Connect with us

IKA Unhas Bersama AAS Foundation Salurkan Bantuan Kemanusiaan Untuk Korban Banjir Makassar

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Intensitas hujan yang tinggi beberapa hari terakhir di hampir seluruh wilayah di Sulawesi selatan mengakibatkan sejumlah daerah terendam banjir,Kota makassar termasuk daerah yang titik banjirnya hampir merata di semua Kecamatan.

Dampak banjir di kota makaassar mengharuskan beberapa Kecamatan di makassar mengambil langkah cepat untuk mengungsikan warganya ke tempat yang lebih aman,hal tersebut merupakan instruksi walikota makassar guna menghindari adanya korban jiwa.

Menyikapi hal tersebut IKA Unhas bersama AAS Foundation bergerak cepat untuk menyalurkan bantuan kemanusian kepada korban banjir dan pengungsi di beberapa titik terparah seperti Kecamatan Biringkanayya dan Kecamatan mariso Selasa 14/02/2023.

Bantuan kemanusiaan dari IKA Unhas – AAS Foundation di hari pertama mendistribusikan  sebanyak 2000 paket makanan siap konsumsi, 9000 biji telur, mie instant 300 box, 2000 paket unilever (sabun mandi,  pasta gigi, cairan cuci piring, sabun deterjen, buavita dan teh celup.

Sementara untuk besok 15/02/2023 Bantuan Kemanusian IKA Unhas dan AAS Foundation akan menyalurkan sebanyak  3000 paket makanan siap konsumsi di titik pengungsian korban banjir.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Festival Nene Mallomo ke-3 Resmi Dibuka, Sinergi Pusat dan Daerah Perkuat Pelestarian Budaya di Sidrap

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP Sinergi kuat antara pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dalam pelestarian budaya kembali ditunjukkan melalui pembukaan Festival Nene Mallomo ke-3.

Festival yang menghadirkan beragam kegiatan edukatif ini digelar oleh Sanggar Seni Pajjoge Andino di Lapangan Usman Isa, Pangkajene, Jumat (3/4/2026). Kegiatan tersebut resmi dibuka oleh Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif.

Berbagai rangkaian acara turut memeriahkan festival ini, mulai dari pentas seni, ekspresi budaya lokal, lomba permainan tradisional, hingga kelas warisan budaya. Ajang ini menjadi wujud komitmen bersama dalam memperkuat pelestarian, pengembangan, dan pemajuan kebudayaan daerah.

Pelaksanaan festival didukung penuh oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia melalui Program Dana Indonesiana. Sejumlah tokoh penting turut hadir, di antaranya Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah serta Pamong Budaya Ahli Madya Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XIX, Rinawati Idrus.

Dalam sambutannya, Syaharuddin Alrif menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap kegiatan seni dan budaya sebagai ruang kreatif bagi generasi muda.

“Sebagai Bupati Sidrap, saya memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Sanggar Seni Pajjoge Andino merupakan wadah yang sangat baik bagi anak-anak dan generasi muda untuk menyalurkan bakat, kreativitas, dan karakter melalui seni dan budaya,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa Festival Nene Mallomo bukan sekadar ajang hiburan, melainkan sarana penting untuk menghidupkan kembali nilai-nilai budaya lokal, adat istiadat, serta permainan tradisional yang mulai tergerus arus globalisasi.

“Melalui kegiatan ini, kita menyaksikan bagaimana kebudayaan dan permainan tradisional kembali dihidupkan. Ini penting agar warisan budaya tidak terdegradasi oleh pengaruh globalisasi dan tetap diwariskan kepada generasi mendatang,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menyebut kegiatan kebudayaan memiliki nilai edukatif tinggi dalam membentuk karakter generasi muda yang tangguh, bermental juara, dan memiliki semangat untuk meraih kesuksesan.

Sementara itu, Rinawati Idrus menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Sidrap dan Sanggar Seni Pajjoge Andino atas terselenggaranya festival tersebut. Menurutnya, kolaborasi ini menjadi contoh nyata peran aktif daerah dalam melestarikan budaya lokal.

“Program Dana Indonesiana merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung kemajuan kebudayaan nasional serta memperkuat ekosistem budaya yang inklusif dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Melalui Festival Nene Mallomo ke-3 ini, diharapkan semangat pelestarian budaya lokal semakin tumbuh, khususnya di kalangan generasi muda, sehingga warisan leluhur tetap hidup dan menjadi bagian penting dalam pembangunan karakter daerah.

Continue Reading

Trending