Connect with us

Didampingi Ketua TP PKK, Camat Rappocini Hadiri Panen Kangkung dan Kunjungi Bank Sampah di Lorong Wisata Lisbon Cokonuri

Published

on

Kitasulsel, Makassar—Camat Rappocini M. Aminuddin, S.Sos., M.AP didampingi Ketua TP PKK Kecamatan Rappocini A. Faradillah menghadiri panen kangkung Kelompok Tani Cokonuri Lorong di Wisata Lisbon Cokonuri Kelurahan Gunung Sari, Jumat (10/02/2023).

Turut hadir Lurah Gunung Sari Musta’ani Fitrianty, Kelompok Tani Cokonuri, Direktur Bank Sampah Unit Cokonuri, Penyuluh Pertanian, Staf Kelurahan Gunung Sari, Ketua RW dan RT Kelurahan Gunung Sari, Tokoh Masyarakat dan Mahasiswa KKN dari Universitas Hasanuddin Makassar.

Dalam kunjungan Aminuddin mengapresiasi pengelolaan kangkung Kelompok Tani Cokonuri, “Kami sangat apresiasi Kelompok Tani Cokonuri karena mengelolah kangkung tanpa pestisida sehingga dapat dipastikan sehat untuk dikonsumi’ ujar Aminuddin.

Selain panen kangkung, Aminuddin juga mengunjungi Bank Sampah Unit Cokonuri serta menerima kenang-kenangan dari Mahasiswa Unhas yang melaksanakan KKN Tematik BPJS Ketenagakerjaan di Kelurahan Gunung Sari.

 

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Hadiri Musyawarah Adat Padoe, Tegaskan Dukungan Pelestarian Budaya

Published

on

Kitasulsel–LuwuTimur Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menghadiri Musyawarah Adat Budaya Suku Padoe yang digelar di Rumah Adat Padoe, Kecamatan Wasuponda, Jumat (27/03/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Irwan menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada Lembaga Adat Padoe atas terselenggaranya kegiatan musyawarah yang dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan.

Ia menilai, musyawarah adat tersebut memiliki peran penting dalam memberikan dampak positif, tidak hanya bagi masyarakat Padoe, tetapi juga bagi masyarakat Luwu Timur secara keseluruhan.

“Sebagai pemerintah daerah, kami berharap kegiatan ini benar-benar membawa manfaat yang baik. Karena kita di Luwu Timur tidak bisa dipisahkan dari adat,” ujarnya.

Menurut Irwan, keberadaan adat dan budaya merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat serta menjadi perekat persatuan di tengah keberagaman.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Bumi Batara Guru ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung setiap hasil dan rencana yang dihasilkan dari musyawarah adat tersebut.

“Kami siap mendukung apa yang menjadi harapan dan perencanaan adat Padoe, karena saya merasa menjadi bagian dari keluarga besar masyarakat Padoe,” tegasnya.

Ia juga berharap, musyawarah besar ini mampu melahirkan keputusan terbaik yang dapat menjadi rujukan bersama, sekaligus memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat.

“Perbedaan itu hal yang biasa, namun dinamika harus kita jadikan sebagai berkah, bukan permasalahan,” tandas Bupati Irwan.

Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga adat dalam menjaga serta melestarikan nilai-nilai budaya sebagai fondasi pembangunan daerah.

Continue Reading

Trending