Connect with us

Perumda Tirtanadi Apresiasi Rangkaian HPN 2023 SMSI

Published

on

KITASULSEL—-MEDAN – Panitia Hari Pers Nasional (HPN) 2023 Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sumatera Utara melakukan kunjungan ke PDAM Tirtanadi, Rabu (25/1).

Audiensi disambut langsung oleh Direktur Administrasi dan Keuangan Perumda Tirtanadi, Humarkar Ritonga. Dalam pertemuan itu dihadiri oleh Ketua Panitia HPN 2023 SMSI Sumut, Erris J. Napitupulu.

Erris menyebut, Sumatera Utara sebagai tuan rumah HPN 2023 SMSI mengambil tema Ekspedisi Kaldera Toba, di mana agenda tersebut merupakan kegiatan utama pada event tahun ini.

“Selain itu kita juga akan menyelenggarakan Silaturahmi Nasional yang akan dihadiri pemilik media online dari seluruh Indonesia. Sekaligus pelantikan Pengurus SMSI Sumut periode 2022-2027,” ujar Erris.

Di hadapan Direktur Administrasi dan Keuangan Perumda Tirtanadi, Humarkar Ritonga, Erris juga memaparkan progres pelaksanaan HPN 2023 SMSI. Di antaranya persiapan titik kunjungan wisata di Kabupaten Tapanuli Utara, Samosir, Pematang Siantar dan Serdang Bedagai.

“Sekira 200 perwakilan pemilik media akan kita bawa mengitari potensi wisata dalam Ekspedisi Geopark Kaldera Toba. Ini untuk mempertahankan Kaldera Toba agar tetap tercatat sebagai kekayaan alam dunia oleh UNESCO,” tegasnya.

Sehingga kata Erris, kegiatan ini dengan harapan dapat menarik perhatian internasional terhadap potensi alam yang dimiliki Sumatera Utara. “Dunia akan melihat betapa luar biasanya kekayaan alam kita (Sumut). Negara luar akan melihat, kita tidak hanya punya Bali, Lombok dan potensi-potensi daerah lain. Terutama Danau Toba, pemerintah telah mencanangkan sebagai Destinasi Wisata Super Prioritas,” ungkapnya lagi.

Erris J. Napitupulu yang juga sebagai Ketua Terpilih SMSI Sumut, dalam pertemuan itu juga didampingi Bendahara Panitia HPN 2023 SMSI Agus S. Lubis, serta anggota panitia lainnya, yakni, Agus Utama, Irwan Manalu dan Waliyono Simarmata.

Disebutkan juga, dalam rangkaian kegiatan HPN 2023 SMSI Sumut, akan dilaksanakan juga pemberian anugerah berupa penghargaan kepada sejumlah pimpinan daerah, termasuk bagi perusahaan umum daerah yang ada di Sumatera Utara.

Dirut PDAM Tirtanadi, Kabir Bedi yang diwakili Direktur Administrasi dan Keuangan PDAM (Perumda) Tirtanadi, Humarkar Ritonga, turut mengapresiasi agenda HPN 2023 SMSI Sumut. Dirinya menyambut baik Ekspedisi Geopark Kaldera Toba, sekaligus memberi dukungan atas penyelenggaraan event tersebut.

“Kami sangat menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan ini. Sehingga, kami akan segera melaporkannya kepada Pak Dirut, sebagai bentuk dukungan penuh. Semoga kegiatan nantinya berjalan lancar dan sukses,” ujar Humarkar Ritonga.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Kemenag Gelar Nikah Massal dan Islamic Wedding Expo 2026, Pendaftaran Dibuka hingga 23 Juni

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA – Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama akan menggelar program nikah massal dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah. Kegiatan tersebut dikemas dalam Nikah Fest dan Islamic Wedding Expo 2026 yang akan berlangsung di Smesco Exhibition Hall pada 27–28 Juni 2026.

Program yang mengusung konsep One Stop Nikah Solution itu menghadirkan beragam layanan dan edukasi bagi calon pengantin, mulai dari sesi ta’aruf, bimbingan perkawinan, konsultasi keluarga, pameran pernikahan, hingga nikah massal yang menjadi salah satu agenda utama kegiatan.

Pasangan calon pengantin yang ingin mengikuti program nikah massal dapat mendaftarkan diri melalui Kantor Urusan Agama sesuai domisili masing-masing di wilayah DKI Jakarta. Pendaftaran dibuka hingga 23 Juni 2026 dengan sejumlah persyaratan, antara lain melengkapi administrasi pernikahan, melaksanakan akad nikah di KUA wilayah DKI Jakarta, serta bersedia mengikuti seluruh ketentuan yang ditetapkan panitia.

Peserta yang terpilih nantinya akan menjadi representasi pasangan pengantin pada puncak pelaksanaan Nikah Fest 2026 di Smesco Exhibition Hall pada 27 Juni mendatang. Selain mengikuti prosesi nikah massal, peserta juga akan memperoleh bantuan modal usaha sesuai ketentuan panitia serta menjadi bagian dari program Gerakan Sadar Pencatatan Nikah (Gas Nikah).

Nikah Fest 2026 merupakan salah satu dari 16 program dalam rangkaian Peaceful Muharam 1448 H yang mengusung tema “Menebar Maslahat, Menguatkan Umat”. Program tersebut dirancang untuk memperkuat kesiapan pasangan muda dalam membangun keluarga yang harmonis, berkualitas, dan berketahanan.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Abu Rokhmad, mengatakan bahwa Nikah Fest menjadi salah satu bentuk ikhtiar pemerintah dalam menghadirkan layanan keagamaan yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat, khususnya generasi muda yang tengah mempersiapkan pernikahan.

“Pernikahan tidak hanya berbicara tentang akad dan resepsi. Yang jauh lebih penting adalah membangun keluarga yang kokoh, saling menguatkan, dan mampu menjadi fondasi lahirnya generasi yang berkualitas,” ujar Abu Rokhmad dalam kegiatan Bimas Islam Talks: Peaceful Muharam 1448 H – Public Expose Kolaborasi Lembaga Filantropi Islam di Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Menurutnya, penguatan ketahanan keluarga menjadi salah satu fokus utama Ditjen Bimas Islam. Oleh karena itu, pendekatan edukasi dan pendampingan bagi calon pengantin perlu terus diperluas agar setiap pasangan memiliki bekal yang cukup sebelum memasuki kehidupan rumah tangga.

Abu Rokhmad menjelaskan bahwa Nikah Fest tidak hanya memberikan informasi mengenai layanan perkawinan, tetapi juga menghadirkan ruang pembelajaran terkait komunikasi keluarga, pembagian peran dan tanggung jawab suami-istri, pengelolaan konflik rumah tangga, hingga pentingnya membangun relasi yang sehat dan harmonis dalam keluarga.

“Peaceful Muharam kami arahkan agar menghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Melalui Nikah Fest, kami ingin menguatkan kesadaran bahwa keluarga yang baik merupakan fondasi bagi lahirnya masyarakat yang damai, peduli, dan berdaya,” katanya.

Selain Nikah Fest, rangkaian Peaceful Muharam 1448 H juga akan diisi berbagai kegiatan sosial dan keagamaan lainnya, di antaranya Muharaman Bersama Gen Z, 100.000 Khataman Al-Qur’an dan Doa Bersama untuk Bangsa, Lebaran Yatim dan Disabilitas, Indonesia Berkiblat, Festival Muharam Internasional, serta Gerakan Bersih-Bersih Masjid.

Seluruh program tersebut diarahkan untuk memperluas manfaat sosial sekaligus memperkuat peran agama dalam kehidupan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang inklusif dan berdampak langsung.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Publik Kementerian Agama, Thobib Al Asyhar, menilai Nikah Fest menjadi salah satu agenda penting karena berkaitan langsung dengan isu ketahanan keluarga yang saat ini menjadi perhatian bersama.

“Ketahanan keluarga perlu menjadi perhatian bersama. Karena itu, kami ingin menghadirkan ruang edukasi yang tidak hanya informatif, tetapi juga membantu calon pengantin mempersiapkan kehidupan keluarga secara lebih matang,” ujarnya.

Menurut Thobib, layanan keagamaan harus terus dikembangkan agar mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat. Kehadiran berbagai program dalam Nikah Fest, mulai dari ta’aruf session, bimbingan perkawinan hingga konsultasi keluarga, merupakan bagian dari upaya menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, inklusif, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Ia menambahkan, semangat Peaceful Muharam 1448 H sejalan dengan arahan Menteri Agama, Nasaruddin Umar, agar nilai-nilai agama tidak berhenti pada tataran seremonial, melainkan diterjemahkan menjadi aksi nyata yang membawa kemaslahatan bagi umat.

Melalui kolaborasi berbagai pihak, Nikah Fest 2026 diharapkan menjadi wadah penguatan keluarga Indonesia sekaligus sarana edukasi bagi generasi muda dalam membangun rumah tangga yang harmonis, tangguh, dan mampu menjadi fondasi lahirnya masyarakat yang damai, peduli, serta berdaya saing di masa depan.

Continue Reading

Trending