Connect with us

Hari ke-8 Ops Keselamatan Pallawa 2023, Unit Laka Sat Lantas Polres Sidrap Pasang Spanduk Himbauan

Published

on

Kitasulsel, Sidrap – Hari ke Delapan Operasi Keselamatan Pallawa 2023, Unit Laka Sat Lantas Polres Sidrap melakukan kegiatan-kegiatan preventif atau pencegahan terjadinya kecelakaan Lalu Lintas. Selasa (14/02/2023)

Kegiatan Preventif yang dilakukan Unit Laka Sat Lantas Polres Sidrap dengan melakukan pemasangan rambu-rambu lalu lintas di beberapa titik rawan kecelakaan yaitu diantaranya di beberapa jalan Poros di Kabupaten Sidrap.

Kasat Lantas Polres Sidrap AKP Mahrus Ibrahim, S.Sos mengatakan bahwa, kegiatan pemasangan spanduk himbauan tersebut adalah salah satu langkah preventif atau pencegahan yang dilakukan oleh Satuan lalu Lintas Polres Sidrap.

“Ini salah satu upaya untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas di jalan raya sekaligus sebagai langkah untuk mengajak pengendara yang melintas untuk berhati-hati dan tertib lalu lintas guna mewujudkan Kamseltibcar Lantas”, Ujar Kasat Lantas.

Sementara, Kapolres Sidrap AKBP Erwin Syah, .S.I.K menambahkan bahwa, dengan pemasangan Spanduk himbauan ini diharapkan dapat meminimalisir kecelakaan lalu lintas yang ada dikabupaten Sidrap.

“Kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam berkendara, taati peraturan lalu lintas dan gunakanlah helm saat berkendara roda dua serta gunakanlah kendaraan sesuai dengan fungsinya”, Terang Kapolres. (win)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Nasional

Pemerintah Matangkan Pengambilalihan KCIC, Menkeu: Tinggal Tunggu Proses Administrasi

Published

on

Kitasulsel–JAKARTAMenteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan proses pengambilalihan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) oleh pemerintah telah diputuskan. Saat ini, pemerintah hanya menuntaskan tahapan administrasi sebelum kebijakan tersebut resmi direalisasikan.

Pernyataan itu disampaikan Purbaya usai menghadiri kegiatan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu. Menurutnya, keputusan mengenai pengalihan pengelolaan KCIC pada prinsipnya telah rampung dan kini tinggal menunggu penyelesaian administrasi.

“Keputusannya sebenarnya sudah ada. Sekarang tinggal proses administrasi yang sedang berjalan. Begitu urusan Danantara selesai, nanti kami laporkan kembali kepada Presiden,” ujarnya.

Purbaya menjelaskan, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, pengelolaan KCIC nantinya akan diserahkan dari Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) kepada Kementerian Keuangan untuk diselesaikan.

Ia menegaskan penyelesaian persoalan KCIC tidak harus menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah, kata dia, telah menyiapkan sejumlah skema pembiayaan alternatif melalui berbagai instrumen dan kendaraan investasi yang dimiliki.

“KCIC saat ini masih berada di Danantara. Nanti akan diserahkan kepada saya sesuai perintah Presiden untuk kami selesaikan. Namun, tidak harus menggunakan APBN karena kami memiliki berbagai instrumen dan vehicle pembiayaan yang bisa digunakan untuk menangani KCIC,” jelasnya.

Meski demikian, Menkeu belum mengungkapkan secara rinci mekanisme penyelesaian yang akan diterapkan. Ia menyebut penjelasan lebih lanjut baru akan disampaikan setelah proses penyerahan pengelolaan KCIC selesai dilakukan.

Purbaya juga membantah isu yang menyebut KCIC akan dikelola dalam bentuk Badan Layanan Umum (BLU). Menurutnya, tidak ada rencana pemerintah untuk mengubah status pengelolaan perusahaan tersebut menjadi BLU.

“Pokoknya diserahkan kepada saya, nanti kami yang menyelesaikannya,” tegas Purbaya.

Pemerintah berharap penyelesaian proses administrasi dapat segera rampung sehingga langkah penataan pengelolaan KCIC dapat dilakukan secara optimal guna mendukung keberlanjutan operasional dan pengembangan layanan kereta cepat di Indonesia.

Continue Reading

Trending