Connect with us

IKA Unhas Bersama AAS Foundation Salurkan Bantuan Kemanusiaan Untuk Korban Banjir Makassar

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Intensitas hujan yang tinggi beberapa hari terakhir di hampir seluruh wilayah di Sulawesi selatan mengakibatkan sejumlah daerah terendam banjir,Kota makassar termasuk daerah yang titik banjirnya hampir merata di semua Kecamatan.

Dampak banjir di kota makaassar mengharuskan beberapa Kecamatan di makassar mengambil langkah cepat untuk mengungsikan warganya ke tempat yang lebih aman,hal tersebut merupakan instruksi walikota makassar guna menghindari adanya korban jiwa.

Menyikapi hal tersebut IKA Unhas bersama AAS Foundation bergerak cepat untuk menyalurkan bantuan kemanusian kepada korban banjir dan pengungsi di beberapa titik terparah seperti Kecamatan Biringkanayya dan Kecamatan mariso Selasa 14/02/2023.

Bantuan kemanusiaan dari IKA Unhas – AAS Foundation di hari pertama mendistribusikan  sebanyak 2000 paket makanan siap konsumsi, 9000 biji telur, mie instant 300 box, 2000 paket unilever (sabun mandi,  pasta gigi, cairan cuci piring, sabun deterjen, buavita dan teh celup.

Sementara untuk besok 15/02/2023 Bantuan Kemanusian IKA Unhas dan AAS Foundation akan menyalurkan sebanyak  3000 paket makanan siap konsumsi di titik pengungsian korban banjir.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Hadiri Rakornas Mitigasi Kekeringan Pertanian 2026 di Jakarta

Published

on

Kitasulsel–Jakarta — Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) mitigasi kekeringan lahan pertanian yang digelar Kementerian Pertanian Republik Indonesia di Jakarta Selatan, Senin (20/04/2026).

Kehadiran ini menjadi langkah konkret Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam menyelaraskan kebijakan daerah dengan strategi nasional guna menghadapi potensi kemarau ekstrem tahun 2026.

Rakornas yang dipimpin Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, membahas tindak lanjut prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika terkait musim kemarau berkepanjangan dengan curah hujan di bawah normal di sejumlah wilayah Indonesia.

Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengganggu produksi pertanian dan berdampak pada ketahanan pangan nasional.

Dalam arahannya, Amran menekankan pentingnya kesiapsiagaan daerah melalui berbagai langkah strategis, seperti optimalisasi pengelolaan air irigasi, percepatan masa tanam, penggunaan varietas tahan kekeringan, hingga penguatan sarana pertanian melalui pompanisasi serta pembangunan infrastruktur air.

Sementara itu, Irwan Bachri Syam menyatakan bahwa partisipasi Luwu Timur dalam forum ini merupakan bagian dari upaya menyatukan langkah antara pemerintah pusat dan daerah.

“Kami hadir untuk memastikan kebijakan daerah selaras dengan arah nasional. Langkah-langkah konkret akan kami siapkan agar sektor pertanian di Luwu Timur tetap produktif meski menghadapi potensi kekeringan ekstrem,” ujarnya.

Rakornas juga menekankan pentingnya kesiapan data dari pemerintah daerah. Seluruh peserta diminta menyiapkan usulan program yang telah diverifikasi, khususnya terkait mitigasi kekeringan di sektor pertanian dan irigasi.

Kehadiran Bupati Luwu Timur bersama jajaran Dinas Pertanian diharapkan dapat memperkuat koordinasi lintas pemerintahan, sekaligus memastikan respons yang lebih terukur dalam menghadapi dampak perubahan iklim terhadap sektor pangan nasional.

Continue Reading

Trending