Connect with us

Wali Kota Makassar Lakukan Mutasi Pejabat Eselon II Atau Kepala OPD Lingkup Pemkot, Ada Enam Nama Yang Digeser

Published

on

Kitasulsel, Makassar—Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto melakukan mutasi pejabat eselon II atau Kepala OPD lingkup Pemkot. Ada enam nama yang digeser.

Mutasi yang ditandai dengan pelantikan. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Sipakatau Balai Kota Makassar, Selasa (24/01/2023).

Lima di antaranya dipindahkan ke SKPD lain. Sedangkan satu nama tidak lagi menjabat sebagai Kepala SKPD, ialah Aryati Puspasari Abady yang dipindahkan ke Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia.

Mereka yang dipindahkan ke SKPD lain, seperti Akhmad Namsum sebagai Kepala BKPSDMD yang dulunya di Dinas Pertanahan, Aulia Arsyad kini menjabat Kepala Dinas Perhubungan yang sebelumnya Kepala Dinas Sosial.

Adapun Muhammad Rheza diamanatkan menjadi Kepala Dinas Koperasi dan UKM. Ia menggantikan Sri Sulsilawati.

Sri Sulsilawati bergeser menjadi Kepala Dinas Pertanahan. Sedangkan posisi Kepala Dinas Ketahanan Pangan diisi oleh Mahyuddin yang dulunya menjabat Kepala Diskominfo.

Sementara posisi Kepala Dinas Lingkungan Hidup yang sebelumnya dipegang oleh Aryati Puspasari saat ini lowong. Begitupula dengan Kepala Dinas Sosial dan Diskominfo yang dulu masing-masing dijabat oleh Aulia Arsyad dan Mahyuddin.

Ketiga jabatan lowong itu akan diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt). Lelang jabatan akan digelar untuk menentukan pejabat definitif. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Provinsi Sulawesi Selatan

Gubernur Sulsel Salurkan Beasiswa Disabilitas Rp5 Miliar untuk 3.400 Siswa SLB

Published

on

kitasulsel-MAKASSAR –– Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyerahkan bantuan beasiswa bagi penyandang disabilitas kepada 3.400 peserta didik Sekolah Luar Biasa (SLB) se-Sulawesi Selatan. Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Aula Asta Cita, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel di Makassar, Senin (16/3/2026).

Andi Sudirman menyampaikan bahwa bantuan beasiswa disabilitas senilai Rp5 miliar tersebut merupakan wujud kehadiran serta tanggung jawab pemerintah kepada anak-anak berkebutuhan khusus.

Menurutnya, program ini juga menjadi agenda rutin Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pendidikan yang inklusif di daerah.

“Pembangunan harus dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali, termasuk para penyandang disabilitas. Karena itu, pemerintah terus berupaya memberikan dukungan nyata agar mereka memiliki kesempatan yang sama dalam memperoleh pendidikan,” ujarnya.

Ia berharap bantuan beasiswa tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik untuk menunjang kebutuhan pendidikan para peserta didik SLB sehingga mereka mampu berkembang dan memiliki peluang yang sama untuk berkontribusi bagi kemajuan daerah.

“Kami berharap bantuan beasiswa ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk menunjang kebutuhan pendidikan para peserta didik SLB, sehingga ke depan mereka dapat bersaing dan berkontribusi bagi kemajuan daerah,” tambahnya.

Andi Sudirman juga menjelaskan bahwa penyaluran beasiswa ini diharapkan dapat membantu meringankan beban para orang tua dan keluarga peserta didik.

Bantuan beasiswa tersebut rencananya akan disalurkan dalam dua tahap pada Tahun Anggaran 2026 atau dibagi dalam dua semester.

“Semoga beasiswa ini dapat membantu mengurangi beban bagi saudara kita yang akan dibagi dalam dua semester,” pungkasnya.

Continue Reading

Trending