Makassar
Kajaolalido-Thamrin Direvitalisasi, Makassar Siapkan Pedestrian Lebih Nyaman
KITASULSEL — MAKASSAR — Wajah kawasan pusat Kota Makassar bakal berubah. Pemerintah Kota Makassar mulai merevitalisasi pedestrian di Jalan Kajaolalido dan Jalan MH Thamrin dengan konsep yang tidak hanya mempercantik trotoar, tetapi juga menata pohon, drainase, utilitas hingga akses bagi penyandang disabilitas.
Dua ruas tersebut memiliki total panjang pekerjaan sekitar 652,9 meter, terdiri dari 427,9 meter di Jalan Kajaolalido dan 225 meter di Jalan MH Thamrin. Pemkot Makassar mengarahkannya sebagai salah satu proyek percontohan pedestrian terintegrasi di pusat kota.
Salah satu hal yang menarik dalam proyek ini adalah penggunaan beton berpori. Material tersebut dirancang agar air hujan dapat lebih mudah meresap ke dalam tanah, sehingga penataan pedestrian tidak sekadar berorientasi pada tampilan permukaan.
Penataan juga menyasar jaringan utilitas yang selama ini berada di sepanjang jalur pedestrian.
Dari hasil inventarisasi, terdapat 62 tiang fiber optik. Jumlah tersebut direncanakan dikonsolidasikan menjadi 17 tiang induk, sehingga berbagai jaringan dapat menggunakan tiang bersama dan kawasan pedestrian terlihat lebih tertata.
Namun, perhatian terbesar justru muncul pada keberadaan pohon di sepanjang kawasan tersebut.
Sebanyak 91 pohon masuk dalam asesmen, terdiri dari 80 pohon ketapang, sembilan pohon mahoni berukuran besar dan dua pohon berukuran kecil. Penanganannya dilakukan dengan melibatkan tim ahli arborikultur untuk melihat kondisi pohon, karakter akar hingga potensi risiko terhadap pengguna jalan.
Pemkot menyebut penanganan vegetasi tidak semata-mata berarti menghilangkan pohon. Sejumlah pohon yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi ruang tumbuh dan infrastruktur akan dipertimbangkan untuk diganti dengan jenis yang lebih adaptif.
Beberapa jenis pohon natif Sulawesi juga masuk dalam opsi, di antaranya bitti, padiasa dan jenis Elaeocarpus. Pemilihan akhirnya masih perlu disesuaikan dengan desain lanskap dan kondisi kawasan.
Dengan konsep tersebut, revitalisasi Kajaolalido-Thamrin tidak hanya berbicara tentang trotoar baru. Pemkot juga mencoba menyatukan fungsi pejalan kaki, ruang hijau, drainase, utilitas dan aksesibilitas dalam satu kawasan.
Jika berjalan sesuai konsep, kawasan ini nantinya diharapkan menjadi contoh bagaimana pedestrian di pusat Makassar tidak hanya nyaman dilalui, tetapi juga lebih tertata dan ramah bagi seluruh pengguna jalan.
-
Nasional1 tahun agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
4 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
4 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoDuet Birokrat dan Legislatif, NasDem Usung Syahar-Kanaah di Pilkada Sidrap










You must be logged in to post a comment Login