiran, sehingga kini dapat dilakukan dengan lebih mudah dan cepat.

Roem juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Pusat.

“Terjalinnya hubungan yang baik antara pemerintah kota dengan JMSI, khususnya di Sulawesi Selatan, diharapkan dapat terus memperkuat kolaborasi demi kepentingan masyarakat luas,” lanjutnya.

Ketua JMSI Pusat, Teguh Santosa, menjelaskan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kepada pemerintah dan tokoh penting yang dinilai telah memberikan kinerja, inovasi, serta inspirasi bagi masyarakat.

“Awalnya terdapat banyak usulan yang didorong oleh teman-teman daerah. Kemudian kami melakukan kurasi untuk menentukan pihak yang paling tepat menerima penghargaan,” katanya. (*)

Continue Reading

Trending