Connect with us

OJK Gandeng TP PKK Kota Makassar Tingkatkan Literasi Keuangan Para IRT

Published

on

Kitasulsel-Makassar—Ketua TP PKK Kota Makassar Indira Yusuf Ismail mendukung pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 6 Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) untuk memberikan edukasi dan sosialisasi kepada para ibu rumah tangga (IRT) di Makassar terkait cara mengelola keuangan.

Kegiatan tersebut, menurut Indira, merupakan edukasi yang tepat bagi para IRT di Makassar agar mengetahui cara mengatur keuangan rumah tangga dengan baik.

Terutama terkait pemahaman asuransi dan pinjaman yang seringkali menyasar IRT. Dimana sebagaian besar mereka merupakan sasaran konsumen minim literasi keuangan namun melek asuransi.

“Kami sangat berterima kasih sekali, dengan adanya edukasi untuk memenuhi hal-hal seperti ini sangat penting. Mereka kadang tidak punya ilmu pengalokasian. Ditawarin apa saja diambil semua, jadi banyak utang,” kata Indira.

Kendati demikian, Indira meminta pihak OJK Regional 6 Sulampua agar menyusun kegiatan yang bersinergi dengan program TP PKK Kota Makassar dalam pengembangan edukasi masyarakat Makassar.

“Tentunya saya ingin jika program OJk ini nantinya disusun dengan baik, sebab tentunya kami (TP PKK Kota Makassar) juga punya program apakah OJk bisa bersinergi dengan itu,” ucapnya.

Indira juga berpesan agar edukasi dan sosialisasi pihak OJK sebisa mungkin menyentuh seluruh IRT di Kota Makassar.

“Saya kira saya sangat berterima kasih dengan adanya ini, bagaimana agar edukasi ini bisa masuk ke mindset masyarakat,” harapnya.

Indira menuturkan dirinya pun turut akan mengkoordinasikan program tersebut selain ke TP PKK Kota Makassar, juga kepada para Ibu di Dharma Wanita Persatuan, Dekranasda dan Bunda Paud Kota Makassar.

Sementara itu, Deputi Direktur Manajemen Strategis Edukasi dan Perlindungan Konsumen serta Kemitraan Pemerintah Daerah OJK Regional 6 Sulampua, Bondan Kusuma, menuturkan target edukasi dan sosialisasi keuangan memang menyasar para IRT.

“Materi kita memang seputar perbendaharaan rumah tangga, kita juga ada tentang perencanaan keuangan,” tutur Bondan dalam kesempatan audiensi bersama Indira.

Pihaknya juga akan berusaha menyentuh para pelaku UMKM perempuan agar mendapatkan edukasi soal keuangan di bidang UMKM.

“Kalau memang nanti ada kesempatan tentu kita juga akan ke situ, kalau UMKM bisa kita beri edukasi soal keuangan,” jelas dia.

Bondan melanjutkan, alasan dari diusungnya kegiatan tersebut tak lain karena hasil survei OJK menunjukkan gambaran umum berkaitan dengan literasi keuangan Sulawesi Selatan yang baru mencapai 36 persen.

Sehingga untuk mendorong peningkatan literasi masyarakat, dibutuhkan kolaborasi dengan Pemerintah Kota Makassar.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Irwan Pimpin Rakor Percepatan Perencanaan Program Strategis OPD Luwu Timur

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR Bupati Irwan Bachri Syam memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Sekretaris Daerah Luwu Timur, Dr. Ramadhan Pirade, para Asisten, sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta beberapa Kepala Bidang, di Ruang Rapat Bupati, Malili, Ahad (22/2/2026).

Rakor tersebut dihadiri kepala OPD yang memiliki banyak program strategis dan kegiatan fisik, di antaranya Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtam), Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, serta Kepala Dinas Perhubungan.

Dalam arahannya, Bupati Irwan mengungkapkan bahwa rapat ini sengaja digelar untuk membahas sejumlah kegiatan perencanaan OPD agar dapat diselesaikan lebih awal, khususnya pada awal Maret mendatang.

“Saya sengaja memanggil OPD-OPD yang banyak kegiatannya, karena ada beberapa program yang perlu ditindaklanjuti lebih cepat agar proses dan pelaksanaannya juga bisa lebih cepat terealisasi,” ujar Irwan.

Ia menegaskan pentingnya perubahan pola perencanaan ke depan. Mulai tahun ini, seluruh perencanaan kegiatan untuk tahun 2027 diharapkan sudah harus dirampungkan pada tahun 2026.

“Mudah-mudahan di tahun ini kita sudah mulai pola seperti itu, sehingga semua kegiatan tahun 2027 nanti perencanaannya sudah selesai di 2026. Ini menjadi perhatian Pak Sekda dan para Asisten untuk mengawal, terutama dinas-dinas yang kegiatannya banyak, baik fisik maupun pengadaan,” tegasnya.

Khusus kegiatan fisik, Bupati menekankan peran Dinas PUPR untuk mengoordinasikan aspek teknis, termasuk menurunkan tenaga teknis ke masing-masing OPD.

“Teman-teman teknis di Dinas PUPR ini anak-anak teknik semua, sesuai kapasitasnya. Saya yakin mereka bisa maksimal. Nanti juga akan kita coaching terkait tugas dan tanggung jawabnya, apakah sebagai PPK atau bagian dari tim PPK,” jelasnya.

Dalam rakor tersebut, Bupati juga memberikan sejumlah arahan teknis guna memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan efektif dan berkualitas. Ia meminta agar setiap perencanaan yang bersifat monumental atau strategis dikonsultasikan langsung dengan pimpinan.

“Jangan ambil tindakan tanpa koordinasi. Kalau tidak bisa ketemu langsung, minimal koordinasi lewat handphone,” pesannya.

Terkait spesifikasi bangunan, Irwan menegaskan agar perencanaan ke depan tidak lagi menggunakan material seperti kalsiboard atau tripleks, melainkan PVC. Begitu pula dengan kusen bangunan yang diminta tidak lagi menggunakan kayu, tetapi aluminium agar lebih tahan lama dan tidak mudah dimakan rayap.

Selain itu, ia mengingatkan agar perencanaan pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) di sekolah harus diselaraskan dengan pengadaan meubelernya dalam tahun anggaran yang sama.

“Jangan sampai RKB dianggarkan tahun ini, tapi meubelernya tahun depan. Akhirnya satu tahun ruangannya tidak terpakai dan mubazir. Jadi kalau menganggarkan RKB, langsung sekalian dengan meubelernya,” tegasnya.

Bupati juga meminta agar pemilihan meubeler tidak lagi terpaku pada bahan kayu atau model lama, melainkan memilih desain yang lebih modern dan kekinian, namun tetap memperhatikan kualitas.

Tak hanya itu, Irwan turut mendorong seluruh Kepala OPD dan jajaran untuk lebih aktif berkoordinasi dengan kementerian dan pemerintah pusat guna memperluas jaringan serta membuka peluang lebih besar mendapatkan dukungan program dan kegiatan dari pemerintah pusat bagi Kabupaten Luwu Timur.

Continue Reading

Trending