Connect with us

IOF Sidrap Tuntaskan 3.800 Km Touring of Celebes Overland Manado

Published

on

Kitasulsel, Sidrap – Indonesia Off-Road Federation (IOF) Pengcab Sidrap sukses menyelesaikan touring keliling Sulawesi bertajuk bertajuk Touring Of Celebes Overland Manado dengan menempuh sekitar 3.800 kilometer.

Touring diikuti 10 unit kendaraan, start di Pangkajene Sidrap tanggal 21 Januari 2023 dan kembali atau finish 5 Februari 2023.

Dalam touring ini, Tim IOF Pengcab Sidrap dipimpin Imran Abidin sebagai ketua rombongan, dan Wahyuddin selaku leader. Selain touring, peserta menyempatkan bersilahturahmi dengan warga Sidrap yang berdomisili di daerah yang dilalui.

Rombongan yang melewati 15 hari perjalanan, ini diterima Ketua Umum IOF Pengcab Sidrap, Andi Faisal Ranggong di Cafe Hadide Pangkajene, Ahad (5/2/2023) sekitar Pukul 20.00 malam.

Ia menyamapaikan selamat dan terima kasih kepada rombongan yang menyelesaikan touring tersebut dengan sukses.

“Kita bersyukur rombongan tiba dengan selamat, dan peserta kembali lengkap dan sehat,” ujar Faisal.

Sedangkan Wahyuddin sebagai leader mengatakan, perjalanan dalam toring itu sangat panjang dan melelahkan, tapi dapat dilalui dan finish sesuai jadwal yang ditentukan.

“Meskipun ada beberapa kendala selama perjalanan, tapi dengan kekompakan dan disiplin, semuanya bisa berjalan dengan baik,” tutur Wahyuddin.

“Teman peserta touring juga terkesan dengan warga Sidrap yang berdomisili di daerah yang dilalui, kerena sikap ramah dan perhatian kepada kami, makanya kami semangat unttk melanjutkan perjalanan sampai selesai,” tandasnya.(win)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Pemkab Luwu Timur Hadiri Prosesi Mattompang Arajang di Hari Jadi Bone ke-696

Published

on

Kitasulsel–BONE — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menghadiri prosesi adat Mattompang Arajang (pembersihan benda pusaka) dalam puncak rangkaian peringatan Hari Jadi Bone ke-696 Tahun 2026 yang digelar di Rumah Jabatan Bupati Bone, Senin (6/4/2026).

Kehadiran Pemkab Luwu Timur diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Lutim, Aini Endis Anrika, yang didampingi Kepala Dinas Kominfo-SP, Andi Tabacina Akhmad, serta Kabag Prokopim, Sahir.

Prosesi adat Mattompang Arajang merupakan agenda tahunan dalam peringatan Hari Jadi Bone yang sarat nilai budaya. Rangkaian ritualnya meliputi Malekke Toja (pengambilan air dari sumur tertentu), dilanjutkan Mappaota, kemudian Masossoro atau Mattompang Arajang, hingga Mappatinro Arajang (penyimpanan kembali benda pusaka). Seluruh prosesi tersebut diiringi tarian dan musik tradisional khas Bone.

Dalam sambutannya, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Amran Sulaiman, menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh pihak dalam mendukung pembangunan daerah.

“Terima kasih atas dukungan yang diberikan. Mudah-mudahan semakin banyak pembangunan yang dapat dilakukan. Berikan kami kesempatan untuk bekerja dengan baik, karena setiap titik pembangunan membutuhkan jerih payah bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, menegaskan bahwa prosesi Mattompang Arajang bukan sekadar seremoni, melainkan wujud penghormatan terhadap sejarah dan nilai luhur masyarakat Bone.

“Ini bukan sekadar seremoni, tetapi manifestasi penghormatan terhadap sejarah, nilai-nilai luhur, serta jati diri masyarakat Bone,” ungkapnya.

Ia berharap momentum Hari Jadi Bone ke-696 dapat memperkuat persatuan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga warisan budaya, sekaligus mewujudkan daerah yang mandiri, berkeadilan, dan berkelanjutan.

Usai kegiatan, Aini Endis Anrika menyampaikan ucapan selamat dari Pemerintah Kabupaten Luwu Timur kepada Kabupaten Bone.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Luwu Timur, kami mengucapkan selamat Hari Jadi ke-696 Kabupaten Bone. Semoga Bone semakin mandiri, berkeadilan, dan berkelanjutan serta terus menjunjung tinggi nilai-nilai budaya,” tuturnya.

Ia juga menambahkan bahwa momentum tersebut menjadi ruang untuk mempererat persatuan dan kebersamaan, sejalan dengan tema yang diusung, “To Masseddi Patarompoi Wanua Bone”.

“Seperti tema yang diangkat, kita berkumpul dalam harapan kebaikan, di mana persatuan dan kebersamaan akan terus terjaga,” tandasnya.

Continue Reading

Trending