Connect with us

Berbagai Kegiatan akan Warnai Peringatan Hari Jadi ke-679 Sidrap

Published

on

Kitasulsel,Sidrap – Berbagai kegiatan akan memeriahkan peringatan Hari Jadi ke-679 Sidenreng Rappang yang jatuh pada 18 Februari 2023 mendatang.

Demikian terungkap dalam rapat persiapan panitia yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati Sidrap, Kamis (26/1/2023).

Rapat dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Sidrap, H. Basra didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra, Muhammad Iqbal, dan Sekretaris Panitia, Arnol Baramuli yang merupakan Kabag Ekonomi Setda Sidrap.

Arnol menyampaikan, beberapa agenda kegiatan yang menjadi rangkaian peringatan Hari Jadi ke-679 Sidrap di antaranya gerak jalan santai, sepada santai, pentas seni dan budaya.

“Ada juga pertandingan olahraga antar SKPD dan instasi lain, serta peresmian proyek,” ujar Arnol.

Arnol menambahkan, masih ada rapat lanjutan untuk membahas teknis pelaksanaan berbagai kegiatan tersebut.

Sekda Sidrap berharap, segala rangkaian kegiatan dapat dipersiapkan dengan matang dan segala kebutuhan bisa terpenuhi dengan baik.

“Diharapkan seluruh panitia dapat berperan aktif agar seluruh rangkaian kegiatan peringatan hari jadi ini berjalan sukses dan lancar,” tandas Basra.

Hadir mengikuti rapat tersebut, segenap panitia hari jadi yang terdiri para kepala OPD terkait, kepala bagian, camat, lurah dan jajaran lainnya.(win)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Hadiri Musyawarah Adat Padoe, Tegaskan Dukungan Pelestarian Budaya

Published

on

Kitasulsel–LuwuTimur Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menghadiri Musyawarah Adat Budaya Suku Padoe yang digelar di Rumah Adat Padoe, Kecamatan Wasuponda, Jumat (27/03/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Irwan menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada Lembaga Adat Padoe atas terselenggaranya kegiatan musyawarah yang dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan.

Ia menilai, musyawarah adat tersebut memiliki peran penting dalam memberikan dampak positif, tidak hanya bagi masyarakat Padoe, tetapi juga bagi masyarakat Luwu Timur secara keseluruhan.

“Sebagai pemerintah daerah, kami berharap kegiatan ini benar-benar membawa manfaat yang baik. Karena kita di Luwu Timur tidak bisa dipisahkan dari adat,” ujarnya.

Menurut Irwan, keberadaan adat dan budaya merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat serta menjadi perekat persatuan di tengah keberagaman.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Bumi Batara Guru ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung setiap hasil dan rencana yang dihasilkan dari musyawarah adat tersebut.

“Kami siap mendukung apa yang menjadi harapan dan perencanaan adat Padoe, karena saya merasa menjadi bagian dari keluarga besar masyarakat Padoe,” tegasnya.

Ia juga berharap, musyawarah besar ini mampu melahirkan keputusan terbaik yang dapat menjadi rujukan bersama, sekaligus memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat.

“Perbedaan itu hal yang biasa, namun dinamika harus kita jadikan sebagai berkah, bukan permasalahan,” tandas Bupati Irwan.

Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga adat dalam menjaga serta melestarikan nilai-nilai budaya sebagai fondasi pembangunan daerah.

Continue Reading

Trending