Connect with us

Kasdim 1420 Sidrap Menjadi Pemateri ke Peserta Diklatcab Calon Fungsionaris & Talk Show

Published

on

Kitasulsel—Sidrap—Kasdim 1420 Sidrap Mayor Arm Ari Widarto memberikan Materi Wawasan Kebangsaan Kepada Peserta Diklatcab Calon Fungsionaris & Talk Show Kewirausahaan Badan Pengurus Cabang HIPMI Kab. Sidrap di di Ballroom Al-Ghoni Hotel Grand Zidny Jalan Muhammad Junaid No.11 Kel. Pangkajene Kec. Marittengae Kab. Sidenreng Rappang. Kamis (02/03/204)

Pada Kesempatan ini Kasdim 1420 Sidrap menyampaikan bahwa memberikan tentang pentingnya Wawasan Kebangsaan bagi Para Pemuda Sehingga kita dapat memahami sejarah bangsa Indonesia dan diharapkan berorientasi pada NKRI.

“Semangat kebangsaan merupakan suatu jiwa yang membara dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara. Semangat Kebangsaan juga bisa disebut nasionalisme dan nasionalisme itu sendiri merupakan rasa cinta terhadap tanah air,” Jelasnya

Selanjutnya menyampaikan Program Prioritas Pembangunan Pemerintah Republik Indonesia, yang disatukan dalam Nawa Cita, diantaranya adalah Merevolusi Karakter Bangsa.

“tujuan sosialisasi wawasan kebangsaan dan bela negara kepada para pemuda adalah untuk meningkatkan wawasan kebangsaan dan bela negara serta diharapkan dapat menjadi Generasi Emas Pemuda harapan Bangsa” Harap Kasdim 1420 Sidrap.

Diakhir dilaksanakan tanya jawab dari Peserta Kepada Narasumber tentang materi yang telah disampaikan oleh Kasdim 1420 Sidrap.(win)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Hadiri Rakornas Mitigasi Kekeringan Pertanian 2026 di Jakarta

Published

on

Kitasulsel–Jakarta — Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) mitigasi kekeringan lahan pertanian yang digelar Kementerian Pertanian Republik Indonesia di Jakarta Selatan, Senin (20/04/2026).

Kehadiran ini menjadi langkah konkret Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam menyelaraskan kebijakan daerah dengan strategi nasional guna menghadapi potensi kemarau ekstrem tahun 2026.

Rakornas yang dipimpin Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, membahas tindak lanjut prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika terkait musim kemarau berkepanjangan dengan curah hujan di bawah normal di sejumlah wilayah Indonesia.

Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengganggu produksi pertanian dan berdampak pada ketahanan pangan nasional.

Dalam arahannya, Amran menekankan pentingnya kesiapsiagaan daerah melalui berbagai langkah strategis, seperti optimalisasi pengelolaan air irigasi, percepatan masa tanam, penggunaan varietas tahan kekeringan, hingga penguatan sarana pertanian melalui pompanisasi serta pembangunan infrastruktur air.

Sementara itu, Irwan Bachri Syam menyatakan bahwa partisipasi Luwu Timur dalam forum ini merupakan bagian dari upaya menyatukan langkah antara pemerintah pusat dan daerah.

“Kami hadir untuk memastikan kebijakan daerah selaras dengan arah nasional. Langkah-langkah konkret akan kami siapkan agar sektor pertanian di Luwu Timur tetap produktif meski menghadapi potensi kekeringan ekstrem,” ujarnya.

Rakornas juga menekankan pentingnya kesiapan data dari pemerintah daerah. Seluruh peserta diminta menyiapkan usulan program yang telah diverifikasi, khususnya terkait mitigasi kekeringan di sektor pertanian dan irigasi.

Kehadiran Bupati Luwu Timur bersama jajaran Dinas Pertanian diharapkan dapat memperkuat koordinasi lintas pemerintahan, sekaligus memastikan respons yang lebih terukur dalam menghadapi dampak perubahan iklim terhadap sektor pangan nasional.

Continue Reading

Trending