Connect with us

Dukung Program Makaverse, Dinkes Makassar Rilis Aplikasi Dottoro’ta

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Program Makaverse yang diusung Walikota Makassar menjadi titik fokus program Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar untuk membuat aplikasi Homecare dengan nama Dottoro’ta.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan
Dinas Kesehatan Kota Makassar Andri Anwar Zainuddin, menyebut Aplikasi Dottoro’ta merupakan inovasi yang di buat Dinkes untuk mendukung Program Walikota Makassar.

“Ini sudah mendukung juga program inovasi (Makaverse) dari walikota Makassar,” Katanya, Kamis (3/8/2023).

Menurut Andri, Aplikasi Dottoro’ta dimaksudkan sebagai gebrakan baru dinkes dalam memberikan pelayanan kesehatan berbasis digital.

“Jadi aplikasi Dotorrota itu, merupakan inovasi dari kegiatan Homecare di KOta Makassar, jadi ini dilanjutkan menjadi Aplikasi sebagai gebrakan baru dari Homecare,” Bebernya.

Ia juga menyebut, masyarakat bakal lebih mudah dalam mengakses tenaga kesehatan karena di Aplikasi ini, Tenaga kesehatan bisa langsung mengunjungi rumah pasien.

“Pasiennya bisa janji ketemu atau di datangi juga, bahkan pasien paska perawatan dari rumah sakit itu,” Kuncinya.

Untuk di ketahui, Aplikasi ini juga dilengkapi dengan paket pengantaran obat bagi para pasien, Selain juga akan menggunakan armada mobil Listrik Dottoro’ta yang dilengkapi dengan peralatan medis yang cukup lengkap. (

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Sahroni Minta Polri Kejar Seluruh Pelaku Penyerangan yang Tewaskan Tiga Polisi di Katingan

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menyampaikan duka cita atas gugurnya tiga anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan, Kalimantan Tengah, saat melakukan penggerebekan terhadap bandar narkoba di Desa Tumbang Kelemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kamis (2/7/2026).

Sahroni menyebut pengorbanan ketiga personel tersebut merupakan bentuk dedikasi luar biasa dalam menjalankan tugas memberantas peredaran narkotika.

“Turut berduka bagi tiga anggota yang telah gugur. Semoga keluarga yang ditinggalkan tetap istikamah,” ujar Sahroni kepada wartawan, Minggu (5/7/2026).

Ia juga berharap pimpinan Kepolisian Republik Indonesia memberikan penghargaan yang layak atas pengabdian para anggota yang gugur dalam menjalankan tugas negara.

“Gugur dalam perjuangan itu suatu perjuangan besar yang patut diapresiasi oleh pimpinan Polri,” katanya.

Selain menyampaikan belasungkawa, Sahroni meminta Polri bergerak cepat memburu seluruh pelaku yang terlibat dalam penyerangan tersebut. Menurutnya, aparat tidak boleh lengah karena tindakan terhadap petugas penegak hukum merupakan ancaman serius.

“Kejar semua pelaku dan tindak tegas semua yang terlibat, jangan lemah, ini berbahaya,” tegasnya.

Ia juga meminta aparat tidak berhenti pada pelaku lapangan, tetapi mengusut hingga ke jaringan dan bandar narkoba yang menjadi target operasi.

“Kejar juga bandar besarnya dan jangan lengah,” tambahnya.

Dalam insiden tersebut, tiga personel Satresnarkoba Polres Katingan gugur, yakni Aipda Yudhie Perdana Putra, Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana, dan Aiptu Sumaryanto.

Aipda Yudhie Perdana Putra meninggal dunia akibat luka bacok saat penggerebekan berlangsung. Sementara jasad Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana ditemukan di Sungai Katingan pada Sabtu (4/7/2026). Adapun jasad Aiptu Sumaryanto ditemukan mengapung di tepi Sungai Katingan, wilayah Desa Tumbang Kelemei, pada Minggu (5/7/2026).

Hingga saat ini, kepolisian telah mengamankan dua terduga pelaku berinisial S dan R. Aparat masih melakukan pengejaran terhadap sejumlah pelaku lain yang diduga terlibat dalam penyerangan terhadap anggota kepolisian tersebut.

Continue Reading

Trending