Connect with us

Kapolres Sidrap bersama Ketua Bhayangkari Beri Bantuan ke Keluarga Penderita Stunting dan Gizi Buruk

Published

on

Kitasulsel, Sidrap – Kapolres Sidrap AKBP Erwin Syah,SIK didampingi oleh Ketua Bhayangkari Ny. Siska Erwin Syah menyerahkan bantuan sosial berupa sembako, vitamin dan susu kepada keluarga yang memiliki anak penderita stunting dan gizi buruk di Kecamatan Dua Pitue, Jumat, (10/02/2023).

Pemberian bantuan vitamin, susu dan makanan tambahan dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam upaya pencegahan stunting dan gizi buruk.

“Hal ini dilakukan untuk menurunkan angka stunting dan mencegah stunting terhadap anak dengan harapan tumbuh kembang anak bisa berangsur-angsur kembali normal seperti anak seumurannya ,” Ujar Kapolres Sidrap.

Sementara, Ketua Bhayangkari Cabang Sidrap Ny. Siska Erwin Syah menambahkan bahwa, pemberian bantuan sembako, susu dan vitamin terhadap anak penderita stunting dan gizi buruk merupakan yang kedua kalinya dilakukan.

“Pemberian bantuan terhadap anak stunting dan gizi buruk sudah yang kedua kalinya dilakukan. Yang pertama di daerah Baranti dan kali ini di Dua Pitue dan Insya Allah kedepan akan menyasar seluruh kecamatan lainnya”, Terang Ketua Bhayangkari.(win)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Hadiri Rakornas Mitigasi Kekeringan Pertanian 2026 di Jakarta

Published

on

Kitasulsel–Jakarta — Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) mitigasi kekeringan lahan pertanian yang digelar Kementerian Pertanian Republik Indonesia di Jakarta Selatan, Senin (20/04/2026).

Kehadiran ini menjadi langkah konkret Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam menyelaraskan kebijakan daerah dengan strategi nasional guna menghadapi potensi kemarau ekstrem tahun 2026.

Rakornas yang dipimpin Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, membahas tindak lanjut prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika terkait musim kemarau berkepanjangan dengan curah hujan di bawah normal di sejumlah wilayah Indonesia.

Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengganggu produksi pertanian dan berdampak pada ketahanan pangan nasional.

Dalam arahannya, Amran menekankan pentingnya kesiapsiagaan daerah melalui berbagai langkah strategis, seperti optimalisasi pengelolaan air irigasi, percepatan masa tanam, penggunaan varietas tahan kekeringan, hingga penguatan sarana pertanian melalui pompanisasi serta pembangunan infrastruktur air.

Sementara itu, Irwan Bachri Syam menyatakan bahwa partisipasi Luwu Timur dalam forum ini merupakan bagian dari upaya menyatukan langkah antara pemerintah pusat dan daerah.

“Kami hadir untuk memastikan kebijakan daerah selaras dengan arah nasional. Langkah-langkah konkret akan kami siapkan agar sektor pertanian di Luwu Timur tetap produktif meski menghadapi potensi kekeringan ekstrem,” ujarnya.

Rakornas juga menekankan pentingnya kesiapan data dari pemerintah daerah. Seluruh peserta diminta menyiapkan usulan program yang telah diverifikasi, khususnya terkait mitigasi kekeringan di sektor pertanian dan irigasi.

Kehadiran Bupati Luwu Timur bersama jajaran Dinas Pertanian diharapkan dapat memperkuat koordinasi lintas pemerintahan, sekaligus memastikan respons yang lebih terukur dalam menghadapi dampak perubahan iklim terhadap sektor pangan nasional.

Continue Reading

Trending