Perekrutan PKD Pemilu 2024 di Sidrap Diperpanjang di 40 Desa/Kelurahan
Kitasulsel, Sidrap — Perekrutan Pengawas Kelurahan/Desa (PKD) pemilihan umum (pemilu) serentak 2024 di Kabupaten Sidrap diperpanjang di 40 desa/kelurahan.
Ketua Bawaslu Sidrap, Asmawati Salam mengatakan, perpanjangan masa pendaftaran calon anggota Panwaslu Kelurahan/Desa pada 24-26 Januari 2023.
“Untuk di Sidrap, ada 40 desa/kelurahan yang kita perpanjang masa pendaftaran karena belum memenuhi keterwakilan 30 persen perempuan,” ujarnya, Sabtu, 21 Januari 2023.

Dikatakannya, bahwa 40 desa/kelurahan yang diperpanjang masa pendaftarannya itu terdiri dari 6 desa/kelurahan untuk pendaftaran laki-laki dan perempuan.
Kemudian 34 desa/kelurahan, pendaftarannya diperpanjang khusus perempuan.
Asmawati menjelaskan bahwa Panwascam di 11 Kecamatan menerima berkas calon anggota PKD sebanyak 315 orang di 106 desa/kelurahan.
“Ya, saat pendaftaran pada 14-19 Januari 2023. Panwascam menerima 315 pelamar ini terdiri dari 168 laki-laki dan 147 perempuan,” ujarnya.
“Namun, setelah melihat jumlah pendaftar dihari akhir ternyata ada yang belum terpenuhi dua kali kebutuhan dengan kuota 30 persen perempuan. Masih ada 40 desa/kelurahan yang belum terpenuhi sehingga dilakukan perpanjangan,” tambahnya.
Asmawati kembali menyampaikan kepada seluruh warga yang ingin menjadi bagian penyelenggara pemilu ditingkat desa/kelurahan bisa mendatangi kantor panwascam masing-masing.
Seperti diketahui, tes wawancara calon anggota panwaslu kelurahan/desa dijadwalkan pada 31 Januari – 2 Februari 2023 di wilayah kecamatan masing-masing. (win)
NEWS
Wamendagri: Tata Ruang Jadi Kunci Pengembangan Potensi Kepulauan Riau
Kitasulsel–BATAM Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan bahwa penataan ruang yang baik menjadi kunci dalam mengoptimalkan berbagai potensi yang dimiliki Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Menurutnya, tata ruang yang terencana akan mendukung pertumbuhan ekonomi sekaligus memastikan pembangunan berjalan berkelanjutan.
Hal tersebut disampaikan Bima Arya saat menghadiri Kunjungan Kerja Spesifik Komisi II DPR RI terkait Peran Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat (GWPP) dalam menjalankan program prioritas nasional serta program di sektor pertanahan dan tata ruang di Provinsi Kepulauan Riau, yang berlangsung di Graha Kepri, Kota Batam, Rabu (8/7/2026).
Menurut Bima, pengelolaan tata ruang harus dilakukan secara terintegrasi dengan koordinasi yang kuat antarpemangku kepentingan, termasuk dalam mengantisipasi potensi konflik lahan yang dapat menghambat pembangunan.
“Tentu tata ruangnya harus kita pastikan bisa terkendali, dan kita garap bersama-sama menjadi sumber pendapatan daerah,” ujar Bima Arya.
Ia menjelaskan, Kepulauan Riau merupakan provinsi yang didominasi wilayah perairan dengan luas daratan yang relatif terbatas. Namun demikian, Kepri memiliki potensi besar di berbagai sektor strategis, seperti industri manufaktur, perdagangan, kemaritiman, sumber daya alam, hingga pariwisata berbasis sejarah dan budaya.
Karena itu, menurutnya, pemanfaatan ruang daratan yang terbatas harus dirancang secara optimal agar mampu mendukung pertumbuhan ekonomi tanpa mengabaikan aspek lingkungan.
Bima mengungkapkan terdapat empat tantangan utama yang perlu menjadi perhatian pemerintah daerah, yakni degradasi lingkungan, kerentanan terhadap bencana, konflik tata ruang, serta tingginya arus masuk penduduk, khususnya di Kota Batam.
Ia menegaskan Kementerian Dalam Negeri bersama Komisi II DPR RI akan memastikan seluruh regulasi daerah, termasuk perencanaan APBD, selaras dengan potensi dan tantangan yang dihadapi Kepulauan Riau.
“Kemendagri memastikan bahwa seluruh perda terkait dengan perencanaan APBD mempertimbangkan potensi dan tantangan tersebut. Regulasi-regulasi yang ada juga kami pastikan sinkron,” katanya.
Selain memiliki potensi ekonomi yang besar, Bima juga menyoroti kekayaan sejarah dan budaya Kepulauan Riau yang dinilai menjadi keunggulan tersendiri dibandingkan daerah lain.
Ia mengapresiasi rencana Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau membangun Museum Bahasa di Pulau Penyengat sebagai upaya memperkuat wisata sejarah sekaligus melestarikan warisan budaya Melayu. Pulau Penyengat dikenal sebagai pusat pemerintahan Kerajaan Riau pada abad ke-19 dan tempat lahirnya Raja Ali Haji, tokoh penyusun pedoman bahasa Indonesia serta penulis Gurindam Dua Belas.
“Kemendagri bersama ATR/BPN dan Kementerian Pariwisata akan bersama-sama mendukung,” ungkapnya.
Selain wisata sejarah, Bima juga mendorong pengembangan sektor sport tourism di Kepulauan Riau. Menurutnya, Batam dan sejumlah daerah lainnya memiliki potensi besar menjadi tuan rumah berbagai ajang olahraga nasional maupun internasional yang dapat meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD).
“Saya yakin Batam dan Kepri memiliki potensi luar biasa untuk mengembangkan sport tourism, mulai dari triathlon hingga maraton bertaraf internasional,” tandasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kepulauan Riau.
Melalui sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, diharapkan penataan ruang di Kepulauan Riau dapat semakin optimal sehingga mampu mendukung pertumbuhan ekonomi, menjaga kelestarian lingkungan, serta meningkatkan daya saing daerah di tingkat nasional maupun internasional.
-
Nasional1 tahun agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur









You must be logged in to post a comment Login