Connect with us

NEWS

Merah Putih Kembali Berkibar di Masjid Raya Baiturrahman Usai Kericuhan Hari Damai Aceh

Published

on

Kitasulsel–BANDA-ACEH — Bendera Merah Putih kembali berkibar di halaman Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Aceh, Minggu (16/8/2026). Pengibaran tersebut dilakukan sehari setelah kawasan masjid sempat diwarnai kericuhan dalam rangkaian peringatan 21 tahun perdamaian Aceh.

Sejumlah prajurit TNI kembali memasang bendera dan umbul-umbul Merah Putih yang sebelumnya dirusak massa saat kericuhan pada Sabtu (15/8).

Personel dari Kodim 0101 KBA, Yonif Raider 112/Dharma Jaya, Yon Zipur 16/Dhika Anoraga, dan Yon Armed 17/Rencong Cakti terlibat dalam pemasangan kembali atribut Merah Putih di kawasan Masjid Raya Baiturrahman.

Langkah tersebut dilakukan menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus untuk mengembalikan suasana kebangsaan di sekitar salah satu ikon utama Banda Aceh tersebut.

Kericuhan Berawal dari Pengibaran Bendera Bulan Bintang

Kericuhan sebelumnya terjadi pada penghujung peringatan Hari Damai Aceh ke-21, Sabtu (15/8). Situasi memanas setelah sejumlah massa berupaya mengibarkan bendera bulan bintang pada salah satu tiang di kompleks Masjid Raya Baiturrahman.

BACA JUGA  Pindapata Nasional Gema Waisak 2026 Dihadiri 75 Bhikkhu dan 10 Ribu Umat di Jakarta

Aksi tersebut kemudian dihentikan aparat TNI yang melakukan pengamanan. Petugas sempat melepaskan beberapa tembakan peringatan ke udara untuk mengendalikan keadaan.

Suara tembakan membuat sebagian massa tiarap. Namun, situasi justru berkembang menjadi bentrokan. Massa kemudian bergerak mengejar aparat dan melemparkan batu bata serta sejumlah benda lainnya.

Aksi pelemparan meluas dari kawasan masjid hingga sekitar Gedung DPRK Banda Aceh dan Simpang Kodim.

Petugas kepolisian berusaha membubarkan massa melalui imbauan menggunakan mobil pengeras suara. Setelah imbauan tidak diindahkan, aparat menyemprotkan air dan kemudian menggunakan gas air mata untuk mengendalikan situasi.

Sejumlah kendaraan di sekitar lokasi dilaporkan turut terkena lemparan. Beberapa warga juga mengalami luka dalam insiden tersebut.

Kapolda Aceh Turun Langsung Temui Massa

Di tengah situasi yang masih tegang, Kapolda Aceh Irjen Pol Ruddi Setiawan turun langsung menemui massa.

Ruddi keluar dari barisan aparat dan berjalan mendekati kerumunan untuk berdialog. Ia mengajak seluruh pihak menahan diri dan bersama-sama menjaga perdamaian Aceh.

BACA JUGA  433 Jamaah Umrah Akbar Annur–JRW Tiba di Sidrap, Sukseskan Kloter Kedua dari 1.000 Jamaah

“Kita sama-sama saling menjaga supaya kita ini damai, tenteram, dan juga Aceh maju,” ujar Ruddi.

Dalam dialog tersebut, massa meminta agar warga yang sebelumnya diamankan aparat dibebaskan.

Kapolda kemudian memenuhi permintaan tersebut. Sekitar pukul 14.18 WIB, dua warga yang sempat diamankan dibebaskan dan dibawa ke hadapan massa dengan didampingi langsung oleh Ruddi.

Sejumlah warga lainnya juga kemudian dilepaskan secara bertahap. Sedikitnya lima warga disebut telah dibebaskan selama proses pengamanan. Dua di antaranya terlihat mengalami luka dan harus mendapatkan perawatan dengan kondisi kepala diperban.

Pendekatan langsung Kapolda kepada massa turut membantu meredakan ketegangan. Setelah kondisi mulai terkendali, sebagian massa bergerak menuju Gedung DPRA.

Sekitar pukul 15.13 WIB, Kapolda Aceh bersama Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Joko Hadi Susilo kembali mendatangi kompleks Masjid Raya Baiturrahman. Keduanya kemudian melihat langsung keberadaan bendera bulan bintang yang dipasang massa di area tengah kompleks.

TNI Imbau Semua Pihak Jaga Perdamaian

BACA JUGA  Menteri Agama Nasaruddin Umar Kunjungi Ponpes As’adiya Wajo,Stafsus:Anregurutta Selalu Punya Waktu Untuk As’adiya

Kericuhan tersebut mendapat perhatian dari Mabes TNI. Kapuspen TNI Mayjen Muhammad Nas menyayangkan insiden yang terjadi dan mengingatkan seluruh pihak untuk menghormati simbol negara serta menjaga ketertiban.

TNI meminta masyarakat tidak melakukan tindakan yang berpotensi memicu konflik atau mengganggu kondisi damai yang telah terjaga di Aceh.

TNI juga menyatakan akan terus berkoordinasi dengan Polri dan pemerintah daerah untuk memastikan keamanan serta stabilitas wilayah tetap terjaga.

Merah Putih Kembali Dipasang

Sehari setelah insiden, suasana di sekitar Masjid Raya Baiturrahman kembali dihiasi Merah Putih.

Prajurit TNI memasang kembali bendera dan umbul-umbul yang sebelumnya rusak akibat kericuhan. Pengibaran tersebut sekaligus menjadi bagian dari persiapan menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Kembalinya Merah Putih di halaman Masjid Raya Baiturrahman menjadi penanda bahwa suasana di lokasi berangsur pulih setelah sempat diwarnai ketegangan. Aparat TNI-Polri masih melakukan pengamanan dan koordinasi untuk memastikan kondisi tetap aman serta kondusif.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Trending