Connect with us

Camat Wajo Hj. Hamna Faisal Kukuhkan Dasawisma 8 Kelurahan, Bantu 10 Program Pokok PKK

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Sosialisasi Posyandu Ceria, program kerja Pokja 4 TP PKK Kecamatan Wajo di rangkaikan pengukuhan operator dasawisma 8 Kelurahan, dihadiri Camat Hj. Hamna Faisal, S.T., M.M., yang juga merupakan Pembina TP PKK.

Camat Hj. Hamna Faisal mengatakan, Pengukuhan operator Dasawisma sangat penting dilakukan mengingat keberadaan kelompok Dasawisma akan membantu pelaksanaan 10 program pokok TP PKK. Hal ini disampaikan saat  mendampingi Ketua TP PKK Kecamatan Wajo.

Tentunya, dengan tujuan agar target peningkatan kesejahteraan keluarga dapat terlaksana sesuai harapan bersama, ucapnya.

Olehnya itu, dengan adanya Dasawisma juga akan membantu dalam pendataan keluarga di antaranya terkait ibu hamil, balita, perbaikan gizi keluarga, serta sanitasi.

Potret : Camat Wajo Hj. Hamna Faisal Pada Pengukuhan Dasawisma 8 Kelurahan

Syahrial Syamsuri menambahkan, dengan adanya Dasawisma juga akan membantu dalam pendataan keluarga di antaranya terkait ibu hamil, balita, perbaikan gizi keluarga, serta sanitasi.

Selain itu, demi mewujudkan semua program Pemerintah Kota Makassar saat ini, diharapkan Dasawisma  dapat memantau sekaligus membantu mengantisipasi timbulnya penyakit yang membahayakan keluarga, terutama anak-anak.

Diketahui, kegiatan pengukuhan tersebut bertempat di Aula lantai 3 kantor Kecamatan Wajo Jalan Sarappo No. 54 Kota Makassar, Provinsi Sulsel, Senin (04/09/2023).

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Sahroni Minta Polri Kejar Seluruh Pelaku Penyerangan yang Tewaskan Tiga Polisi di Katingan

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menyampaikan duka cita atas gugurnya tiga anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan, Kalimantan Tengah, saat melakukan penggerebekan terhadap bandar narkoba di Desa Tumbang Kelemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kamis (2/7/2026).

Sahroni menyebut pengorbanan ketiga personel tersebut merupakan bentuk dedikasi luar biasa dalam menjalankan tugas memberantas peredaran narkotika.

“Turut berduka bagi tiga anggota yang telah gugur. Semoga keluarga yang ditinggalkan tetap istikamah,” ujar Sahroni kepada wartawan, Minggu (5/7/2026).

Ia juga berharap pimpinan Kepolisian Republik Indonesia memberikan penghargaan yang layak atas pengabdian para anggota yang gugur dalam menjalankan tugas negara.

“Gugur dalam perjuangan itu suatu perjuangan besar yang patut diapresiasi oleh pimpinan Polri,” katanya.

Selain menyampaikan belasungkawa, Sahroni meminta Polri bergerak cepat memburu seluruh pelaku yang terlibat dalam penyerangan tersebut. Menurutnya, aparat tidak boleh lengah karena tindakan terhadap petugas penegak hukum merupakan ancaman serius.

“Kejar semua pelaku dan tindak tegas semua yang terlibat, jangan lemah, ini berbahaya,” tegasnya.

Ia juga meminta aparat tidak berhenti pada pelaku lapangan, tetapi mengusut hingga ke jaringan dan bandar narkoba yang menjadi target operasi.

“Kejar juga bandar besarnya dan jangan lengah,” tambahnya.

Dalam insiden tersebut, tiga personel Satresnarkoba Polres Katingan gugur, yakni Aipda Yudhie Perdana Putra, Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana, dan Aiptu Sumaryanto.

Aipda Yudhie Perdana Putra meninggal dunia akibat luka bacok saat penggerebekan berlangsung. Sementara jasad Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana ditemukan di Sungai Katingan pada Sabtu (4/7/2026). Adapun jasad Aiptu Sumaryanto ditemukan mengapung di tepi Sungai Katingan, wilayah Desa Tumbang Kelemei, pada Minggu (5/7/2026).

Hingga saat ini, kepolisian telah mengamankan dua terduga pelaku berinisial S dan R. Aparat masih melakukan pengejaran terhadap sejumlah pelaku lain yang diduga terlibat dalam penyerangan terhadap anggota kepolisian tersebut.

Continue Reading

Trending