MTF Market Volume 6 Resmi Gelar, Kepala Dinas Pariwisata Makassar: Event yang Konsisten
Perhelatan MTF Market Volume 6 Tunjungan di Mall Phinisi Point (PIPO) Makassar yang digelar Terkini.id dan Fusion Entertainment kini memasuki hari kedua.
Adapun perhelatan bazar kuliner dan fashion iniresmi dibuka oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, Rabu 1 Maret 2023 malam.
MTF Market Volume 6 Tunjungan akan berlangsung selama 5 hari, mulai Rabu hingga Minggu, 1-5 Maret 2023 mendatang.
Bazar terbesar di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Muhammad Roem dan Kadis Koperasi dan UKM Makassar, Muhammad Reza.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Muhammad Roem dalam sambutannya mengapresiasi event MTF Market yang konsisten digelar Terkini.id (Makassar Terkini) bersama Fusion Entertainment sejak 2021.
Ia pun menegaskan akan senantiasa mensupport event-event yang dilaksanakan media yang telah terverifikasi oleh Dewan Pers ini selalu konsisten menggelar event.
“Kami mengapresiasi event MTF Market ini karena diadakan dengan konsisten. Kalau Terkini.id yang bikin, kami Pemerintah Kota akan support karena selalu konsisten,” tegas Roem.
Selain itu, Kadis Kreatif ini juga menilai MTF Market memiliki korelasi dengan event Makassar Most Favorite (MMF) Culinary Award yang juga konsisten digelar oleh media yang sebentar lagi akan berusia 20 tahun tersebut.
Menurutnya, kedua event tersebut ke depannya bisa berkolaborasi dengan kampanye Pemkot Makassar yakni ‘Makassar Kota Makan Enak’.
“MTF ini ada korelasi dengan Makassar Culinary Award dan campaign Makassar Kota Makan Enak. Makanya bisa dikolaborasikan untuk ke depannya oleh Pemerintah Kota Makassar,” ucapnya.
Sementara itu, Kadis Koperasi dan UKM Kota Makassar, Muhammad Reza mengucapkan selamat atas digelarnya MTF Market untuk keenam kalinya.
Reza pun mengapresiasi perhelatan MTF Market Volume 6 Tunjungan yang sangat ramai dikunjungi warga Makassar dan sekitarnya.
Ia berharap event seperti MTF Market tersebut juga bisa diadakan oleh Dinas Koperasi dan UKM. Oleh karena itu, Reza meminta izin untuk meniru event ini.
“Saya ucapkan selamat. Kegiatan ini saya lihat luar biasa pengunjungnya. Kami harap event ini juga bisa diadakan di Dinas Koperasi dan UKM, jadi mohon izin kami untuk mencontek event ini,” ucap Muhammad Reza dalam sambutannya.
“Terakhir, kita berharap event ini bisa terus berkelanjutan. Selamat untuk Terkini.id bisa membawa UMKM di Makassar eksis lewat event ini,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, CEO MTF Market dan TERKINI.ID, Adhi Santoso menjelaskan terkait pemilihan tema ‘Tunjungan’ untuk MTF Market Volume 6.
“Tunjungan adalah kawasan modern di Surabaya yang penuh dengan sejarah kemerdekaan terkait Bung Tomo dan peristiwa Hotel Yamato,” imbuhnya.
“Saat ini, Tunjungan menjadi sentra pusat kuliner dan fashion di Surabaya dan di Indonesia,”lanjut Adhi Santoso.
Pihaknya pun menargetkan pengunjung MTF Market Volume 6 Tunjungan sebanyak 55 ribu orang selama 5 hari pelaksanaan.
Sebelumnya di MTF Market Volume 5 Ubud Bali, kata Adhi, jumlah pengunjung mencapai 48 ribu orang. Maka dari itu, di MTF Market Volume 6 ini, pihaknya menargetkan peningkatan pengunjung hingga 20 persen.
“Pencapaian kami di MTF Market Volume 5 Ubud sekitar 48 ribu lebih pengunjunh. Kami target di MTF kali ini jumlah pengunjung meningkat jadi 55 ribu pengunjung,” ujar Adhi yang juga pemilik media yang lahir pada 7 Juli 2003 itu.
Adhi juga tak lupa menyampaikan terima kasih kepada seluruh sponsor, baik pemerintahan maupun swasta (Doku, Rinnai, Miyoko, LeMineral, dan lainnya serta seluruh media partner, bahkan seluruh komunitas yang mendukung acara ini.
“Juga terima kasih atas kepercayaan para tenant dan pengunjung MTF Market yang setiap kali diadakan, selalu mendapatkan jumlah kunjungan yang lebih banyak dari event MTF Market sebelumnya,”tandasnya.
Diketahui, selain dihadiri dua Kepala Dinas, pembukaan MTF Market Volume 6 Tunjungan juga dihadiri Herunata Joseph selaku AVP Business Development & Partnership SME DOKU dan Hernomo selaku Executive Assistant Manager Phinisi Point Makassar serta para tamu undangan.(*)
Pemkot Makassar
Munafri Tekankan Toleransi dan Harmoni di Festival Jappa Jokka Cap Go Meh 2026
Kitasulsel–Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menekankan pentingnya menjaga toleransi dan merawat kebersamaan dalam keberagaman saat menghadiri pagelaran Festival Jappa Jokka Cap Go Meh 2026.
Kegiatan tersebut digelar di Jalan Sulawesi, tepatnya di perempatan Jalan Timor, Sabtu (28/2/2026) sore, dalam suasana penuh kehangatan dan semangat persaudaraan lintas etnis dan agama.
Munafri menyampaikan bahwa Festival Jappa Jokka Cap Go Meh bukan sekadar perayaan budaya, melainkan telah menjadi simbol kuat persatuan masyarakat Kota Makassar.
“Kegiatan ini telah menjadi ruang perjumpaan budaya yang mempererat persaudaraan lintas etnis, agama, dan tradisi di Kota Makassar,” ujar Munafri.
Menurutnya, penyelenggaraan festival tahun ini terasa semakin istimewa karena bertepatan dengan momentum Bulan Suci Ramadan. Perpaduan dua perayaan sarat makna tersebut dinilai menjadi gambaran nyata harmonisasi kehidupan masyarakat Makassar.
“Tahun ini, penyelenggaraan festival terasa semakin istimewa karena bertepatan dengan momentum Bulan Suci Ramadan. Tema yang diangkat, ‘Harmony in Light’, menggambarkan perpaduan indah antara cahaya lampion Cap Go Meh dan cahaya spiritual Ramadan,” jelasnya.
Tema tersebut, lanjut Munafri, mengandung pesan mendalam bahwa perbedaan bukanlah penghalang, melainkan kekuatan yang menyatukan masyarakat dalam harmoni dan toleransi. Cahaya lampion dan cahaya spiritual Ramadan menjadi simbol bahwa keberagaman dapat berjalan beriringan dalam semangat saling menghormati.
Pria yang akrab disapa Appi itu menegaskan bahwa sejak dahulu Makassar dikenal sebagai kota yang terbuka dan menjunjung tinggi nilai-nilai keberagaman. Masyarakatnya hidup berdampingan dengan semangat saling menghormati, menghargai, dan menjaga satu sama lain.
“Nilai-nilai inilah yang terus kita pelihara agar kota ini tetap menjadi rumah yang nyaman bagi semua,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Munafri menyampaikan apresiasi kepada Permabudhi, seluruh panitia, relawan, serta masyarakat yang telah bekerja keras menyelenggarakan kegiatan tersebut.
Ia menilai festival ini tidak hanya menjadi ruang ekspresi budaya, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat, khususnya pelaku UMKM, seniman, dan pelaku industri kreatif di Kota Makassar.
Melalui Festival Jappa Jokka Cap Go Meh, Pemerintah Kota Makassar juga berupaya memperkuat citra Makassar sebagai kota wisata budaya yang kaya tradisi dan kearifan lokal.
Munafri berharap festival ini dapat terus berkembang menjadi agenda tahunan yang semakin besar dan mampu menarik perhatian wisatawan dari berbagai daerah, bahkan mancanegara.
“Momentum kebersamaan seperti ini hendaknya menjadi pengingat bagi kita semua bahwa keberagaman adalah anugerah. Dengan semangat persaudaraan dan gotong royong, kita dapat menjaga kedamaian serta membangun Kota Makassar menjadi kota yang maju, inklusif, dan harmonis,” pungkasnya.
-
Nasional8 bulan agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics1 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur









You must be logged in to post a comment Login