Connect with us

Kasatpol PP Makassar Ikhsan NS Tugaskan Personel 24 Jam Jaga di Pasar Butung, Pastikan Keamanan Pedagang

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Ikhsan NS, S.Sos., M.M., Kasatpol PP Makassar turunkan ratusan personel untuk berjaga 1×24 jam di Pasar Butung yang berlokasi di Kecamatan Wajo bersama unsur TNI – Polri, Kamis (05/10/2023).

Ini dilakukan menindaklanjuti surat susulan Perumda Pasar Makassar Raya, perihal Permohonan Perpanjangan Tugas Satpol PP Kota Makassar, pasca pengambilalihan pengelolaan Pasar Butung oleh Perumda Pasar Makassar Raya.

Menurut Ikhsan NS Kasat Pol PP Kota Makassar, kami menugaskan Personel 1×24 Jam selama 1 (Satu) Minggu atau seminggu ke depan.

Ini dilakukan untuk menjaga Pasar Butung yang merupakan aset pemerintah Kota Makassar.

Potret : Personel Satpol PP Makassar Saat Lakukan Apel Malam.

Selain itu, juga untuk memastikan keamanan, kenyamanan, serta kelancaran aktivitas jual beli atau perdagangan di Pasar Butung.

“Selama anggota atau personel bertugas di lokasi bersama unsur TNI – Polri, mereka akan melakukan patroli keliling agar lokasi tersebut tetap aman dan kondusif,” imbuhnya.

Untuk diketahui bersama, penjagaan ini dilakukan karena pengambilalihan pengelolaan Pasar Butung Makassar sesuai surat Perumda Pasar Makassar Raya perihal pemutusan kontrak kerja sama secara sepihak dengan PT. Haji La Tunrung.

Selain itu, juga berdasarkan surat dari Kejaksaan Negeri Makassar terkait penyegelan Kantor Koperasi Serba Usaha Bina Duta.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Sahroni Minta Polri Kejar Seluruh Pelaku Penyerangan yang Tewaskan Tiga Polisi di Katingan

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menyampaikan duka cita atas gugurnya tiga anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan, Kalimantan Tengah, saat melakukan penggerebekan terhadap bandar narkoba di Desa Tumbang Kelemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kamis (2/7/2026).

Sahroni menyebut pengorbanan ketiga personel tersebut merupakan bentuk dedikasi luar biasa dalam menjalankan tugas memberantas peredaran narkotika.

“Turut berduka bagi tiga anggota yang telah gugur. Semoga keluarga yang ditinggalkan tetap istikamah,” ujar Sahroni kepada wartawan, Minggu (5/7/2026).

Ia juga berharap pimpinan Kepolisian Republik Indonesia memberikan penghargaan yang layak atas pengabdian para anggota yang gugur dalam menjalankan tugas negara.

“Gugur dalam perjuangan itu suatu perjuangan besar yang patut diapresiasi oleh pimpinan Polri,” katanya.

Selain menyampaikan belasungkawa, Sahroni meminta Polri bergerak cepat memburu seluruh pelaku yang terlibat dalam penyerangan tersebut. Menurutnya, aparat tidak boleh lengah karena tindakan terhadap petugas penegak hukum merupakan ancaman serius.

“Kejar semua pelaku dan tindak tegas semua yang terlibat, jangan lemah, ini berbahaya,” tegasnya.

Ia juga meminta aparat tidak berhenti pada pelaku lapangan, tetapi mengusut hingga ke jaringan dan bandar narkoba yang menjadi target operasi.

“Kejar juga bandar besarnya dan jangan lengah,” tambahnya.

Dalam insiden tersebut, tiga personel Satresnarkoba Polres Katingan gugur, yakni Aipda Yudhie Perdana Putra, Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana, dan Aiptu Sumaryanto.

Aipda Yudhie Perdana Putra meninggal dunia akibat luka bacok saat penggerebekan berlangsung. Sementara jasad Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana ditemukan di Sungai Katingan pada Sabtu (4/7/2026). Adapun jasad Aiptu Sumaryanto ditemukan mengapung di tepi Sungai Katingan, wilayah Desa Tumbang Kelemei, pada Minggu (5/7/2026).

Hingga saat ini, kepolisian telah mengamankan dua terduga pelaku berinisial S dan R. Aparat masih melakukan pengejaran terhadap sejumlah pelaku lain yang diduga terlibat dalam penyerangan terhadap anggota kepolisian tersebut.

Continue Reading

Trending