Connect with us

IKA Unhas Bersama AAS Foundation Salurkan Bantuan Kemanusiaan Untuk Korban Banjir Makassar

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Intensitas hujan yang tinggi beberapa hari terakhir di hampir seluruh wilayah di Sulawesi selatan mengakibatkan sejumlah daerah terendam banjir,Kota makassar termasuk daerah yang titik banjirnya hampir merata di semua Kecamatan.

Dampak banjir di kota makaassar mengharuskan beberapa Kecamatan di makassar mengambil langkah cepat untuk mengungsikan warganya ke tempat yang lebih aman,hal tersebut merupakan instruksi walikota makassar guna menghindari adanya korban jiwa.

Menyikapi hal tersebut IKA Unhas bersama AAS Foundation bergerak cepat untuk menyalurkan bantuan kemanusian kepada korban banjir dan pengungsi di beberapa titik terparah seperti Kecamatan Biringkanayya dan Kecamatan mariso Selasa 14/02/2023.

Bantuan kemanusiaan dari IKA Unhas – AAS Foundation di hari pertama mendistribusikan  sebanyak 2000 paket makanan siap konsumsi, 9000 biji telur, mie instant 300 box, 2000 paket unilever (sabun mandi,  pasta gigi, cairan cuci piring, sabun deterjen, buavita dan teh celup.

Sementara untuk besok 15/02/2023 Bantuan Kemanusian IKA Unhas dan AAS Foundation akan menyalurkan sebanyak  3000 paket makanan siap konsumsi di titik pengungsian korban banjir.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Nasional

Pemerintah Matangkan Pengambilalihan KCIC, Menkeu: Tinggal Tunggu Proses Administrasi

Published

on

Kitasulsel–JAKARTAMenteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan proses pengambilalihan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) oleh pemerintah telah diputuskan. Saat ini, pemerintah hanya menuntaskan tahapan administrasi sebelum kebijakan tersebut resmi direalisasikan.

Pernyataan itu disampaikan Purbaya usai menghadiri kegiatan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu. Menurutnya, keputusan mengenai pengalihan pengelolaan KCIC pada prinsipnya telah rampung dan kini tinggal menunggu penyelesaian administrasi.

“Keputusannya sebenarnya sudah ada. Sekarang tinggal proses administrasi yang sedang berjalan. Begitu urusan Danantara selesai, nanti kami laporkan kembali kepada Presiden,” ujarnya.

Purbaya menjelaskan, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, pengelolaan KCIC nantinya akan diserahkan dari Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) kepada Kementerian Keuangan untuk diselesaikan.

Ia menegaskan penyelesaian persoalan KCIC tidak harus menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah, kata dia, telah menyiapkan sejumlah skema pembiayaan alternatif melalui berbagai instrumen dan kendaraan investasi yang dimiliki.

“KCIC saat ini masih berada di Danantara. Nanti akan diserahkan kepada saya sesuai perintah Presiden untuk kami selesaikan. Namun, tidak harus menggunakan APBN karena kami memiliki berbagai instrumen dan vehicle pembiayaan yang bisa digunakan untuk menangani KCIC,” jelasnya.

Meski demikian, Menkeu belum mengungkapkan secara rinci mekanisme penyelesaian yang akan diterapkan. Ia menyebut penjelasan lebih lanjut baru akan disampaikan setelah proses penyerahan pengelolaan KCIC selesai dilakukan.

Purbaya juga membantah isu yang menyebut KCIC akan dikelola dalam bentuk Badan Layanan Umum (BLU). Menurutnya, tidak ada rencana pemerintah untuk mengubah status pengelolaan perusahaan tersebut menjadi BLU.

“Pokoknya diserahkan kepada saya, nanti kami yang menyelesaikannya,” tegas Purbaya.

Pemerintah berharap penyelesaian proses administrasi dapat segera rampung sehingga langkah penataan pengelolaan KCIC dapat dilakukan secara optimal guna mendukung keberlanjutan operasional dan pengembangan layanan kereta cepat di Indonesia.

Continue Reading

Trending