Connect with us

Bahas RUU Penjaminan Bagi UMKM, Pj Sekda Sulsel Andi Aslam Patonangi Terima Komite IV DPD RI

Published

on

kitasulsel, Makassar—Penjabat Sekertaris Daerah Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Aslam Patonangi, menerima kunjungan kerja Komite IV DPD RI, di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur, Senin, 30 Januari 2023.

Kunjungan tersebut dipimpin langsung Ketua Komite IV DPD RI, Elviana, dalam rangka penyusunan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 1 tahun 2016 tentang Penjaminan. Kegiatan itu juga dihadiri Anggota Komite IV, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sulsel, serta sejumlah pelaku UMKM.

Dalam sambutannya, Andi Aslam menyampaikan peran penjaminan untuk meningkatkan fungsi intermediasi lembaga keuangan yang sangat dibutuhkan dalam menggerakan roda ekonomi nasional. Dan dari sudut pandang sosial, penjaminan akan membantu pengembangan UMKM.

Sementara itu, Ketua Komite IV DPD RI, Elviana, mengungkapkan, kunjungannya ke Sulsel dalam rangka Penyusunan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan  Atas Undang-Undang Nomor 1 tahun 2016 tentang Penjaminan.

“Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Penjaminan diterbitkan dengan menimbang bahwa perekonomian nasional diselenggarakan berdasar atas demokrasi ekonomi dengan prinsip kebersamaan, efisiensi berkeadilan, berkelanjutan, berwawasan lingkungan, kemandirian, serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional,” ungkapnya.

Elviana mengatakan, untuk memudahkan akses permodalan dibutuhkan dukungan penjaminan dari lembaga penjamin sebagaimana disebutkan dalam pasal 3 Undang-Undang tentang Penjaminan.

Dengan tujuan diantaranya, meningkatkan akses bagi dunia usaha, mendorong pertumbuhan pembiayaan dan terciptanya iklim usaha yang kondusif, meningkatkan kemampuan produksi nasional yang berdaya saing tinggi dan yang memiliki keunggulan untuk ekspor.

“Semoga dari kunjungan kerja ini, kami mendapatkan masukan dari masyarakat dan pihak-pihak terkait lainnya yang berkepentingan dengan Undang-Undang Penjaminan,” imbuhnya.

 

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

PT Annur Maarif Gelar Buka Puasa Bersama dan Manasik Umrah, Teguhkan Komitmen Amalia Ramadan

Published

on

KITASULSEL -SIDRAP– PT Annur Maarif menggelar kegiatan buka puasa bersama di Villa Annur, Kabupaten Sidrap, Kamis (26/02/2026). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan manasik umrah bagi jamaah Grup 09 Maret 2026 yang dijadwalkan melaksanakan ibadah umrah Lebaran di Mekkah.

Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan mewarnai acara yang dihadiri keluarga besar Annur Travel, para sahabat, mitra kerja, serta insan pers. Momentum Ramadan dimanfaatkan tidak hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai penguatan spiritual bagi para calon jamaah.

Komisaris Utama PT Annur Maarif, Hj Sitti Suade, menegaskan bahwa buka puasa bersama merupakan agenda rutin manajemen Annur Travel setiap bulan suci Ramadan.

“Buka puasa bersama ini merupakan kegiatan rutin yang digelar di bulan Ramadan, selain berbagai kegiatan sosial lainnya,” ujarnya.

Menurut Hj Sitti Suade, Ramadan menjadi momen strategis bagi perusahaan untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial. Selain buka puasa bersama, rangkaian Amalia Ramadan PT Annur Maarif juga meliputi pembagian sembako dan takjil bagi masyarakat kurang mampu.

Ia menjelaskan, pada Ramadan tahun ini pihaknya menargetkan penyaluran sekitar 10 ribu paket sembako yang akan dibagikan melalui seluruh kantor cabang Annur yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

“Insyaallah sekitar 10 ribu paket sembako akan kami distribusikan melalui cabang-cabang Annur di seluruh Indonesia. Ini bentuk komitmen kami untuk terus berbagi dan hadir di tengah masyarakat,” tambahnya.

Kegiatan manasik umrah yang digelar bersamaan dengan buka puasa menjadi bagian penting dalam mempersiapkan jamaah Grup 09 Februari 2026. Para jamaah mendapatkan pembekalan teknis dan spiritual guna memastikan pelaksanaan ibadah berjalan lancar, khususnya karena keberangkatan mereka bertepatan dengan momentum Lebaran di Tanah Suci.

Manajemen PT Annur Maarif menilai, konsistensi penyelenggaraan Amalia Ramadan setiap tahun merupakan wujud tanggung jawab sosial perusahaan yang tidak hanya berorientasi pada layanan perjalanan ibadah, tetapi juga pada pemberdayaan dan kepedulian terhadap masyarakat.

Melalui kegiatan ini, PT Annur Maarif berharap dapat terus memperkuat kepercayaan jamaah serta menjaga semangat berbagi sebagai bagian dari nilai dasar perusahaan. Ramadan pun tidak sekadar menjadi agenda tahunan, melainkan ruang untuk meneguhkan komitmen spiritual dan sosial secara berkelanjutan.

Continue Reading

Trending