Connect with us

Kasubdit Dokpol Biddokes Polda Sulsel bersama Kapolres Sidrap dan Ketua Bhayangkari Resmikan Klinik Pratama

Published

on

Kitasulsel, Sidrap – Kasubdit Dokpol Biddokes Polda Sulsel AKBP Drs. Muh. Idrus,MM bersama Kapolres Sidrap AKBP Erwin Syah,SIK, Ketua Bhayangkari Ny. Siska Erwin Syah dan Dokter melakukan peresmian Penggunaan Gedung baru Klinik Pratama Polres. Kamis (26/1/2023).

Peresmian penggunaan gedung baru Klinik Pratama Polres Sidrap dimulai dengan dilakukannya penggutingan pita oleh Kapolres Sidrap, Dokter, Kasubdit Dokpol Biddokes Polda Sulsel tanda dimulainya penggunaan Klinik Pratama Polres Sidrap.

Dalam sambutannya, Kabid Dokkes Polda Sulsel Kombes Pol dr. Yusuf Mawadi, MM melalui Kasubdit Dokpol Polda Sulsel AKBP Drs. Muh. Idrus menyampaikan bahwa, Peresmian Klinik ini dilakukan untuk percepatan kesehatan terhadap masyarakat.

“Dengan dilakukannya peresmian Klinik Pratama Polres Sidrap ini, diharapkan dapat membawa dampak positif bagi Personel, Keluarga personel dan masyarakat”, Ujar Kasubdit Dokpol

Sementara, Kapolres Sidrap menyampaikan bahwa, Klinik Pratama Polres Sidrap ini membuka pelayanan kesehatan bagi masyarakat umum dan personel Polres Sidrap sendiri.

“Semoga dengan di resmikannya Klinik Pratama Polres Sidrap ini bisa menjadi suntikan positif dan bisa berguna bagi masyarakat, personel dan keluarga Personel”, Harap Kapolres. (win)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

BUMDes Mattappae Sereang Kembangkan Bebek Petelur, Raup Omzet Jutaan Rupiah per Bulan

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus menggenjot perekonomian masyarakat melalui penguatan usaha berbasis desa. Salah satu upaya nyata terlihat dari inovasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mattappae, Desa Sereang, Kecamatan Maritengngae, yang sukses mengembangkan unit usaha bebek petelur dengan omzet jutaan rupiah per bulan.

BUMDes Mattappae memanfaatkan dana desa secara produktif dengan fokus pada sektor ketahanan pangan. Melalui pengelolaan 300 ekor bebek petelur menggunakan sistem kandang kering, unit usaha ini mampu menghasilkan rata-rata 9 rak telur per hari.

Dengan harga jual Rp70 ribu per rak, BUMDes Mattappae mencatatkan pendapatan kotor sekitar Rp630 ribu per hari. Setelah dikurangi biaya operasional, estimasi pendapatan bersih mencapai sekitar Rp300 ribu per hari atau setara dengan omzet Rp9 juta per bulan.

Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, yang meninjau langsung unit usaha BUMDes Mattappae di Desa Sereang pada Rabu malam (28/1/2026), menyampaikan apresiasinya terhadap langkah inovatif tersebut. Menurutnya, pengembangan usaha bebek petelur merupakan contoh konkret penguatan ekonomi desa yang berkelanjutan.

“Usaha seperti ini sangat positif karena mampu menumbuhkan dan menambah pendapatan masyarakat Sidrap,” ujar Syaharuddin Alrif, yang akrab disapa Bupati SAR, saat berdialog dengan pengelola BUMDes Mattappae, Paida.

Lebih lanjut, Bupati SAR mendorong agar usaha bebek petelur tersebut tidak berhenti pada produksi telur semata, melainkan dikembangkan melalui hilirisasi agar nilai ekonominya semakin meningkat.

“Nilai tambah akan lebih besar jika dilakukan hilirisasi. Misalnya, telur hasil produksi ini dikelola lebih lanjut atau bekerja sama dengan pelaku usaha kue, sehingga menjadi produk olahan,” jelasnya.

Pengembangan BUMDes Mattappae ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan ekonomi desa di Sidrap sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional berbasis potensi lokal. (*)

 

Continue Reading

Trending