Connect with us

Momen Hari Jadi ke-679 Sidrap, IDI Gelar Donor Darah

Published

on

Kitasulsel,Sidrap — Berbagai elemen masyarakat berpartisipasi pada kegiatan kegiatan donor darah yang diselenggarakan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Rabu, Rabu (22/2/2023).

Kegiatan dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-679 Sidenreng Rappang, berlangsung di Pelataran Monumen Ganggawa Pangkajene Sidenreng, Kecamatan Maritengngae.

Selain donor darah, digelar pula konsultasi kesehatan gratis dokter umum dan dokter spesialis.

Sejumlah pejabat dan ASN Pemkab Sidrap terlihat ikut dalam kegiatan tersebut.

Dalam kegiatan ini IDI Sidrap didukung pengurus Perempuan Indonesia Maju (PIM) Sidrap. Sejumlah anggota PIM Sidrap pun turut mendonorkan darahnya.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang PIM Sidrap, Hj. Indah Said Roem sangat mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Semoga kegiatan kemanusiaan ini dapat dilakukan secara rutin dan berkelanjutan. Selain sebagai wujud kepedulian sosial, darahmu bisa menyelamatkan nyawa,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua IDI Sidrap Dr Syafruddin berterima kasih kepada para pendonor yang telah antusias secara sukarela menyumbangkan darahnya.

“Kehadiran bapak, ibu para pendonor, telah menegaskan kembali kepada kita semua arti pentingnya persaudaraan, makna solidaritas dan kepedulian terhadap sesama,” pungkasnya.(*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Parah! BBM Subsidi Tanete Diduga Dikorupsi Modus Pelangsiran, Warga Antre Tanpa Hasil

Published

on

KITASULSEL —SIDRAP — Dugaan praktik pelangsiran bahan bakar minyak (BBM) subsidi kembali mencuat di wilayah Tanete. Seorang pelaku berinisial IL disebut-sebut mengalirkan solar dan pertalite dalam jumlah besar ke Morowali, memicu kelangkaan di tingkat lokal dan keresahan warga.

Keluhan masyarakat kian menguat dalam beberapa pekan terakhir. Antrean panjang di SPBU menjadi pemandangan rutin, bahkan tidak sedikit warga yang pulang tanpa mendapatkan jatah BBM subsidi.

“Sekarang bukan lagi soal antre lama, tapi sering sudah habis sebelum kami dapat. Ini sangat menyulitkan,” ungkap salah seorang warga dengan nada kesal.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, aktivitas pelangsiran tersebut diduga berlangsung sistematis dan berulang. BBM yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat setempat justru diduga dialihkan ke luar daerah dengan volume signifikan.

Situasi ini berdampak langsung pada sektor ekonomi kecil. Pengguna kendaraan roda dua hingga pelaku usaha mikro menjadi pihak paling terdampak akibat terbatasnya akses terhadap pertalite.

“Kalau begini terus, usaha kecil bisa lumpuh. Kami bergantung pada BBM subsidi untuk operasional harian,” keluh warga lainnya.

Tak hanya merugikan secara ekonomi, dugaan pengiriman BBM subsidi lintas daerah ini juga dinilai berpotensi melanggar aturan distribusi yang telah ditetapkan pemerintah. Masyarakat pun mempertanyakan lemahnya pengawasan di lapangan.

Warga mendesak aparat penegak hukum serta instansi terkait untuk segera turun tangan. Mereka meminta adanya penelusuran menyeluruh terhadap dugaan praktik ilegal tersebut, termasuk jaringan distribusi yang terlibat.

“Jangan sampai ada pembiaran. Ini menyangkut hak masyarakat kecil,” tegas seorang tokoh masyarakat setempat.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait dugaan pelangsiran oleh IL. Sementara itu, masyarakat berharap pemerintah dan aparat terkait segera memperketat pengawasan distribusi BBM agar kelangkaan tidak terus berulang dan keadilan distribusi bisa dirasakan oleh warga Tanete.

Continue Reading

Trending