Connect with us

Dinas PU Makassar Ajukan Desain Perencanaan Jembatan Barombong

Published

on

Kitasulsel, Makassar--‘Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) bakal kembali mengajukan Detail Engineering Design (DED) untuk jembatan Barombong. Itu setelah sebelumnya gagal terealisasi pada tahun 2022.

DED sendiri merupakan dokumen desain perencanaan sebuah proyek. Di mana ini akan diajukan ke pusat lebih dulu sebelum pengajuan anggaran.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PU Makassar, Noorhaq Alamsyah. Meski menemui sejumlah kendala, namun pihaknya berupaya untuk mengajukan agar pembangunannya cepat direalisasikan.

“Itu anggarannya tidak sama, sekarang naik sampai Rp1,5 milliar, itu lagi belum logis, tapi kita coba,” ujarnya, Selasa (03/01/2023).

Jumlah ini disebut naik dari tahun 2022 lalu yang anggarannya mencapai Rp500 juta. Kenaikan ini disebut sedikit lebih rasional dengan nilai proyek yang disebut-sebut mencapai Rp400 milliar.

Noorhaq mengatakan soal pengerjaan jembatan ini, pihaknya telah merencanakan dua opsi. Adalah dengan sistem kembar (twin) dan sistem bertingkat.

Pihaknya kata dia cukup mengharapkan pengerjaan yang lebih ramah dengan kantong pemerintah kota. Sistem bertingkat pun dianggap lebih murah sebab tidak membutuhkan anggaran tambahan dari APBD dalam pembebasan lahan.

Apalagi pembebasan lahan ini cukup memakan waktu dan anggaran yang tidak sedikit. Ia khawatir pembangunan berpotensi molor.
“Karena pasti lama lagi pembebasan lahan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PU Makassar, Suhaelsi Zubir mengatakan, setidaknya ada sebanyak 22 peserta yang mengikuti lelang DED ini yang tercatat pada Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE). Namun, gagal terealisasi.

“Di ULP gagal, biasanya kalau bukan gagal tender, prosesnya yang lama,” Elsy–sapaan akrabnya.

Elsy mengatakan dokumen untuk lelang ini bakal diajukan dalam waktu dekat. Pun dia masih mengharapkan untuk fisiknya tetap di-support penuh oleh pusat lantaran Pemkot cukup kesulitan mengadakan pengerjaan dengan anggaran sebesar itu.

APBD disebut tidak mampu. Apalagi jika mengacu pada pengerjaan pertama ini memang telah di-support penuh oleh pemerintah pusat.

“Kita juga sudah berkoordinasi dengan pusat, kita cuman tunggu update perencaan (desain) karena kan gagal lagi, semoga cepat insyallah, di awal-awal ini, Januari atau Februari,” jelasnya.

Sementara kondisi jempatan tersebut terpantau masih dilanda kemacetan pada jam-jam sibuk, meski telah ada rekayasa lalin, ini disebut hanya mampu menekan sedikit kemacetan. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Kunjungi Pertamina TBBM Palopo, Cari Solusi Kelangkaan BBM dan LPG

Published

on

Kitasulsel–LuwuTimur Dalam upaya mengatasi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang tengah melanda Kabupaten Luwu Timur, Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam melakukan kunjungan kerja ke PT Pertamina Terminal BBM (TBBM) Palopo, yang berlokasi di Desa Karang-karangan, Kecamatan Bua, Selasa (27/01/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Irwan didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Luwu Timur, Joni Patabi. Kunjungan ini bertujuan untuk mencari solusi konkret guna memastikan ketersediaan BBM dan Gas LPG, khususnya bagi masyarakat Luwu Timur yang terdampak kelangkaan dalam beberapa waktu terakhir.

Bupati Irwan menjelaskan, pihaknya bersama sejumlah kepala daerah terkait melakukan roadshow guna membuka kembali akses jalan umum yang sempat ditutup pasca aksi demonstrasi, sekaligus membahas alternatif jalur distribusi BBM dan LPG agar penyaluran tetap berjalan lancar.

“Kami memandang perlu adanya pengembangan jalur alternatif distribusi BBM dan Gas LPG agar akses pengiriman ke daerah-daerah yang mengalami kesulitan dapat dipercepat dan tidak lagi bergantung pada satu jalur utama,” ujar Irwan.

Ia menegaskan, kelangkaan BBM dan LPG telah berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat, terutama pada sektor transportasi dan perekonomian daerah.

“Kelangkaan ini sangat mengganggu aktivitas masyarakat. Karena itu, kami berkomitmen mencari solusi yang lebih efisien dan berkelanjutan,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Supervisor II Receiving, Storage & Distribution PT Pertamina TBBM Palopo, Dian Fazhrin Ahmad, menyambut baik inisiatif Pemerintah Kabupaten Luwu Timur. Ia menyatakan kesiapan Pertamina untuk berkolaborasi dalam upaya mengatasi persoalan distribusi BBM dan LPG.

Dian juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan armada distribusi BBM dan LPG dalam jumlah besar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Luwu Timur.

Sementara itu, Bupati Irwan menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Luwu Timur akan segera melakukan evaluasi kebutuhan BBM dan LPG di wilayahnya serta mempercepat proses pengadaan agar distribusi berjalan lebih lancar.

“Kami akan terus memantau perkembangan situasi ini bersama para kepala daerah dan intens berkomunikasi dengan Pertamina untuk menjaga ketersediaan serta kelancaran distribusi BBM dan LPG di Luwu Timur,” tandasnya.

Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan solusi yang dihasilkan dapat segera direalisasikan demi menjaga kenyamanan dan kesejahteraan masyarakat. Kunjungan Bupati Irwan ke PT Pertamina TBBM Palopo dinilai sebagai langkah awal yang positif dalam mengatasi persoalan kelangkaan BBM dan LPG yang telah berlangsung cukup lama.

Continue Reading

Trending