Nasional
Guruh Soekarnoputra Berpulang, Karya Sang Maestro Tak Ikut Hilang
KITASULSEL — JAKARTA – Dunia seni Indonesia kembali kehilangan salah satu tokoh penting. Guruh Soekarnoputra meninggal dunia pada Sabtu, 26 September 2026, pukul 04.16 WIB di Rumah Sakit MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta, dalam usia 73 tahun.
Namun, kepergian Guruh tidak hanya menyisakan kabar duka. Puluhan tahun berkarya membuat namanya melekat dalam perjalanan musik, tari, koreografi hingga seni pertunjukan Indonesia.
Sejak kecil, Guruh sudah dekat dengan dunia seni. Ia mempelajari sejumlah tari tradisional, termasuk tari Jawa, Sunda dan Bali. Kecintaannya terhadap musik juga membawanya membentuk kelompok musik sejak usia muda.
Eksplorasi Guruh terhadap musik Indonesia kemudian melahirkan salah satu proyek yang dikenal luas, Guruh Gipsy, yang memadukan musik modern dengan unsur gamelan Bali. Ia juga mendirikan Swara Maharddhika, wadah yang menjadi bagian penting dari perjalanan seni dan pertunjukannya.
Jejaknya tidak berhenti pada musik. Guruh turut melahirkan berbagai pertunjukan berskala besar, menggarap koreografi, menjadi ilustrator musik film hingga menghasilkan karya-karya yang membawa unsur budaya Indonesia ke panggung yang lebih luas.
Salah satu pencapaiannya datang melalui lagu Kembalikan Baliku. Karya tersebut sebelumnya meraih kemenangan dalam Festival Lagu Populer Tingkat Nasional 1987 dan kemudian dibawa ke World Popular Song Festival di Tokyo, Jepang, hingga memperoleh Kawakami Award dan Audience Selections Award.
Arsip Nasional Republik Indonesia juga mencatat luasnya jejak Guruh dalam dunia seni, mulai dari pencipta lagu dan komposer, ilustrator musik, koreografer, aktor film hingga aktivitas Swara Maharddhika.
Karena itu, kepergian Guruh bukan hanya menjadi kehilangan bagi keluarga dan orang-orang terdekat. Dunia seni Indonesia juga kehilangan sosok yang selama puluhan tahun mencoba mempertemukan kekayaan tradisi dengan perkembangan musik dan pertunjukan modern.
Guruh Soekarnoputra telah berpulang. Tetapi karya-karya yang lahir dari gagasan dan eksplorasinya masih memiliki ruang untuk terus dikenang, dipelajari, dan diperkenalkan kepada generasi berikutnya.
-
Nasional1 tahun agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
4 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
4 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoDuet Birokrat dan Legislatif, NasDem Usung Syahar-Kanaah di Pilkada Sidrap










You must be logged in to post a comment Login