Connect with us

/www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 153
">
Warning: Undefined array key 0 in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 153

Warning: Attempt to read property "cat_name" on null in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 153

Tinjau Banjir di Kampung Baru Antang, Danny: Akan Dikeruk, Kita Bantu Balai

Published

on

Kitasulsel-Makassar-Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto akan mengerahkan OPDnya untuk melakukan pengerukan jalur sungai di Kampung Baru, Kelurahan Antang, Kecamatan Manggala.

Pengerukan ini didasari karena tertutupnya jalur air sungai yang berada di Kampung Baru tersebut.

Kata Danny, sebenarnya ini wewenang Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang namun Danny akan turun membantu demi meringankan beban masyarakat Kota Makassar.

“Jadi sejak kemarin banjir di kota tapi di daerah pesisir sungai justru aman. Air yang dari hulu itu baru tiba di pesisir sungai. Kita mulai reda di daerah kota, di sini air baru tiba. Dan yang kena memang itu daerah pesisir sungai seperti sungai Tallo, Biring Je’ne, dan Bone Lengga di Puri Pa’tene,” ucapnya.

“Pemerintah kota tidak akan membiarkan warganya berjuang sendiri. Jadi solusinya ini membutuhkan pengerukan sungai. Saya akan berkoordinasi dengan BBWS Pompengan Jeneberang untuk turunkan alat berat yang kita punya. Meski ini kewenangan balai tapi tidak apa-apa kita bersinergi, saling bantu,” tambahnya.

Kata Danny, persoalan banjir merupakan persoalan teknis dan harus ditangani dengan cara teknis pula.

Pihaknya akan segera bertindak. Tak hanya pengerukan, Danny juga berencana akan membuat jalur tembusan air sungai. Namun, kendalanya harus melakukan pembebasan lahan terlebih dahulu.

“Kita akan ajak diskusi warga dulu, dari pada di sini banjir terus. Kita akan anggarkan dan bicara dengan semua pihak terkait karena panjang yang akan dikerjakan itu 169 meter,” sebutnya.

Diketahui warga yang terendam banjir sebanyak 12 KK dengan total 55 Jiwa.

Continue Reading
Click to comment

Warning: Undefined variable $user_ID in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/comments.php on line 49

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply


Warning: Undefined array key 0 in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 493

Warning: Attempt to read property "cat_ID" on null in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 493

NEWS

Hadiri Wisuda XIX Ma’had Aly As’adiyah,DR Bunyamin:Jangan Biarkan Anregurutta Berjuang Sendiri’

Published

on

KITASULSEL—SENGKANG – Ketua Yayasan Pondok Pesantren As’adiyah Pusat, Dr. H. Bunyamin M. Yapid, Lc., M.H., menghadiri Wisuda ke-XIX Ma’had Aly As’adiyah Sengkang Tahun Akademik 2025–2026 yang berlangsung khidmat di Sallo Hotel, Sengkang. Sebanyak kurang lebih 135 mahasantri resmi diwisuda sebagai kader ulama muda dan selanjutnya akan ditugaskan mengabdi di berbagai daerah di Indonesia.

Para wisudawan akan mengemban amanah dakwah dan pendidikan di sejumlah cabang As’adiyah yang tersebar di Sulawesi, Kalimantan, Sumatera hingga Papua.

Dalam sambutannya, Dr. Bunyamin menegaskan bahwa seluruh keluarga besar As’adiyah merupakan “anak ideologi” dari Anregurutta Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., selaku Ketua Umum Pengurus Pusat Pondok Pesantren As’adiyah.

“Kita semua ini adalah anak ideologinya Anregurutta. Jangan biarkan Anregurutta bekerja sendiri. Kita semua ini adalah anaknya, anak ideologinya,” tegas Dr. Bunyamin di hadapan para wisudawan dan tamu undangan.

Ia juga menyampaikan bahwa para alumni memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga dan melanjutkan perjuangan pesantren di tengah masyarakat.

Menurutnya, surat keputusan penugasan para alumni yang ditandatangani langsung oleh Anregurutta Prof. Nasaruddin Umar menjadi simbol amanah besar yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.

“Saya sampaikan kepada adik-adik Ma’had Aly, SK penugasannya ditandatangani oleh Anregurutta Prof. Nasaruddin Umar. SK saya juga ditandatangani beliau. Hanya bedanya kop suratnya. Ada kop As’adiyah, ada kop Kementerian Agama,” ujarnya.

Dr. Bunyamin turut mengajak seluruh alumni, warga As’adiyah dan simpatisan pesantren untuk aktif menyebarkan narasi positif tentang As’adiyah, guru-guru pesantren, serta perjuangan Ketua Umum Pengurus Pusat Pondok Pesantren As’adiyah.

Ia menilai, di era digital saat ini, media sosial memiliki pengaruh besar terhadap persepsi masyarakat sehingga ruang-ruang digital tidak boleh dibiarkan dipenuhi informasi negatif dan fitnah.

“Hari ini sosial media dianggap nyata. Maka jangan biarkan ruang-ruang sosial media diisi oleh orang-orang yang selalu bercerita tidak baik. Mari kita isi ruang-ruang itu dengan cerita yang baik tentang As’adiyah, tentang guru-guru kita, khususnya tentang Anregurutta Ketua Umum,” katanya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa perjuangan Anregurutta Prof. Nasaruddin Umar untuk umat, bangsa dan negara sangat besar dan layak mendapat dukungan penuh dari seluruh kader As’adiyah.

“Beliau hampir tidak pernah istirahat dalam 24 jam demi bangsa, negara dan umat. Maka di samping menjaga nama baik As’adiyah di tempat tugas masing-masing, kita juga wajib menjaga nama baik pesantren dan guru-guru kita di media sosial,” lanjutnya.

Kepada para wisudawan, Dr. Bunyamin juga berpesan agar meneladani pemikiran dan perjuangan AGH Ketua Umum serta terus menggaungkan gagasan-gagasan keislaman moderat yang membawa manfaat bagi umat dan bangsa.

“Gaungkan pemikiran AGH Ketua Umum, karena saya yakin dan haqqul yakin itu sangat baik untuk umat, bangsa dan negara. Kalau ada oknum yang menyalahartikan lalu menyebarkan narasi negatif di media sosial, maka itu harus kita lawan dengan narasi yang baik dan benar,” tegasnya.

Ia optimistis keluarga besar As’adiyah jauh lebih besar dan kuat dalam menyebarkan nilai-nilai kebaikan, persatuan dan dakwah yang menyejukkan.

Wisuda XIX Ma’had Aly As’adiyah ini menjadi momentum penting dalam melahirkan generasi ulama muda As’adiyah yang siap mengabdi di tengah masyarakat serta melanjutkan estafet perjuangan dakwah dan pendidikan pesantren di seluruh Indonesia.

Continue Reading

Trending