Connect with us

Makassar

Crane Proyek RSIA Melintas di Atas Jalan Yusuf Deng Ngawing, Disnakertrans Sulsel Evaluasi K3

Published

on

KITASULSEL–MAKASSAR — Aktivitas crane dari proyek pembangunan Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Budi Lestari Makassar yang bergerak melintas di atas Jalan Yusuf Deng Ngawing, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, mendapat perhatian karena dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sulawesi Selatan memastikan akan mengevaluasi aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada proyek tersebut.

Kepala Disnakertrans Sulsel, Jayadi Nas, mengatakan izin K3 untuk proyek tersebut tetap ada. Namun, menurutnya, pelaksanaan kegiatan di lapangan harus mengikuti ketentuan keselamatan yang berlaku agar tidak menimbulkan risiko bagi pekerja maupun masyarakat di sekitar proyek.

“Soal izin K3 itu tetap ada, tidak akan mungkin melaksanakan sesuatu tanpa izin. Cuma mungkin saja dalam pelaksanaannya harus ada aturan mainnya,” ujar Jayadi, Kamis (24/9/2026).

Pengawas Diterjunkan ke Lokasi

Jayadi mengaku telah memerintahkan bidang pengawasan Disnakertrans Sulsel untuk melakukan pengecekan langsung ke lokasi proyek.

BACA JUGA  Makassar Besok Dipenuhi Aksi Demo, 14 Titik Dipetakan dan 1.425 Personel Disiagakan

Langkah tersebut dilakukan setelah pihaknya mengetahui adanya aktivitas crane yang melintas di atas jalan umum dan mendapat keluhan dari masyarakat maupun pengguna jalan.

“Saya sudah suruh bagian pengawas ke sana itu, sejak kemarin waktu kita kirim beritanya itu. Saya suruh melaporkan nanti, karena sudah ketemu kontraktornya tadi malam,” jelasnya.

Meski demikian, Jayadi mengatakan pihaknya masih menunggu laporan resmi dari petugas pengawas terkait hasil pemeriksaan di lapangan.

Evaluasi tersebut akan melihat aspek keselamatan dalam pelaksanaan pekerjaan, termasuk bagaimana aktivitas crane dilakukan ketika terdapat kendaraan dan masyarakat yang melintas di bawah area kerja.

Jayadi memastikan hasil evaluasi akan disampaikan kepada publik setelah proses pemeriksaan selesai.

“Saya minta langsung (ke pengawas) sampaikan ke kontraktornya. Apakah ada evaluasi atau bagaimana nanti kita lihat hasilnya,” pungkasnya.

Pengendara Khawatir Pemberat Crane Jatuh

BACA JUGA  Jelang Natal dan Tahun Baru, Disperindag Kota Makassar Gelar Pasar Murah

Diketahui, proyek yang berada di Jalan Yusuf Deng Ngawing tersebut merupakan pembangunan RSIA Budi Lestari Makassar milik PT Karsa Mandiri Husada. Proyek tersebut dikerjakan oleh kontraktor PT Hafar Daya Konstruksi (HDK).

Aktivitas crane di lokasi menjadi perhatian karena alat berat tersebut membawa pemberat berbahan beton dan bergerak melintas di atas ruas jalan yang digunakan masyarakat.

Kondisi tersebut membuat sejumlah pengendara merasa khawatir ketika harus melintas di bawah area pergerakan crane.

Kekhawatiran terutama berkaitan dengan kemungkinan pemberat atau material yang diangkat crane mengalami masalah dan jatuh ke jalan sehingga dapat membahayakan pengguna kendaraan.

“Kalau saya lewat di situ was-was juga, khawatir jangan sampai jatuh itu pemberatnya. Jadi kalau lewat pasti saya menoleh ke atas,” kata seorang pengendara, Busrah.

Disnakertrans Tekankan Keselamatan

Pemeriksaan yang dilakukan Disnakertrans Sulsel diharapkan dapat memastikan seluruh aktivitas proyek berjalan sesuai dengan ketentuan K3.

BACA JUGA  Wisata Sejarah, Peserta KIM Fest 2024 Takjub Dengan Keeksotikan Museum Kota Makassar

Aspek keselamatan menjadi penting karena proyek konstruksi tidak hanya melibatkan pekerja di dalam area pembangunan, tetapi juga dapat bersinggungan dengan aktivitas masyarakat apabila pekerjaan berlangsung berdekatan dengan jalan umum.

Penggunaan crane, khususnya ketika bagian alat atau material bergerak di atas ruang yang dilalui kendaraan, membutuhkan pengaturan operasional dan prosedur keselamatan yang memadai.

Karena itu, hasil pemeriksaan Disnakertrans akan menjadi dasar untuk melihat apakah pelaksanaan pekerjaan di lapangan telah sesuai dengan ketentuan atau membutuhkan penyesuaian.

Pemerintah berharap kegiatan pembangunan RSIA Budi Lestari tetap dapat berjalan, namun pada saat yang sama aspek keselamatan pekerja dan masyarakat tidak diabaikan.

Hingga Kamis (24/9/2026), Disnakertrans Sulsel masih menunggu laporan lengkap dari tim pengawas yang telah melakukan pengecekan ke lokasi. Hasil evaluasi tersebut nantinya akan menentukan langkah yang perlu dilakukan terkait pelaksanaan K3 pada proyek tersebut.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Trending